Tanggal:30 May 2024

10 Cara Lolos Tes Buta Warna Yang Perlu Kamu Perhatikan

Buta warna adalah kondisi mata di mana seseorang kesulitan membedakan atau bahkan tidak dapat melihat beberapa warna dengan benar karena kelainan dalam sel-sel mata yang berfungsi mengenali warna. Tes buta warna adalah sebuah ujian visual yang penting dalam dunia medis dan kehidupan sehari-hari. Meskipun sering dianggap sepele, tes ini memiliki implikasi besar dalam kehidupan seseorang. Dalam artikel ini, kita akan mengulas secara mendalam tentang apa itu tes buta warna, mulai dari pengertian dasarnya hingga jenisnya dan bagaimana cara agar lolos tes buta warna. Yuk, simak artikel ini!

1. Apa Itu Tes Buta Warna

Penyebab dan Cara Mengatasi Buta Warna - Alodokter

Image Source: alodokter.com/penyebab-dan-cara-mengatasi-buta-warna

Tes buta warna adalah pemeriksaan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam membedakan warna. Buta warna terjadi karena adanya penurunan fungsi atau hilangnya sel-sel kerucut pada retina, yang menyebabkan mata tidak dapat mendeteksi warna-warna dengan baik.

Buta warna dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu buta warna parsial dan buta warna total. Buta warna parsial terjadi ketika seseorang keliru mengenal suatu warna dengan warna yang lain, sedangkan buta warna total membuat penderitanya hanya bisa melihat warna hitam, putih, dan abu-abu. Tes buta warna umumnya dilakukan untuk mendeteksi keseluruhan jenis buta warna parsial, yaitu buta warna merah, hijau, dan biru.

Tes buta warna sering dijadikan persyaratan sebelum masuk pada lembaga atau bidang tertentu, seperti saat akan masuk ke sekolah tertentu atau bidang pekerjaan yang berkaitan dengan kemampuan penglihatan tajam, seperti dokter, pilot, hingga polisi.

2. Jenis Tes Buta Warna

Ada beberapa jenis tes buta warna yang mungkin dilakukan untuk menilai kemampuan seseorang dalam mengenali warna, yaitu:

1. Ishihara

Tes Ishihara adalah tes buta warna yang paling umum digunakan untuk memeriksa buta warna. Tes ini menggunakan pola titik-titik berwarna yang membentuk angka atau huruf yang hanya dapat dilihat oleh orang yang tidak buta warna. Tes Ishihara hanya bisa mendeteksi buta warna merah-hijau.

2. Warna Cambridge

Tes Warna Cambridge adalah tes buta warna yang menggunakan pola titik-titik berwarna yang membentuk garis-garis yang harus diikuti oleh peserta tes. Tes ini dapat mendeteksi jenis buta warna merah-hijau dan biru-kuning.

3. Penyusunan

Tes Penyusunan adalah tes buta warna yang menggunakan pola titik-titik berwarna yang harus disusun oleh peserta tes menjadi bentuk yang sudah ditentukan. Tes ini dapat mendeteksi jenis buta warna merah-hijau dan biru-kuning.

4. Anomaloscope

Anomaloscope adalah tes buta warna yang menggunakan dua cahaya berbeda yang harus disesuaikan oleh peserta tes hingga terlihat sama. Tes ini dapat mendeteksi jenis buta warna merah-hijau.

5. Farnsworth-Munsell

Tes Farnsworth-Munsell adalah tes buta warna yang menggunakan 85 blok warna yang harus disusun oleh peserta tes menjadi urutan yang benar. Tes ini dapat mendeteksi jenis buta warna merah-hijau, biru-kuning, dan total.

Setiap jenis tes buta warna memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pemilihan jenis tes buta warna yang tepat tergantung pada kebutuhan dan tujuan dari tes tersebut.

3. Cara Lolos Tes Buta Warna

Berikut adalah beberapa cara untuk lolos tes buta warna:

1. Latihan dan Memperbanyak Pengalaman

Latihan dan memperbanyak pengalaman dapat membantu meningkatkan kemampuan seseorang dalam membedakan warna. Hal ini dapat dilakukan dengan memperhatikan warna-warna sekitar dan mencoba mengidentifikasi warna tersebut secara akurat.

2. Pilih Pekerjaan yang Sesuai

Pilih pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan penglihatan seseorang. Beberapa pekerjaan membutuhkan kemampuan penglihatan yang tajam, seperti pilot, dokter, atau polisi. Jika seseorang memiliki buta warna, sebaiknya memilih pekerjaan yang tidak membutuhkan kemampuan penglihatan yang tajam.

3. Memperhatikan Pencahayaan

Memperhatikan pencahayaan dapat membantu seseorang dalam membedakan warna dengan lebih jelas. Sebaiknya memilih tempat yang memiliki pencahayaan yang cukup dan tidak terlalu redup.

4. Menggunakan Alat Bantu

Menggunakan alat bantu seperti kacamata khusus atau lensa kontak dapat membantu seseorang dalam membedakan warna dengan lebih jelas.

5. Beristirahat

Beristirahat yang cukup dapat membantu seseorang dalam memulihkan kemampuan penglihatannya. Sebaiknya tidur yang cukup dan menghindari kelelahan mata.

6. Beli Buku Ishihara Resmi/Original

Jika ingin mempersiapkan diri untuk tes buta warna, sebaiknya membeli buku Ishihara yang resmi atau original. Buku ini dapat digunakan untuk berlatih dan memperbaiki kemampuan dalam membedakan warna.

7. Berlatih Setiap Hari

Berlatih membaca buku Ishihara setiap hari dapat membantu meningkatkan kemampuan seseorang dalam membedakan warna.

8. Minta Bantuan dari Orang Lain

Meminta bantuan dari orang lain, seperti teman atau keluarga, dapat membantu seseorang dalam membedakan warna dengan lebih jelas.

9. Menggunakan Aplikasi Tes Buta Warna

Saat ini sudah banyak tersedia aplikasi tes buta warna yang dapat diunduh di smartphone. Aplikasi ini dapat membantu seseorang untuk berlatih dan memperbaiki kemampuan dalam membedakan warna.

10. Menghindari Konsumsi Alkohol dan Obat-obatan Terlarang

Konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang dalam membedakan warna. Sebaiknya menghindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang sebelum melakukan tes buta warna.

Dalam melakukan tes buta warna, sebaiknya seseorang tidak mencoba untuk menipu atau mengelabui hasil tes. Hal ini dapat berdampak buruk pada pekerjaan atau aktivitas yang akan dilakukan di masa depan.

Penulis : Wafiq Azizah – Vocasia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *