Tanggal:21 July 2024

HSE: Pengertian, Fungsi, Tugas dan Cara Penerapannya

Halo sobat Vocasia, kamu pernah denger istilah HSE? HSE merupakan bagian dari perusahaan yang bertugas untuk urusan kesehatan, keselamatan kerja, dan pengelolaan lingkungan tempat kerja.

Untuk membahas lebih dalam apa itu HSE, tugas HSE, dan bagaimana cara penerapannya, mari kita simak artikel vocasia kali ini.

Ilustrasi keselamatan kerja (HSE). Sumber: unsplash.com

Pengertian HSE

Health, Safety, and Environment (HSE) dapat diartikan bahwa sebuah perusahaan bertanggung jawab atas keselamatan dan kesehatan kerja, serta pengelolaan lingkungan. Pengadaan divisi HSE di perusahaan sudah diatur dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Seorang HSE Officer bertugas untuk membantu menjaga lingkungan, kesehatan, dan keselamatan setiap pekerja. Keberadaan HSE sangat penting terutama di industri yang penuh resiko, seperti industri manufaktur.

Dalam sebuah perusahaan nonmanufaktur, kamu mungkin sering juga mendengar istilah K3. K3 merupakan singkatan dari Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Istilah ini sebenarnya sebutan lain dari HSE, mengingat perannya yang sama-sama mengatur dan memastikan keselamatan para karyawan di tempat kerja.

Di Indonesia sendiri HSE lebih dikenal dengan K3. Dalam perkembangannya, HSE menjadi bagian atau divisi khusus yang ada di dalam struktur internal suatu perusahaan untuk memastikan pengelolaan keselamatan, kesehatan, dan lingkungan kerja.

Fungsi HSE

Setiap perusahaan wajib memberikan perlindungan kepada karyawannya saat bekerja dari potensi bahaya. Untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas kesehatan dan keselamatan kerja dan langkah apa yang dapat diambil untuk memastikan kesehatan dan keselamatan karyawannya, pemilik bisnis memerlukan manajemen HSE. Kejadian yang tidak diinginkan seperti kecelakaan kerja dapat menghambat operasional operasional perusahaan.

Sesuai dengan undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja, persyaratan umum keberadaan HSE dalam suatu usaha adalah:

  • meningkatkan kepercayaan karyawan;
  • mencegah hilangnya pendapatan;
  • memelihara kebersihan, kesehatan, serta ketertiban;
  • memberikan pertolongan kecelakaan;
  • mencegah dan mengurangi risiko kecelakaan;
  • mencegah, mengurangi, ataupun memadamkan kebakaran di area kerja;
  • mencegah dan mengendalikan munculnya penyakit lantaran pekerjaan fisik ataupun terkait senyawa kimia berbahaya atau biohazard; dan
  • mencegah dan mengendalikan adanya kotoran, gas, asap, dan gangguan kesehatan lainnya.

Tugas HSE

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, setiap orang di bagian HSE bertanggung jawab atas tugas masing-masing terkait keselamatan kerja seluruh karyawan. Setiap anggota HSE diharapkan dapat menangani tugasnya dengan cepat dan sederhana untuk mencegah cedera fisik atau bahkan korban jiwa akibat kecelakaan atau situasi darurat.

Adapun peran dan tanggung jawab dari petugas HSE adalah:

  • menyiapkan diri dalam kondisi darurat apapun dengan cepat dan tanggap;
  • melaksanakan tugasnya dengan komitmen kemanusiaan tinggi;
  • memberi panduan bagi karyawan lain tentang tata cara penanganan kondisi darurat dasar; dan
  • memberi penyuluhan terkait kondisi tanggap darurat (kebakaran, persoalan kelistrikan, dan sebagainya).

Cara Penerapan HSE di Lingkungan Kerja

Sesuai namanya, prosedur pelaksanaan HSE yang baik harus melibatkan semua komponen yang ada di dalamnya. Komponen tersebut adalah kesehatan, keselamatan, dan lingkungan kerja.

Prosedur yang baik adalah prosedur yang melibatkan semua komponen di dalamnya. Cara penerapannya sebagai berikut:

1) Penerapan HSE dari Sudut Pandang keselamatan kerja

Dari sudut pandang keselamatan tempat kerja, HSE memerlukan pembaharuan tindakan dan proses sistematis untuk mengenali potensi risiko. Hal ini dapat mengurangi kemungkinan kecelakaan atau paparan bahan kimia berbahaya saat jalannya operasional perusahaan.

Pelatihan personel untuk menghindari kecelakaan, pelatihan tanggap darurat dan kesiapsiagaan, dan penggunaan peralatan yang sesuai standar merupakan langkah yang bisa dilakukan.

2) Penerapan HSE dari Sudut Pandang Kesehatan Kerja 

Proses, praktik kerja, tindakan sistemik yang aman, kualitas, dan tanggung jawab lingkungan adalah kunci untuk mencapai kesehatan kerja yang baik. Tujuannya adalah untuk menghindari atau paling tidak mengurangi kemungkinan kerugian yang bisa datang kepada karyawan bisnis maupun masyarakat umum.

3) Penerapan HSE dari Sudut Pandang Lingkungan 

Penerapan HSE yang baik dilakukan dengan menciptakan pendekatan sistematis untuk mematuhi peraturan lingkungan yang ada. Misalnya saja tentang aturan pengelolaan limbah yang benar sehingga emisinya tidak merusak lingkungan sekitar dan menimbulkan efek yang merugikan.

Mengingat HSE adalah bagian yang sangat penting bagi perusahaan, pelaksanaannya harus selalu dipantau dan dievaluasi dari waktu ke waktu. Perusahaan juga harus secara aktif memberikan sosialisasi kepada karyawan untuk menanam budaya HSE. Dukungan berupa sumber daya yang mumpuni dalam penerapan HSE juga harus tetap diberikan secara baik dengan menyediakan perlengkapan kerja yang memadai dan mengadakan pelatihan keselamatan bagi seluruh karyawan.

Sekian artikel mengenai HSE beserta perannya dalam suatu perusahaan. Semoga artikel ini bisa membantu sobat-sobat.

banner Kursus Online Bisnis Growth Hacking di Vocasia
jadwal kerja terstruktur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *