Site icon Vocasia

Cara Membuat Brand Skincare Sendiri dengan Modal Murah

Memiliki wajah sehat, bersih, dan tampak natural tanpa make-up adalah impian bagi semua perempuan. Tak jarang jika sebagian besar dari mereka menyisihkan sejumlah uangnya untuk merawat wajah. Bahkan, para perempuan tak ragu untuk mengeluarkan uang dalam jumlah banyak hanya untuk kegiatan tersebut.

Dalam hal ini, perawatan yang dimaksud tidak sekadar peeling, facial, hingga laser saja. Menggunakan skincare secar rutin dengan kandungan sesuai merupakan salah satu bentuk merawat kulit yang dapat diterapkan. Bahkan, skincare tak hanya digunakan oleh kaum perempuan, lho. Beberapa laki-laki yang memperhatikan kesehatan kulit wajah juga menggunakannya.

Banyaknya peminat dalam jumlah yang cukup banyak membuat skincare menjadi bisnis yang sangat menguntungkan bagi para pemiliknya. Tak hanya menyejahterakan pemilik, bisnis ini juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi orang-orang di sekitarnya.

Tahukah kamu bahwa membuat brand skincare sendiri dapat dilakukan dengan cara yang tidak sulit? Bahkan, modal pendaftaran atau pembuatannya juga membutuhkan modal yang sangat minim. Seperti apa cara membuat skincare sendiri? Simak jawaban atas pertanyaan tersebut pada pemaparan di bawah ini, ya!

Baca juga: 7 Merek Skincare Murah Tapi Kualitas Gak Murahan, Lokal Punya!

Cara Membuat Skincare Sendiri

Apakah salah satu syarat memiliki brand skincare harus berprofesi sebagai dokter? Jawabannya, tentu saja tidak. Kamu dapat membayar jasa orang lain untuk menangani hal tersebut. 

Di sini, posisikan dirimu sebagai pengusaha sehingga kamu harus memaksimalkan sumber daya berupa modal dan waktu untuk mengurus segala keperluannya. Secara spesifik, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan untuk membuat brand skincare sendiri:

1. Memiliki cukup pengetahuan tentang skincare

Meskipun bukan seorang dokter atau tenaga medis yang ahli di bidangnya, untuk membuka bisnis ini kamu harus memiliki pengetahuan akan bidang tersebut. 

Jika sebelumnya belum paham seluk-beluknya, minimal kamu harus mempelajari segala detail dari skincare berupa kandungan dan kegunaannya mulai dari sekarang. Kamu dapat mempelajarinya melalui blog atau YouTube yang sumbernya dapat dipercaya. Setelah itu, kamu boleh melanjutkan langkah berikutnya.

2. Memastikan jenis skincare yang akan dibuat

Langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah memastikan jenis skincare yang akan kamu buat. Pertama, tentukan tujuan utama membuat skincare tersebut. Kemudian, kamu harus menetapkan sasaran atau untuk siapa produk tersebut dibuat. Dengan demikian, kamu dapat menentukan jenis produk yang cocok untuk beberapa kriteria dari analisis tersebut.

3. Mengonsultasikan kandungan produk terhadap ahli

Setelah mantap menentukan jenis produk apa saja yang akan diproduksi, hal lain yang harus diperhatikan adalah komposisi atau kandungan dari skincare tersebut. 

Agar tidak terjadi suatu hal fatal yang dapat memperburuk keadaan, kamu dapat menetapkan langkah ini dengan melakukan konsultasi pada ahlinya. Setidaknya, kamu memiliki minimal satu dokter untuk menjamin keamanan kandungan dari produk yang diproduksi.

Baca juga: 11 Rekomendasi Skincare Lokal untuk Kulit Berminyak dan Kusam

4. Membuat sampel sebelum melakukan produksi massal

Ilustrasi Membuat Sampel (Source: pixabay)

Langkah berikutnya adalah membuat sampel sebelum melakukan produksi secara besar-besaran. Nantinya produk ini juga digunakan sebagai bahan uji coba kelayakan produk. Sehingga, produk sampel harus dibuat dengan tenaga ahli dan melewati seleksi laboratorium untuk menjamin keamanannya. Uji coba yang dilakukan bergantung pada masing-masing pemilik skincare. 

5. Melakukan uji coba kelayakan

Ilustrasi Uji Coba Produk (Source: pixabay)

Berkaitan dengan proses sebelumnya, sampel yang dibuat harus melewati tahap uji coba. Biasanya tahap ini memerlukan beberapa orang yang dijadikan sebagai media pengaplikasian produk. 

Melalui tahap ini, kamu dapat melihat seberapa jauh kandungan produk bekerja dan berkhasiat terhadap para pemakainya. Tak hanya itu, kamu juga dapat mengetahui jenis kulit apa yang paling cocok untuk produk tersebut.

6. Daftar ke lembaga kesehatan untuk persyaratan legalitas

Setelah kelima tahapan di atas berjalan dengan lancar dan dipastikan tidak ada yang terlewat satu pun, kamu dapat melakukan tahap terakhir ini. Tahap terakhir dalam membuat skincare adalah pendaftaran legalitas produk. 

Uji edar seluruh produk yang menyangkut kesehatan manusia, baik di dalam maupun di luar tubuh dilakukan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Setelah produk dinyatakan legal, secara besar-besaran dapat diproduksi dan dipromosikan secara massal.

Penutup

Nah, itulah seputar pembahasan mengenai cara membuat skincare sendiri. Dengan demikian, kamu dapat memulai bisnis skincare dengan mengikuti tahapan tersebut secara urut. Perlu diingat, modal yang kamu miliki harus benar-benar cukup untuk melewati seluruh rangkaian proses yang ada, ya.

Selain itu, jangan lupa untuk memperhatikan kandungan skincare dan hindari menggunakan bahan-bahan berbahaya yang dapat merusak kulit dalam jangka waktu panjang. Selamat mencoba bisnis menguntungkan ini dan semoga berhasil!

Baca juga: 9 Alasan Pentingnya Menggunakan Skincare, Ternyata Bermanfaat Banget loh!

Exit mobile version