Site icon Vocasia

Cara Menulis Sertifikat Di CV Agar Lebih Menarik

Pertanyaan Saat Interview Marketing

Menulis sertifikat di CV bisa menjadi hal yang sulit karena banyak syarat yang harus dilakukan agar CV-mu terlihat menarik di mata HRD. Menambahkan sertifikat pengalaman yang sesuai dengan job desc yang dibutuhkan akan menjadi nilai tambah bagi pelamar.

Hari ini mimin Vocasia akan menjelaskan artikel tentang “Cara Menulis Sertifikat di CV Agar Lebih Menarik”. Bagi yang ingin tahu lebih detail, yuk simak artikel ini dengan baik!

Hal-Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Akan Mencantumkan Sertifikat

Saat sobat akan mencantumkan sertifikat keahlian tertentu ke dalam curriculum vitae, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar CV-mu terlibat relevan. Berikut adalah hal-hal tersebut:

1) Relevansi

Pastikan sertifikat yang akan Anda cantumkan relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Pilih sertifikat yang dapat menunjukkan keahlian dan kompetensi yang relevan dengan posisi yang Anda inginkan.

2) Keterkaitan dengan pekerjaan

Jelaskan secara singkat dalam CV bagaimana sertifikat tersebut relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Sertifikat yang memiliki keterkaitan langsung dengan tugas dan tanggung jawab pekerjaan akan meningkatkan nilai Anda sebagai kandidat.

3) Tingkat keahlian

Cantumkan tingkat keahlian atau tingkat kesulitan sertifikat yang Anda peroleh. Ini dapat memberikan gambaran kepada perekrut tentang sejauh mana Anda telah menguasai materi atau keterampilan yang tercakup dalam sertifikat.

4) Bukti pendukung

Jika memungkinkan, lampirkan bukti sertifikat dalam bentuk softcopy saat mengirimkan CV. Ini dapat memberikan bukti keaslian dan meyakinkan perekrut bahwa Anda benar-benar telah memperoleh sertifikat tersebut.

Cara Menambahkan Sertifikat Keahlian di CV

Ilustrasi mencantumkan sertifikat ke dalam CV. Sumber: vocasia.id dan goodcv.com

Setelah mengetahui beberapa hal yang harus dipertimbangkan, di bawah ini adalah hal-hal yang kamu harus tambahkan saat menyertakan sertifikat dalam CV:

1) Judul Sertifikat

Tuliskan judul sertifikat dengan jelas dan mencolok di bagian atas entri. Misalnya, “Sertifikat Pemasaran Digital Google Ads” atau “Sertifikat Manajemen Proyek PMP”.

2) Penyelenggara Sertifikat

Sebutkan nama lembaga atau penyelenggara yang memberikan sertifikat tersebut. Misalnya, “Google” atau “Project Management Institute (PMI)”.

3) Keterangan Singkat

Berikan informasi singkat tentang apa yang dicakup dalam sertifikat tersebut. Sebutkan keterampilan, pengetahuan, atau bidang yang dilatih dalam program pelatihan.

4) Tingkat Keahlian

Jika sertifikatnya relevan (dan penting), sertakan informasi tentang tingkat keahlian yang diperoleh melalui sertifikat. Misalnya, “Sertifikat Tingkat Lanjutan” atau “Sertifikat Dasar”.

5) Penekanan pada yang Paling Relevan

Jika sobat memiliki banyak sertifikat, berikan penekanan lebih pada sertifikat yang paling relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Berikan informasi yang lebih rinci atau deskripsi yang lebih panjang untuk sertifikat tersebut.

6) Urutan Kronologis

Urutkan daftar sertifikat dalam urutan kronologis terbalik, dengan sertifikat terbaru di bagian atas. Ini membantu perekrut melihat perkembangan dan kesinambungan pengembangan diri Anda.

Sekian artikel tentang “Cara Menulis Sertifikat di CV Agar Lebih Menarik”. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca.

Mau ingin lebih tahu cara menyusun CV agar dirilik oleh HRD? Sobat bisa mengikuti kursus “Membuat Portofolio: Strategi Praktis Agar Dilirik Recruiter”. Kursus ini akan mengajarkan sobat segala hal tentang penulisan CV. Ayo bergabung dengan menekan tombol di bawah ini!

Exit mobile version