Site icon Vocasia

30 Contoh Frasa Adjektiva beserta Pengertian dan Jenisnya

frasa adjektiva

Frasa adjektiva merupakan salah satu ragam jenis frasa yang terdapat dalam kaidah kebahasaan bahasa Indonesia. Gabungan kata ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Frasa ini memiliki inti berupa adjektiva dan diikuti keterangan tambahan atau atribut. Ingin tahu tentang frasa adjektiva selengkapnya? Simak paparan berikut ini. 

Baca juga: Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Ciri, Kaidah Kebahasaan

Pengertian Frasa Adjektiva

ilustrasi bacaan yang mengandung gabungan kata adjektiva (sumber: pexels)

Sebelum mengetahui frasa adjektiva, kita perlu memahami bahwa kedua kata ini memiliki arti masing-masing. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), frasa merupakan gabungan dua kata atau lebih yang tidak berkaitan dengan predikat atau nonpredikatif. Sementara itu, adjektiva dapat diartikan sebagai penerangan nomina dan tergabung dengan kata lebih dan sangat dalam bentuk kata. 

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat terlihat bahwa frasa adjektiva merupakan gabungan kata yang memiliki inti kata sifat atau adjektiva. Gabungan kata ini juga umumnya ditambahkan dengan kata keterangan, seperti agak, paling, sangat, dan harus. Hal ini pula ditegaskan oleh Drs. Arif Yosodipuro, M.M. yang menyatakan bahwa frasa ini merupakan penggabungan kata sifat serta adanya penambahan kata keterangan sebagaimana yang disampaikan sebelumnya. 

Dalam linguistik sendiri, gabungan kata ini termasuk dalam frasa endosentris. Maka dari itu, sering pula disebut juga sebagai frasa endosentris yang induknya adjektiva dan pemodifikasinya adalah adverbia (keterangan). 

Baca juga: Mengenal Mind Mapping

Jenis-jenis Frasa Adjektiva 

Buku yang ditulis oleh Drs. Arif Yosodipuro, M.M. kembali memaparkan mengenai jenis-jenis frasa adjektiva yang dikelompokkan berdasarkan ciri dan tujuan penggunaannya secara rinci, yakni: 

1. Frasa Adjektiva Modifikatif 

Jenis gabungan kata sifat ini ditujukan untuk memberi batasan pada suatu kata sifat, sehingga kata tersebut memiliki spesifikasi yang jelas mengenai makna yang ingin diutarakan dalam konteks kalimat. 

Untuk lebih memahami frasa jenis ini, Vocasia menyajikan contohnya dalam sebuah kalimat, yaitu “Vatikan merupakan negara paling kecil di dunia.” Dalam kalimat tersebut yang termasuk dalam frasa kata sifat modifikatif ialah paling kecil. Hal ini dikarenakan frasa tersebut menjelaskan secara spesifik mengenai subjek yang dalam kalimat ini adalah Vatikan.

2. Frasa Adjektiva Koordinatif 

Adapun frasa kata sifat koordinatif ialah susunan dalam dua kata atau lebih yang memiliki kesinambungan antara satu dengan lainnya. Dengan kata lain, frasa ini saling menggabungkan dan melengkapi satu sama lain. 

Contoh dari frasa jenis ini terdapat dalam kalimat yang kami sajikan, yakni “Pak Budi termasuk orang yang kaya raya di kota ini”. Dalam contoh ini yang termasuk dalam frasa kata sifat koordinatif ialah kaya raya. Hal tersebut dikarenakan keduanya saling melengkapi yang menyebabkan terbentuknya istilah baru. 

Baca juga: Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan, Dan Ciri

3. Frasa Adjektiva Apositif 

Frasa adjektiva jenis ini memiliki kesamaan dengan frasa sebelumnya. Hal ini didukung oleh konsepnya yang terdiri atas gabungan, namun bukan untuk melengkapi kata sebelumnya, melainkan menjelaskan kata sebelumnya. Oleh karena itu, frasa ini disebut sebagai frasa adjektiva apositif. 

Agar kamu lebih paham mengenai frasa jenis ini, simak kalimat ini. “Rani, bunga desa di kampungku dilamar oleh pengusaha dari kota”. Dalam kalimat tersebut, gabungan kata yang termasuk dalam kata gabungan apositif ialah bunga desa. Bunga desa menjelaskan kata sebelumnya, yaitu Rani, sehingga termasuk dalam gabungan kata sifat apositif. 

Contoh Frasa Adjektiva 

ilustrasi gabungan kata adjektiva (sumber: unplash)

Agar kamu lebih memahami frasa kata sifat, berikut Vocasia sajikan beberapa contoh yang akan menambah pemahamanmu selain pengertian dan jenis-jenis frasa ini dalam paparan sebelumnya.

1. Frasa Adjektiva Modifikatif 

  1. Motor balap melaju sangat kencang di sirkuit itu.
  2. Dibandingkan dengan rumah Budi, rumah Danang memang lebih dekat jaraknya dengan sekolah.
  3. Koruptor itu langsung jadi sangat miskin usai kekayaannya disita negara.
  4. Gedung itu adalah gedung paling tinggi yang saya temukan di kota ini.
  5. Cendrawasih merupakan salah satu hewan yang hampir punah di Indonesia.
  6. Kukang adalah hewan yang bergerak sangat lambat.
  7. Rumah Budi adalah rumah paling besar di Perumahan Pilar Asih. 
  8. Dia adalah wanita paling cantik yang pernah aku lihat.
  9. Pulau Bali merupakan salah satu pulau dengan panorama nan amat indah.
  10. Setelah melihat ayahnya bekerja keras, mata Dinda menjadi sedikit berkaca-kaca

Baca juga: Pengertian Parafrase, Jenis, Dan Cara Membuatnya

2. Frasa Adjektiva Koordinatif 

  1. Kondisi sekolah sudah aman terkendali usai pelaku tawuran berhasil diamankan petugas.
  2. Pak Haikal senang jika melihat karyawannya bekerja dengan cekatan dan teliti
  3. Ayuna sangat suka makanan udang asam manis yang dibuat oleh ibunya
  4. Pemenang ajang kontes kecantikan tahun ini terlihat lemah lembut
  5. Usai diguncang gempa, kondisi kota itu kini sudah hancur lebur.
  6. Ayah adalah sosok yang cerdas dan bijaksana.
  7. Pemerintah menetapkan tarif angkutan umum dengan jumlah yang sama untuk jarak jauh dekat
  8. Negara ini menjadi sejahtera dan makmur semenjak beliau terpilih menjadi presiden.
  9. Kondisi taman kota ini sangat bersih dan indah.
  10. Program kerja bupati saat ini sangat kreatif dan inovatif.

Baca juga: 8 Cara Ampuh Menghindari Plagiarisme, Mahasiswa Wajib Tahu!

3. Frasa Adjektiva Apostif

  1. Wendy adalah teman sekelasku yang cantik jelita
  2. Keluarga Chandra melaksanakan perayaan malam natal secara khidmat dan meriah
  3. Produk perawatan kulit itu memiliki target pasar anak muda
  4. Melihat kehidupan anak-anaknya yang salah jalan, membuat hati orang tua itu sedih dan perih.
  5. Gerakan para penari itu lemah gemulai
  6. Menjelang akhir bulan, banyak orang yang mulai hidup hemat dan irit.
  7. Tak heran Jakarta disebut sebagai kota yang tak pernah tidur karena di malam hari pun masih ramai dan bising
  8. Setelah bertahun-tahun mengidap penyakit gizi buruk, sekarang tubuhnya menjadi kurus kering
  9. Anak-anak TK lari dengan riang bergembira saat melakukan studi wisata ke museum
  10. Banyak yang suka dengan Agus karena sifatnya yang ramah dan sopan

Baca juga: Apa Itu Implementasi? Pengertian, Tujuan, Dan Contohnya

Demikian paparan mengenai frasa adjektiva dimulai dari pengertian, jenis, hingga contohnya. Untuk membaca artikel lain yang berkenaan dengan akademik atau lainnya, silakan kunjungi tautan ini. Kamu juga bisa mengakses vocasia.id untuk meng-upgrade skill-mu atau menambah skill baru yang pastinya worth it banget buat dimiliki! Ayo, daftarkan dirimu sekarang juga!

Exit mobile version