Site icon Vocasia

Teknik-Teknik Alat Musik Tradisional, Ada Apa Aja Ya?

Apakah kamu tahu apa itu Alat Musik Tradisional? Definisinya adalah alat musik yang berasal dari daerah setempat yang digunakan dari masa ke masa. Seringnya, Alat Musik Tradisional menggambarkan dan mendefinisikan budaya dan tipe musik dari daerah tersebut, unik bukan? 

Di Indonesia, terdapat banyak sekali aneka ragam budaya, ras hingga agama. Indonesia juga memiliki puluhan ribu pulau dari Sabang samai Merauke. Jadi, kamu bisa bayangkan betapa banyaknya Alat Musik Tradisional di Indonesia ada berapa, pasti bisa mencampai di angka yang sangat banyak. 

Uniknya, alat-alat musik ini memiliki golongan ayau jenis secara garis besar. Beberapa jenisnya yaitu seperti tepuk, goyang, Uniknya, alat-alat musik ini memiliki golongan atau jenis secara garis besar. Beberapa jenisnya yaitu seperti tepuk, goyang, pukul, tiup, gesek dan petik. Sehingga, alat-alat musik ini memiliki fungsi yang berbeda-beda, sama seperti alat musik pada umumnya. Secara dari waktu ke waktu, alat-alat musik ini digunakan dan dibuat untuk daerah tersebut dan selalu berkembang dari masa ke masa, dan dikolaborasikan dengan musik modern juga lho!

Alat Musik Tradisional ada apa aja sih? Yuk kita cari tahu bareng-bareng ada apa aja!  

1. Doli-Doli (Pulau Nias, Sumatra Utara) 

Alat Musik Tradisional yang satu ini berasal dari Pulau Nias, Sumatra Utara. Bahan dasar dari Doli-Doli adalah kayu, dan bentukannya dijejerkan secara berjejer. Cara kamu menggunakan alat musik ini adalah dengan dipukul menggunakan alat pemukul yang juga terbuat dari kayu.

2. Angklung (Jawa Barat) 

Kalau yang satu ini, pasti kamu pernah memainkannya dah sangat populer hampir di seluruh Indonesia, tidak hanya dari daerah asalnya, Jawa Barat. Angklung sendiri terbuat dari bilah-bilah bambu yang disusun secara rapi agar saat digetarkan, akan mengeluarkan suara yang khas.

Baca Juga | Daftar Penyanyi Jazz di Indonesia

3. Gong (Jawa Tengah) 

Gong sendiri tidak hanya terkenal di Jawa Tengah, tetapi negara-negara di Timur Asia dan Asia Tenggara pun juga memiliki Gong. Alat ini memiliki fungsi untuk digunakan dalam kehidupan masyarakat Benuaq sebagai benda pusaka, alat upacara adat dan pelengkap kesenian.

4. Kolintang (Minahasa, Sulawesi Utara) 

Hampir serupa dengan Doli-Doli, Kolintang yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara ini terbuat dari kayu. Cara Hampir serupa dengan Doli-Doli, Kolintang yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara ini terbuat dari kayu. Cara memainkannya juga mudah, dengan pemukul yang terbuat dari kayu. Setelah kamu memakainya, akan berbunyi suara-suara yang pastinya merdu.

Baca Juga | Cara Mahir Bermain Gitar

5. Gendang (D.I.Y Yogyakarta) 

Salah satu instrumen yang berasal dari Jawa Tengah ini merupakan salah satu komponen yang dibutuhkan dalam Gamelan Jawa lho! Suara yang dihasilkan dari Gendang sendiri itu berasal dari membran yang berupa kulit. Kamu sudah pernah mencoba bermain Gendang?

6. Geso-Geso (Sulawesi Tengah) 

Geso-Geso adalah salah satu Alat Musik Tradisional yang berasal dari Sulawesi Tengah. Alat musik ini cukup terkenal di daerah Saluputti. Cara memainkan alat musik ini yaitu dengan digesek. Tertarik untuk mencoba?

Baca Juga | Sejarah Musik Pop di Indonesia

7. Pupuik Tundak (Minangkabau)

Alat Musik Tradisional yang satu ini cukup unik dan berbeda banget. Bagaimana Tidak, Pupuik Tundak yang berasal dari Minangkabau ini terbuat dari tanduak kerbau yang berbentuk melengkung bagian ujung, lalu ada bagian yang akan dibuang untuk bagian yang akan ditiup pada saat penggunaan. Jadi ingin mencoba bukan?

8. Serunai (Sumatera Barat)

Alat yang satu ini dapat digunakan dengan ditiup, hampir sama dengan seruling. Dengan kamu mengontrol nada, suara dan lainnya, kamu dapat menggunakan seruani dengan benar. Fakta unik, Serunai juga tersapat di India Utara, menarik bukan?

Baca Juga | Rekomendasi Lagu Untuk Pernikahan

9. Tifa (Papua & Maluku) 

Tifa yang berasal dari daerah Papua dan Maluku ini memiliki kemiripan dengan Kendang. Alat yang satu ini berbahan dasar kayu yang ditengahnya memiliki lubang untuk dapat digunakan.

10. Sasando (Nusa Tenggara Timur)

Yang satu ini pasti kamu pernah mendengarnya. Alat Musik yang berasal dari Nusa Tenggara Timur ini memiliki bentuk yang sangat unik, hampir serupa dengan sebuah keong dan siung bawang putih. Cara memainkan Sasando adalah dengan dipetik. Seru kan?

Teknik-teknik untuk menggunakan Alat Musik Tradisional sendiri beragam. Ada tiga jenis teknik yaitu: 

Bentuk Tabung 

Alat musik yang terbentuk dari bahan dasar bambu. Tetapi, alat musik yang berjenis tabung ini dapat digantikan dengan Alat musik yang terbentuk dari bahan dasar bambu. Tetapi, alat musik yang berjenis tabung ini dapat digantikan dengan bahan dasar yang lebih modern, seperti kayu dan logam. Hal ini sudah dapat dilakukan karena bahan bambu tidak terlalu dibutuhkan lagi, walaupun bahan dasar original terbuat dari bambu.

Bentuk Pencon 

Bentuk Pencon ini merupakan bentukan yang terbuat dari lingkaran agar terdapat lubang dan rongga pada bagian atas. Bahan dasar yang dipakai sendiri adalah logam atau kuningan, lalu dipukul.

Bentuk Bilah

Bentukan lempengan dari kayu atau logam yang mengharuskan adanya ruang untuk bergema di badan Alat Musik Tradisional yang menggunakan bentukan bilah. 

Kamu pernah mencoba menggunakan Alat Musik Tradisional apa saja?

Baca Juga | Rekomendasi Lagu Galau Korea

Baca Juga | 7 Tempat Wisata Healing di Bandung

Baca Juga | Inilah Lagu Glenn Fredly yang Paling Terkenal

Exit mobile version