Site icon Vocasia

Memahami STP Marketing dan Bagaimana Cara Penerapannya

STP Marketing (rawpixel.com)

Digital Online STP Marketing Office Working Concept

Pengertian STP Marketing

Baca Juga | Apa Sih Jobdesk Social Media Marketing? Simak Penjelasan Berikut Ini!

STP marketing merupakan singkatan dari Segmenting,Targeting, dan Positioning. Ini merupakan proses dalam pemasaran sebuah bisnis yang efektif digunakan untuk membuat rencana komunikasi suatu perusahaan. Tahap STP Marketing ini para marketer bisa lebih mudah dalam menentukan posisi perusahaan, anda lebih mudah menciptakan pesan yang relevan untuk disampaikan pada konsumen. STP marketing fokus pada efektivitas sebuah iklan dan kampanye brand sehingga dengan menerapkan STP di bisnis anda bisa lebih mudah menentukan segmen bisnis bisnis secara tepat, sesuai aturan positioning brand pada tiap segmen.

Baca Juga | Yuk Simak Apa itu Marketing Beserta Jenis-Jenisnya!

3 Tahap Dasar STP Marketing:

  1. Segmentasi Pasar

    Di tahap pertama ini, STP akan membantu anda membagi pasar ke kelompok yang segmentasinya kecil
    Baca Juga | Penjelasan Lengkap Mengenai Direct Marketing

  2. Target konsumen

    Setelah selesai membagi kelompok pasar, anda bisa lebih mudah target konsumen yang tepat di dalam segmen pasar tadi.
    Baca Juga | Apa Itu Instagram Ads? Manfaat serta Rate Harga

  3. Memposisikan bisnis di pasar

    STP akan membantu memposisikan bisnis Anda di segmen pasar tersebut. Tujuannya agar konsumen tertarik dan Anda bisa bersaing dengan kompetitor.
    Baca Juga | Brand positioning: pengertian, strategi,manfaat dan contoh

Langkah – langkap Penerapan STP Marketing

Agar dapat memudahkan anda untuk menempatkan produk di target yang sesuai, anda perlu melakukan langkah – langkah berikut.

1. Segmentation

Ilustrasi segmentasi (pexels.com/this is zun)

Baca Juga | Karakteristik dan Elemen-elemen dalam Opini Publik

Segmentasi pasar adalah membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok kecil berdasarkan karakteristik tertentu. Pembagian kelompok ini bisa berdasarkan usia, hal yang disukai konsumen, tempat tinggal, dan lain-lain. Dengan melakukan segmentasi pasar, Anda bisa lebih mudah menjalankan promosi bisnis. Promosi yang anda lakukan bisa lebih hemat dan tepat sasaran. Secara umum, ada beberapa segmentasi pasar yang bisa di terapkan:

Pasar dibagi berdasarkan usia, jenis kelamin, etnis, tingkat pendidikan, status pernikahan, pekerjaan dan masih banyak lagi.  Pembagian tersebut akan memudahkan kamu untuk menentukan kelompok pelanggan dan calon pelanggan sebagai target pasar.

Pasar dibagi berdasarkan negara, provinsi, kota, iklim, dan tingkat populasi. Tahapan psikografis ialah membuat segmentasi pada STP marketing yang bertujuan untuk mengenal target audience-mu lebih rinci, termasuk kebiasaan dan kecenderungan saat transaksi jual beli. Setiap orang pasti memiliki karakteristik yang berbeda. Hal ini yang menentukan keputusan mereka ketika akan membeli sebuah produk nantinya.
Baca Juga | 4 Tipe Kepribadian Manusia Menurut Psikologi, yang Manakah Kamu?

pasar dibagi berdasarkan negara, provinsi, kota, iklim, dan tingkat populasi. Tahap geografis ini akan memudahkan anda untuk mengenal budaya dan cara berkomunikasi mereka. Dengan begitu, anda akan lebih maksimal membuat iklan produk yang bisa disesuaikan dengan mengacu pada tiap lokasi, sehingga lebih mudah diterima dan audience akan merasa terkait saat melihat kampanye yang kamu buat.

Baca Juga | 6 Alasan Mengapa Belajar Geografi Sangat Menguntungkan

Pasar dibagi berdasarkan kebiasaan konsumen dalam membeli produk, tingkat loyalitasnya, manfaat yang mereka cari, dan lain-lain.

Baca Juga | Apa itu Buyer Persona?

2. Targeting

Targeting (rarpixel.com)

Selanjutnya, anda akan menentukan target pasar mana yang terbaik bagi bisnis berdasarkan kelompok-kelompok kecil. Jika perlu, gunakan survei demi mengetahui keadaan pasar, jadi dapat mengurangi risiko kesalahan dan kegagalan. Untuk menentukannya, anda bisa mempertimbangkan 3 faktor berikut ini.

Profit atau keuntungan adalah faktor utama yang perlu kamu pertimbangkan ketika menentukan target pasar. pastikan kamu dapat menentukan segmentasi yang tepat dan sesuai dengan target profit yang kamu incar.
Baca Juga | Keuntungan Apa Saja Yang Didapatkan Dengan Perusahaan Yang Memilih Untuk Go Public?

Pastikan akses pengiriman barangnya sudah memadai jangan sampai ketika melakukan ekspor ke beberapa negara atau daerah ternyata ada aturan yang bertolakan dengan bisnismu.

Di tahap ini anda harus memperhatikan potensi pertumbuhan pasar tersebut di masa depan. Bagilah pasar yang cukup besar dan hindari membagi pasar yang sudah kecil. Sebab, pasar yang kecil akan membatasi perkembangan bisnis Anda. Maka dari itu, perkirakan bagaimana hasil yang akan kamu dapatkan setelah menjalani strategi STP. Tentukan langkah apa yang harus kamu ambil untuk mencapai visi atau target ke depannya.
Baca Juga | Growth Hacking: Pengertian, Tujuan, Strategi, dan Contoh Lengkap

3. Positioning

ilustrasi Positioning dalam STP (pexels.com/fauxels)

Setelah menentukan segmen dan target pasar, selanjutnya adalah positioning. Strategi pemasaran ini menentukan bagaimana anda menentukan posisi bisnismu pada segmen pasar yang dituju dan apa keunikan yang anda tawarkan ke konsumen yang menjadi pembeda antara bisnis anda dengan competitor lainnya. Lalu, identifikasi porsi keunikan jualan dari produk serta buat peta positioning untuk menganalisis bagaimana setiap segmentasi melihat brand dan produkmu. Disini anda bisa menggunakan values ladder yaitu metode yang digunakan untuk menawarkan produk atau layanan dalam bisnis kamu secara bertahap. Konsep dari metode ini adalah semakin mahal harganya, maka manfaat produknya juga harus semakin besar.
Baca Juga | Rebranding: Pengertian, Fungsi, Tahapan

Nah, itu semua penjelasan lengkap mengenai strategi segmenting, targeting, dan positioning yang bisa anda terapkan di bisnis anda. Dengan mempersiapkan strategi pemasaran ini akan menunjang kelangsungan bisnis anda dan bisa menjadi investasi jangka panjang untuk memenangkan persaingan di segmen pasar.

Exit mobile version