Tanggal:21 July 2024

11 Jenis Promosi Untuk Meningkatkan Penjualan

Jenis promosi (sumber: Unsplash)

Promosi merupaka salah satu kunci keberhasilan laku tidaknya produk yang dijual. Untuk menunjang hal tersebut, maka dibutuhkan sesuatu yang mampu memperkenalkan sebuah brand kepada khalayak luas. Hal inilah yang disebut dengan strategi promosi penjualan. Agar brand tersebut dikenal oleh masyarakat, bisnis harus memiliki promosi yang menarik dan sesuai target pasar.

Bagaimanakah strategi promosi yang cocok untuk menarik pelanggan? Saat ini, ragam marketing terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan ketertarikan masyarakat. Itulah mengapa banyak bisnis yang mengandalkan promosi melalui pemanfaatan teknologi. Lalu, apa saja sih jenis-jenis promosi yang bisa diterapkan dalam sebuah bisnis? Simak ulasannya dalam artikel ini. 

Apa Itu Promosi?

Dalam dunia marketing, promosi merupakan suatu cara untuk mengenalkan produk secara luas dengan gaya penyampaian yang persuasif. Calon konsumen dapat tertarik dengan produk yang telah dipromosikan dan akhirnya mereka membeli produk tersebut.

Promosi bisa dilakukan dengan berbagai cara dan saluran tergantung dengan jenis dan target pasarnya. Beberapa media yang digunakan sebagai alat promosi seperti media sosial, spanduk, brosur, atau website. Promosi merupakan salah satu kunci penting dalam menentukan keberhasilan suatu bisnis. Jadi, kamu perlu mengetahui beberapa jenis promosi yang cocok untuk diterapkan.

Baca juga: 9 Strategi Promosi Untuk Mengembangkan Bisnismu!

Jenis-Jenis Promosi

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa promosi memiliki banyak macam dan karakteristik tersendiri dengan adanya jenis promosi ini kamu bisa memiliki pandangan dalam menentukan strategi apa yang cocok untuk bisnismu berikut uraiannya.

Digital Marketing

Digital Marketing (sumber: Pixabay)

Bisa dikatakan promosi ini sedang marak digunakan. Perkembangan teknologi membuat dunia marketing juga harus bisa mengimbanginya. Maka tak heran jika hampir semua bisnis menggunakan digital marketing sebagai strategi promosi mereka. Beberapa platform yang bisa digunakan untuk mempromosikan sebuah brand seperti Instagram, Facebook, dll. 

Digital marketing berpotensi besar menjangkau pasar yang lebih spesifik. Karena saat ini, hampir semua orang tidak bisa lepas dengan gadget, tak terkecuali untuk kegiatan jual beli. Selain itu, digital marketingjuga dapat menghemat biaya promosi, loh! Karena hanya mengandalkan ponsel pintar saja. 

Traditional Marketing Atau Pemasaran Tradisional

Seperti namanya, promosi ini adalah salah satu strategi marketing yang sudah lama dan masih eksis digunakan hingga sekarang. Cara promosinya yaitu menggunakan media tradisional seperti koran, brosur, baliho dan lain-lain. Traditional marketing juga bisa dilakukan melalui media elektronik seperti televisi atau radio. Memang, cara ini bisa meraup pasar yang luas, tapi biaya yang dikeluarkan pun cukup mahal.

Baca juga: Recommended! 7 Channel YouTube Untuk Belajar Digital Marketing!

Direct Marketing (Pemasaran Secara Langsung)

Sales (sumber: Pexels)

Promosi ini merupakan cara memperkenalkan produk kepada calon konsumen secara tatap muka. Direct marketing ini memanfaatkan jasa sales dan biasanya dihadiri oleh banyak masa. Keuntungan dari promosi ini yaitu kamu bisa berinteraksi langsung dengan pelanggan. Kamu bisa mengetahui minat mereka dengan  melakukan komunikasi persuasif lebih leluasa. Namun kekurangannya, kamu harus menyiapkan SDM tambahan untuk melakukan promosi. Selain itu, promosi juga mengeluarkan tenaga lebih besar karena sales mempromosikan dengan cara lisan atau berbicara.

Endorsement

Dengan adanya perkembangan teknologi, orang mulai memanfaatkan digital marketing sebagai strategi promosi bisnisnya. Salah satunya dengan cara endorsement yang dilakukan di sosial media untuk mengenalkan suatu brand. Endorsement adalah kerjasama antara bisnis dan influencer atau artis yang cukup berpengaruh di dunia maya. Mereka telah memiliki kepercayaan masyarakat, sehingga produk dapat dikenalkan dengan mudah.

Baca juga: Influencer : Pengertian, Tugas, Manfaat, Jenis Dan Contohnya

Personal Selling

(sumber: Unsplash)

Personal selling hampir sama dengan direct marketing, yaitu sama-sama mempromosikan suatu barang secara tatap muka kepada calon konsumen. Namun bedanya, pada personal selling, yang mempromosikan brand-nya adalah pemilik bisnis tersebut, bukan sales. Ini dilakukan agar mendapatkan kepercayaan pelanggan karena mereka lebih tertarik jika ditawari produk secara langsung oleh orang yang memiliki bisnis tersebut. 

Publicity (Publisitas)

Seperti namanya jenis promosi ini dilakukan secara langsung di depan publik. Caranya yaitu dengan mengulas informasi dan deskripsi tentang produk atau layanan yang dipromosikan. Publicity dapat diterapkan dengan berbagai cara, seperti press conference, promosi produk, dan demo. Jadi denganadanya publicity, suatu bisnis dapat menjalin kedekatan secara intens dengan calon konsumen. Promosi ini biasanya memakan waktu yang cukup lama dan detail sehingga calon konsumen lebih bisa mengenal produk.

Sponsorship

Sponsorship merupakan promosi yang memanfaatkan adanya suatu acara untuk memperkenalkan brand mereka. Jadi, sponsorship merupakan kerjasama antara penyelenggara acara dengan pihak brand. Cara kerjanya yaitu, saat kegiatan berlangsung pihak brand berkesempatan untuk melakukan promosi kepada penonton atau pengunjung acara. Namun, pihak brand harus memberikan feedback kepada penyelenggara acara sehingga kerjasama ini bisa saling menguntungkan. 

Baca juga: Sponsorship: Pengertian, Jenis, Dan Contohnya Dalam Marketing

Katalog

buku katalog (sumber: Pexels)

Katalog merupakan sebuah gambaran tentang suatu produk yang dijual. Dalam katalog tidak hanya mencantumkan apa saja yang dimiliki suatu brand saja. Katalog juga berisi tentang berbagai informasi yang dimiliki oleh suatu bisnis. Jadi melalui katalog, kamu juga bisa mempromosikan bisnismu.

TV Advertorial

TV Advertorialmenggunakan media televisi yang bertujuan untuk menunjukkan detail produk kepada calon konsumen. Jenis promosi ini tergabung dalam acara TV dan berdurasi singkat. Biasanya, promosi dilakukan di antara segmen acara, atau sebelum acara.

Baca juga: 7 Cara Membuat Katalog Online Yang Menarik 

Printed Media (Media Cetak)

Koran (sumber: Pexels)

Promosi ini bisa dikatakan sebagai cara yang tradisional, yaitu memanfaatkan koran atau majalah sebagai media promosi. Namun seiring perkembangan zaman, tentu media lama ini jarang digunakan karena telah berganti menjadi bentuk digital yaitu e-newspaper dan e-magazine. 

Public Relations Atau Humas

Berbeda dengan beberapa jenis promosi diatas, public relations memiliki cara tersendiri untuk memperkenalkan brand  mereka kepada publik. Caranya yaitu dengan memelihara image atau citra brand kepada masyarakat. Public relations mengelola penyebaran informasi antara perseorangan atau organisasi dengan publik.

Dari beberapa jenis promosi diatas, saat ini banyak bisnis yang mencoba menerapkan digital marketing guna memperkenalkan produk mereka secara luas. Memang, bagaimana caranya? Tenang, kamu bisa Memulai Bisnis dengan Menerapkan Strategi Pemasaran melalui Digital Marketing. Ini merupakan kursus online Vocasia yang bisa kamu pelajari agar kamu bisa mengerti cara melakukan riset pasar, manfaatkan media sosial, dan ecommerce sebagai sarana pemasaran.

Public relation masterclass
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *