Tanggal:22 June 2024

Mengenal Tanaman Apotek Hidup: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya!

Apakah kamu suka berkebun di halaman rumah? Hampir kebanyakan orang menyukai berkebun untuk mengisi waktu luangnya. Mulai dari tanaman hias, sayuran, dan juga buah-buahan, loh! Asal kamu tahu, terdapat tanaman yang cocok untuk ditanami di kebun rumah kamu, yaitu tanaman apotek hidup. 

Beberapa orang menanamkan apotek hidup di kebun miliknya. Namun, jarang orang yang menanam apotek hidup di pekarangan kebun rumah mereka. Berbicara soal apotek hidup, apa kamu mengetahui apa itu apotek hidup? Memang tak jarang orang mengetahui apa itu tanaman apotek hidup loh!

Istilah ini dikenal dengan taman atau kebun yang berisikan tanaman-tanaman berkhasiat sebagai obat alami! Tanaman tersebut, dapat dimanfaatkan untuk pengobatan alami.

Halaman kamu masih kosong? Atau baru berisikan tanaman hias saja? Saat ini, bisa banget, loh, kamu tanamkan tanaman apotek hidup agar rumah menjadi lebih banyak manfaat pastinya! Lalu apakah kamu tahu apa itu apotek hidup? Simak berikut penjelasan lengkapnya!

Apa Pengertian Apotek Hidup?

Ilustrasi Hasil Tanaman Apotek Hidup Guna Obat Herbal Alami (Freepik)

Apotek hidup adalah sebagian tanah yang ada di pekarangan rumah, dimanfaatkan untuk ditanami tanaman obat-obatan sebagai obat alami untuk orang sekitar. Istilah apotek hidup yang sering kita dengar, tumbuhan yang sengaja ditanam yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai obat alami untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan. 

Tanaman apotek hidup tidak hanya sekadar tanaman hias saja, melainkan tanaman yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, loh! Kebanyakan masyarakat Indonesia lebih mempercayai obat-obatan tradisional atau dari berbahan alami.

Masyarakat Indonesia percaya, obat-obatan tradisional lebih aman karena berasal dari bahan alami. Selain itu, dipercaya memiliki efek samping yang lebih sedikit, dibandingkan dengan obat-obatan yang diproduksi pabrik farmasi.

Selain kaya akan manfaat, beberapa tanaman obat juga memiliki penampilan yang cantik sehingga bisa menjadi tanaman hias, lho. 

Apa Manfaat Serta Fungsi Dari Apotek Hidup?

Menanam tanaman di halaman rumah memiliki banyak manfaat pastinya! Apalagi jika tanaman tersebut mengandung khasiat tersendiri, seperti halnya dengan tanaman apotek hidup, loh! Jangan khawatir, berbagai masalah kesehatan dan kebutuhan keluarga dapat diatasi dengan mudah tentunya! Lalu apa manfaat apotek hidup untuk manusia? Di antaranya:

  1. Memperbaiki kualitas sirkulasi udara rumah dan sekitarnya
  2. Mempercantik pekarangan halaman rumah yang kosong saat dipandang mata
  3. Membantu mengatasi berbagai macam penyakit ringan hingga mencegah komplikasi penyakit kronis bagi keluarga dan orang sekitar
  4. Menghemat atau mengurangi biaya berobat tanpa harus ke rumah sakit
  5. Melestarikan tanaman rempah yang bermanfaat

  Kemudian apa saja fungsi apotek hidup bagi kesehatan manusia? Di antaranya:

  1. Mempunyai obat yang dapat diracik sendiri, jika terkena penyakit 
  2. Obat yang digunakan dari bahan alami sehingga memiliki risiko efek samping yang lebih kecil
  3. Memiliki persediaan tempat untuk memasak, umumnya obat tradisional adalah tanaman yang biasa digunakan untuk memasak, seperti jahe, kunyit, sereh, dan lainnya
  4. Mencegah hama dan serangga datang kerumah, karena tanaman obat memiliki pestisida alami
  5. Mendorong kita untuk melakukan hidup sehat
  6. Menjadi tanaman hias

Baja JugaTanaman pembersih udara di dalam ruangan!

