Tanggal:23 July 2024

Apa Itu Sunk Cost? Dampak, Contoh dan Tipsnya

Halo Sobat Vocasia!

Ketika pebisnis menjalankan usahanya, tentunya akan mengeluarkan biaya setiap melakukan keputusan. Salah satu hal yang dihadapi oleh pebisnis adalah sunk cost. Istilah satu ini berkaitan erat dengan alasan perusahaan menyetujui pengeluaran tertentu.

Kali ini mimin akan menjelaskan tentang sunk cost dalam bisnis; sampai contoh dan tips sederhana dalam menghadapinya. Ayo simak artikel ini sobat! 

Pengertian Sunk Cost

Sunk cost merupakan biaya yang sudah dikeluarkan dan tidak bisa dikembalikan lagi. Baik itu untuk membeli atau memproduksi suatu produk, maupun untuk melakukan suatu investasi. Meskipun sunk cost tidak bisa dipulihkan, pengeluaran tersebut tetap harus dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan karena sudah menjadi beban yang harus ditanggung oleh perusahaan atau individu.

Dalam konteks bisnis, sunk cost dapat berupa biaya yang telah dikeluarkan untuk produksi atau pengembangan produk, mesin atau peralatan yang sudah dibeli, atau biaya pengembangan suatu proyek yang sudah tidak dapat diubah.

Dampak Adanya Sunk Cost

Dampak yang ditimbulkan atas terjadinya sunk cost adalah terjadinya bias dalam pengambilan keputusan bisnis. Ketika suatu investasi telah dilakukan dan menghasilkan sunk cost, pengambilan keputusan bisnis selanjutnya cenderung dipengaruhi oleh sunk cost tersebut. Hal ini dapat mengakibatkan pengambilan keputusan yang tidak rasional dan memperburuk kondisi finansial bisnis.

Selain itu, sunk cost juga dapat menghambat bisnis untuk menyesuaikan strategi dan beradaptasi dengan perubahan pasar atau kebijakan bisnis yang baru. Oleh karena itu, sangat penting bagi pelaku bisnis untuk mengenali sunk cost dan mempertimbangkan secara matang dalam pengambilan keputusan.

Contoh Penerapan Analisis Sunk Cost

Ilustrasi penghitungan sunk cost. Sumber: unsplash (Scott Graham)

PT Untung Terus berencana untuk memproduksi dan memasarkan produk baru. Namun, setelah melakukan analisis lebih lanjut, mereka menemukan bahwa biaya produksi dan pemasaran jauh lebih tinggi dari perkiraan awal. PT Untung Terus telah menginvestasikan sejumlah besar uang dalam penelitian dan pengembangan produk, desain kemasan, dan iklan, dan mereka khawatir bahwa jika mereka tidak meluncurkan produk tersebut, investasi mereka akan hilang.

Setelah mempertimbangkan dampak negatif dan positif dari sunk cost di kasus ini, PT Untung Terus memutuskan untuk tetap meluncurkan produk baru mereka. Meskipun biaya produksi dan pemasaran tinggi, mereka merasa bahwa mereka sudah terlanjur menghabiskan banyak uang untuk menyiapkan produk tersebut dan lebih baik meluncurkan produk daripada mengabaikan semua investasi tersebut.

Namun, PT Untung Terus juga mempertimbangkan bahwa mereka harus mengubah strategi pemasaran mereka agar sesuai dengan anggaran yang tersedia dan mendorong penjualan lebih cepat. Mereka memutuskan untuk menggunakan promosi dan penjualan potongan harga untuk menarik konsumen dan meningkatkan penjualan. Meskipun PT Untung Terus mengalami kerugian dari biaya sunk cost, mereka masih dapat mengoptimalkan penjualan dan memperoleh keuntungan dari produk baru mereka.

Tips dalam Menghadapi Sunk Cost

Terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan dalam menghadapi sunk cost, yakni:

1) Fokus pada keputusan di masa depan

Ingatlah bahwa sunk cost sudah tidak dapat dikembalikan. Oleh karena itu, fokuslah pada keputusan yang akan mempengaruhi hasil di masa depan, bukan terpaku pada keputusan di masa lalu.

2) Hindari membiarkan sunk cost mempengaruhi pengambilan keputusan

Jangan biarkan sunk cost mempengaruhi keputusan yang harus diambil. Cobalah untuk membuat keputusan berdasarkan fakta dan data yang relevan, serta pertimbangkan risiko dan potensi keuntungan di masa depan.

3) Lakukan evaluasi berkala

Evaluasi secara berkala akan membantu Anda mengidentifikasi sunk cost yang mungkin muncul, serta mengevaluasi apakah keputusan yang diambil di masa lalu masih relevan atau perlu disesuaikan dengan kondisi saat ini. Dengan melakukan evaluasi secara berkala, Anda dapat menghindari dampak negatif dari sunk cost dan membuat keputusan yang lebih baik untuk bisnis Anda di masa depan.

Itu adalah beberapa hal mengenai sunk cost dalam berbisnis. Semoga bisa membantu sobat.

Sobat ingin belajar tentang akuntansi? Ayo ikuti kursus “Jago Akuntansi : Basic Accounting Course (IFRS)” dimana sobat akan belajar berbagai hal tentang akuntansi. Sobat bisa bergabung dengan menekan tombol di bawah ini:
grit adalah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *