Site icon Vocasia

Lakukan 5 Strategi Branding Produk yang Menarik Ini, Dijamin Laku

Ilustrasi Menggunaan Influencer (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Ilustrasi Menggunaan Influencer (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Baca Juga | 7 Ragam Tips Yang Dapat Kamu Contek Untuk Membuat Sebuah Brand

Apa yang pertama kali terlintas di benak Anda ketika mendengar kata ‘air mineral’? iya ini salah satu contoh hasil dari branding produk. Brand adalah suatu hal yang menjadi identitas diri yang membedakan barang, jasa, atau orang yang satu dengan yang lainnya. Sedangkan branding merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk membangun dan memperkuat brand agar dikenal oleh masyarakat.

Baca Juga | 7 Cara Tepat Membuat Bisnis Plan untuk Bisnis Kamu

Branding penting untuk dilakukan oleh orang-orang yang akan maupun yang sedang membangun sebuah bisnis usaha. Branding layaknya sebuah start yang harus dilakukan sebelum produk mulai dipasarkan. Hal ini dilakukan supaya masyarakat yang menjadi konsumen mengenal dengan baik tentang produk tersebut bahkan menjadi yang pertama terpikirkan oleh mereka ketika membicarakan sebuah produk. Tentu branding produk harus dilakukan dengan tepat dan semenarik mungkin agar mencapai tujuan yang diinginkan yaitu brand tersebut menempel di masyarakat sebagai brand pertama atau nomor satu yang muncul di benak mereka.

Strategi Branding Produk yang Menarik

Strategi Branding Produk yang Menarik (search/Bisnis UKM)

1.Tentukan target audiens dan siapa saja kompetitor

Dengan menentukan audiens yang menjadi target penjualan, Anda akan lebih mudah mendapatkan keuntungan karena ini sama saja Anda menjual produk dengan efektif dan efisien. Jika dirasa kesulitan menentukan audiens, Anda bisa mendapatkannya dari kompetitor Anda. Cari tahu siapa orang-orang yang mengikuti brand mereka, Anda dapat melakukan pencarian melalui Google maupun media sosial yang kompetitor miliki, kemudian Anda dapat membuat analisis berdasarkan usia, minat, profesi pelanggan.

Baca Juga | 3 Teori Efek Komunikasi Massa Menurut para Ahli

2. Tentukan kemana fokus beserta ciri khas brand

Untuk menentukan kemana brand Anda akan berfokus, tentukan hal-hal seperti apa value dari brand tersebut? Bagaimana Anda menaruh value tersebut ke audiens? Setelah ini Anda baru bisa menentukan karakter brand seperti apa yang dapat menarik perhatian audiens. Karakteristik ini akan juga akan nampak dalam bentuk tulisan atau design brand Anda nantinya.

Baca Juga | 4 Tips Membangun Branding Bisnis Jasa, Maksimalkan Peluang yang Ada!

3. Buat nama brand yang menarik

Tentukanlah nama untuk brand Anda dengan menarik, namun tidak kehilangan makna baik di dalamnya karena seperti yang kita tahu nama adalah doa, jadi buat nama bradn Anda sebaik-baiknya yaa untuk masa depan brand yang baik juga ke depannya. Pastikan nama brand Anda menarik sehingga mudah diingat dan menghindari plagiat oleh kompetitor lain.

Baca Juga | Copywriting Menarik untuk Promosi Jualan Baju

Gabung kursus virtual selling bersama Vocasia, Klik gambar untuk informasi lebih lanjut

4. Buat slogan brand

Pernahkan Anda mendengar lagu yang kerap kali diputar di sebuah supermarket yang mana ada nama brand di dalam liriknya. Lirik lagunya pasti memberi tahu untuk apa brand tersebut hadir dan juga menjelaskan ciri khas dari brand tersebut. Slogan bisa dalam bentuk headline, jingle, lagu. Slogan tidak perlu dibuat panjang, kalimat pendek pun bila memang sudah merangkum bagaimana sebuah brand tersebut, sudah cukup.

Baca Juga | 5 Cara Membangun Kredibilitas Bisnis, Dijamin Efektif!

5. Buat desain logo

Kata, gambar, dan angka yang tercantum dalam logo harus dapat mengkomunikasikan nilai, visi, dan misi secara visual, begitupun juga dengan pemilihan warna dan bentuk logo diperhatikan dengan baik karena semua ini akan menjadi identitas  dibawa pada brand Anda.

Baca Juga | 6 Cara Mudah Membuat Desain Logo yang Menarik

Melakukan branding produk tidak selesai sampai di sini saja, branding dilakukan dari awal produk ada dan mungkin sampai suatu produk berhenti diproduksi, bahkan sebuah brand yang sudah melekat di masyakarat pun walau nantinya sudah tidak ada akan tetap diingat, tentu diingat karena nama baiknya yaa..

Branding produk tidak hanya sekedar mengenalkan suatu produk kepada masyarakat, tetapi juga membangun brand agar tetap kuat di mata masyarakat. Untuk itu, perusahaan harus terus membangun interaksi dengan audiens agar mereka tidak sekedar kenal dengan brand Anda tetapi juga setia menggunakan brand Anda.

Baca Juga | Lulus SMA dan Nganggur? Ini 15 Usaha Menjanjikan untuk Lulusan SMA seperti Dirimu!

Exit mobile version