Contoh Tanaman Apotek Hidup dan Manfaatnya

Sejak dahulu kala, Indonesia dikenal akan kekayaan rempah dan tumbuhannya. Maka tidak heran, Indonesia memiliki banyak stok rempah-rempah yang dapat dimanfaatkan khasiatnya, loh! Terdapat beberapa tanaman apotek hidup yang dapat kamu coba tanamkan di pekarangan halaman rumah, di antaranya:

1. Jahe

Ilustrasi Jahe Dijadikan Tanaman Apotek Hidup Guna Kesehatan (Pexels)

Jahe menjadi salah satu tanaman apotek hidup yang paling populer di kalangan masyarakat. Jahe memiliki banyak kandungan gingerol yang merupakan zat dengan antiradang dan antioksidan yang tinggi. Selain itu, jahe juga dipercaya bisa meredakan mual, membantu mengurangi nyeri pada otot, membantu meredakan gejala osteoarthritis, membantu menurunkan kadar gula dalam darah, dan membantu menurunkan risiko penyakit jantung pada pasien diabetes tipe 2.

Kamu tertarik menanam jahe? Tapi bingung bagaimana cara menanamnya? Menanam jahe bukan hal yang sulit, langkah pertama, potong bagian jahe yang memiliki ujung berwarna hijau (disarankan menggunakan jahe yang organik), lalu tanam jahe di tanah dengan ujung hijau menghadap ke atas. 

Perlu diingat, selalu menyiram jahe setiap hari, terutama pada saat pagi hari. Hasilnya bisa dipanen sekitar 4 bulan setelah jahe tertanam. Menanam jahe di pekarangan rumah sangat bermanfaat bagi kesehatan kita. 

Jahe bermanfaat untuk mengatasi masalah pada pencernaan, mengurangi mual di perut, menyembuhkan batuk, dan manfaat lainnya. Khasiat tersebut akan lebih maksimal diterima tubuh jika berasal dari jahe segar ketimbang bentuk bubuk yang terjual di pasar, loh!

2. Lidah Buaya

Ilustrasi Lida Buaya Dijadikan Produk Kecantikan Merawat Wajah (Pexels)

Lidah buaya juga menjadi salah satu tanaman apotek hidup, loh! Lidah buaya dikenal sebagai tanaman yang mempunyai banyak manfaat bagi kecantikan, perawatan tubuh, dan sebagai obat alami. Salah satunya, yaitu bermanfaat untuk meredakan batuk dan menyuburkan rambut.

Ekstrak yang berbentuk seperti lendir lidah buaya bermanfaat sebagai penyubur rambut dan penjaga kelembaban kulit. Akan tetapi, bukan hanya itu saja, lidah buaya juga mempunyai khasiat sebagai obat beberapa penyakit, misalnya radang dan sembelit. Kita bisa menanam lidah buaya baik di pot kecil yang letakkan di ruang tamu ataupun sebagai tanaman di halaman depan rumah kita.

Baca JugaTips berkebun di rooftop rumah!

3. Jeruk Nipis

Ilustrasi Jeruk Nipis Untuk Menyembuhkan Kesehatan (Pexels)

Terdapat berbagai jenis jeruk, salah satunya jeruk nipis. Tanaman ini dapat ditemukan di mana-mana, loh! Karena jeruk nipis tumbuh di tanah lempung atau tanah liat yang dapat ditemukan di berbagai lahan di seluruh wilayah Indonesia. Jeruk nipis dikenal karena aromanya yang tajam dan segar. 

Oleh karena itu, jeruk nipis sering digunakan sebagai pengharum masakan. Selain itu, daun dan ekstrak jenis jeruk ini juga mempunyai manfaat, seperti meremajakan kulit, melancarkan pencernaan, mengatasi peradangan, meningkatkan imun tubuh, dan banyak manfaat lainnya.

4. Tomat

Ilustasi Tomat Sebagai Tanaman Apotek Hidup (Pexels)

Kamu sudah tahu tanaman buah berwarna merah ini bukan? Tomat merupakan salah satu pelengkap makanan Indonesia, seperti soto ataupun lalapan. Tomat memiliki banyak khasiat karena kandungan yang ada di dalamnya.

Khasiat tomat dapat mengontrol tekanan darah dan mencegah sembelit. Selain itu, vitamin C yang terdapat di dalam tomat juga bisa membantu menjaga kesehatan pada kulit. Kita hanya perlu menunggu waktu kurang lebih satu bulan untuk dapat merasakan khasiat yang dihasilkan dari tanaman yang banyak dijumpai ini.

5. Kunyit

Ilustrasi Hasil Tanaman Apotek Hidup “Kunyit” Sedang Proses Pembuatan Obat Herbal (Pexels)

Kunyit adalah tanaman herbal yang sering dicari saat ini. Hal ini disebabkan karena kunyit dipercaya mempunyai kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan sehingga cocok dikategorikan sebagai tanaman apotek hidup yang bisa ditanam di lahan sekitar rumah. 

Tanaman kunyit mengandung curcumin, yaitu antioksidan kuat yang bisa menetralisir radikal bebas sehingga bisa mencegah terjadinya kanker. Bagaimana cara menanam kunyit? Langkah pertama, potong rimpangnya menjadi beberapa bagian, lalu siapkan tanah di dalam pot sekitar ukuran 7,5 cm dari dasar pot. Selanjutnya, masukan rimpang kunyit dan tutup kembali dengan tanah. Pastikan untuk menyiram kunyit setiap hari.

Sebagian besar orang sering kali sulit membedakan antara jahe, kunyit, dan juga temulawak. Ketiganya memang termasuk dalam satu famili yang sama, yaitu temu-temuan. Tetapi jika kamu perhatikan dengan saksama, warna ketiga tanaman tersebut jelas berbeda satu sama lain.

6. Temulawak

Ilustrasi Jahe Dijadikan Tanaman Apotek Hidup Guna Obat-Obatan (Pexels) Kesehatan (Pexels)

Temulawak merupakan tanaman asli khas negara Indonesia. Khasiat dari tanaman temulawak sudah teruji secara ilmiah. Temulawak termasuk menjadi salah satu tanaman yang sering dijadikan sebagai obat alami di Indonesia. 

Temulawak mempunyai antiperadangan yang dapat membantu tubuh mengobati radang usus, radang sendi, dan pankreatitis. Bahkan, temulawak juga dipercaya bisa melindungi tubuh dari penyakit jantung dan mencegah penyakit kanker. Temulawak sebagai tanaman apotek hidup ini termasuk tumbuhan kecil sehingga mudah ditanam oleh siapa saja dan di mana saja.

Bagaimana caranya? Potong rimpang menjadi 3 sampai 4 bagian, lalu jemur dengan durasi waktu 3 jam setiap harinya selama 5 hari. Selanjutnya, tanam rimpang ke tanah dengan mata tunas yang menghadap ke atas. Terakhir, siram minimal 2 kali dalam sehari.

Ada beberapa manfaat dari temulawak antara lain, mengatasi masalah pada persendian, membantu melancarkan dan mengatasi masalah di pencernaan, dan sebagai obat untuk penyakit kuning hingga sebagai antibakteri.

7. Daun Sirih

Ilustrasi Daun Sereh Salah Satu Obat Tradisional

Biasanya, beberapa orang khawatir jenis tanaman apotek hidup akan memakan lahan yang luas. Daun sirih tumbuh secara merambat sehingga jika lahan yang tersedia hanya terbatas, tanaman daun sirih ini sangat cocok.

Daun sirih bermanfaat untuk menghambat pendarahan luar, sebagai obat meredakan batuk, membantu mengatasi masalah pencernaan, dan sebagai antiseptik alami. Selain itu, kandungan antioksidan yang ada dalam daun sirih dapat membantu menghilangkan racun yang ada di tubuh manusia.

8. Jintan

lustrasi Apotek Hidup Jintan (Pexels)

Kamu tahu apa itu tanaman jintan? Jintan umumnya dikenal karena fungsinya sebagai rempah-rempah untuk masakan. Selain itu, jintan juga bermanfaat untuk mengobati mual, kembung, sembelit, magh, dapat meningkatkan nafsu makan, menurunkan demam, melancarkan ASI, dan manfaat lainnya. 

Jinten mengandung asam amino yang melimpah, misalnya, niacin, potasium, magnesium, kalsium, besi, protein, dan arginine. Saat kamu ingin mencoba jintan, kamu bisa menumbuk jintan sampai menjadi bubuk. Kemudian rebus satu sendok teh jintan bubuk dengan sedikit air. Saat air sudah mendidih, saring supaya serat-serat kasar jintan tak ikut terminum. Setelah selesai menyaring, air rebusan jintan siap untuk diminum.

Baca JugaContoh tanaman holtikultura!

Terlepas dari 8 contoh tanaman apotek hidup yang telah disebutkan, masih banyak rempah dan tumbuh-tumbuhan lain yang bisa kamu tanam untuk mengisi halaman rumah. Kamu hanya perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan yang sekiranya bermanfaat dalam jangka waktu yang lama. Semoga bermanfaat!

kursus belajar membuat dimsum vocasia
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *