Tanggal:29 February 2024

Sketsa : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Membuatnya

Bagi yang sudah lama berkecimpung di dunia desain ataupun membuat gambar, pastinya tidak asing lagi dengan sketsa. Bisa dikatakan sketsa merupakan pondasi yang dibutuhkan dalam menciptakan suatu desain atau gambar. Tanpa adanya sketsa, pastinya kita dapat memulai kedua kegiatan tersebut.

Untuk kalian yang baru menggeluti dunia desain dan gambar, tetapi masih bingung apa itu sketsa? Jangan bingung karena pas banget nih! Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang apa itu sketsa, fungsinya, jenis-jenisnya dan juga cara membuatnya.

Apa Itu Sketsa?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sketsa adalah lukisan cepat atau hanya garis-garis besarnya saja. Bisa disebut juga sebagai gambar rancangan atau gambaran kasar; rengrengan; denah; bagan; pelukisan dengan kata-kata mengenai suatu hal secara garis besar; tulisan singkat; ikhtisar ringkas.

Secara etimologis, kata “sketsa” berasal dari bahasa Inggris “sketch” yang awalnya berasal dari bahasa Yunani “shedios estempore“, yang mana artinya adalah “sebuah gagasan tanpa persiapan”.

Jadi, kesimpulannya apa itu sketsa? Sketsa adalah uraian ide awal berbentuk gambar yang berfungsi untuk mewakili gambar akhir. Sketsa ini sifatnya sementara, kasar, dan menggunakan goresan-goresan garis.

Nah, kira-kira fungsi dari sebuah sketsa itu untuk apa ya? Selanjutnya akan kita bahas apa saja fungsi dari sebuah sketsa

Apa Saja Fungsi dari Sebuah Sketsa

Ada beberapa fungsi dari sketsa, antara lain: 

  1. Sketsa merupakan gambar awal untuk meminimalkan kesalahan yang terjadi dalam membuat gambar atau lukisan.
  2. Gambar sebuah tema yang akan dibuat menjadi lukisan atau gambar.
  3. Membantu seorang seniman dalam memulai karyanya agar bisa mengamati lebih baik sebelum mengeksekusinya.
  4. Meningkatkan kemampuan seniman dalam mengkoordinasikan hasil pengamatan dan keterampilan tangan.

Setelah mengetahui fungsi dari sketsa, selanjutnya kita akan tunjukan beberapa jenis sketsa.

Jenis-Jenis Sketsa

Ada beberapa jenis sketsa yang biasanya digunakan seniman untuk membuat sebuah lukisan. Jenis-jenis sketsa yang sering dipakai adalah: 

a) Sketsa Gambar Garis Besar

Sketsa gambar garis besar adalah sketsa yang tercipta dalam bentuk gambar garis-garis yang sederhana tanpa rincian dan belum bersifat final.

b) Sketsa Cepat

Sketsa cepat adalah sketsa yang terbentuk oleh beberapa garis besar saja untuk menunjukkan citra pada sketsa yang telah selesai.

c) Studi Sketsa

Studi sketsa adalah sketsa yang tercipta dalam bentuk coretan-coretan yang cepat dan kurang terperinci. Tujuannya untuk memberikan gambaran umum sebuah lukisan.

Unsur-Unsur Di Dalam Sketsa

Selain jenisnya, ada juga beberapa unsur yang terdapat di dalam sketsa, diantaranya: 

a) Garis

Garis adalah unsur utama dalam sketsa. Terdiri dari garis vertikal, horizontal, dan garis lengkung.

b) Warna

Warna adalah kombinasi warna hitam dan putih yang memberikan efek gelap dan terang dari gambar sketsa yang tercipta.

c) Bidang

Bidang adalah bagian yang terbentuk dari garis-garis yang dapat menyatu dan menjelaskan bagian kecil dari suatu gambar yang menjadi bagian dari bentuk.

d) Bentuk

Bentuk adalah gabungan beberapa bidang yang membuat suatu sketsa; memiliki arti dan dapat khalayak umum kenali.

e) Efek Pencahayaan

Efek pencahayaan merupakan salah satu unsur yang tak kalah penting. Sebab cahaya-lah yang memberikan efek pada gambar sehingga gambar yang dihasilkan terlihat tegas dan jelas.

Cara Membuat Sebuah Sketsa

Membuat Sketsa Awal

  1. Tentukan komponen yang ingin kamu buat dalam sebuah gambar.
  2. Mulai gambar objek utama terlebih dahulu.
  3. Kemudian gambar bagian-bagian kecil untuk melengkapi objek utama.
  4. Setelah gambar utama selesai, mulailah menggambar benda lainnya yang diluar dari objek utama.

Memperjelas Sketsa

  1. Tentukan arah pencahayaan dan arah jatuhnya bayangan objek tersebut.
  2. Arsir tipis-tipis setiap bentuk dengan arah yang konsisten.
  3. Berikan tekstur pada objek-objek yang dibuat

Tahap Pewarnaan

  1. Setelah sketsa selesai dibuat, berikan pewarnaan agar gambar terasa lebih hidup.
  2. Warna juga bisa bisa diberi efek-efek gradasi agar semakin menarik dan juga realistis.

Nah, untuk kalian yang menggeluti dunia desain, pastinya sering membuat sketsa agar gambar yang kita ciptakan semakin maksimal. Selain membuat sketsa, pastinya kita harus belajar secara langsung dengan orang-orang yang berkompeten di bidang lukisan ataupun desain.

Oleh karena itu, Vocasia menyediakan kelas online yang membahas Langkah Awal Belajar Desain Grafis Dengan Corel Draw. Dengan begitu, kalian bisa lebih menguasai desain menggunakan Corel Draw. Untuk info lengkap dan pendaftarannya bisa KLIK TOMBOL DI BAWAH INI!

autocad
autocad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *