Tanggal:20 June 2024

4 Cara Menjadi Developer Game

Tidak jarang ketika orang yang gemar bermain game memiliki impian menjadi seorang developer game sampai akhirnya mereka harus bertemu dengan proses coding.

Proses membuat suatu game merupakan hal yang sulit tetapi bisa jadi lebih mudah dari yang kamu bayangkan.

Buat kamu yang saat ini sedang hobi bermain game dan mulai berpikir untuk membuat suatu game, merasa beruntunglah karena kamu sudah menemukan artikel ini.

Pada artikel Vocasia akan membahas tentang bagaimana cara untuk bisa menjadi seorang developer game

Daripada terlalu lama berbasa-basi, yuk simak artikel di bawah ini sampai tuntas!

1. Memainkan dan mempelajari suatu game

bermain game

Mulailah untuk memahami game yang kamu mainkan – @rawpixel.com

Untuk bisa menguasai suatu bidang keahlian, pertama kamu harus mengenal dan mempelajari hal tersebut. Jika kamu ingin menjadi pelukis, maka kamu harus melihat-lihat lukisan yang bagus terlebih dulu. Jika kamu ingin menjadi seorang pelawak yang lucu, maka kamu harus menyaksikan pertunjukan komedi lucu yang sudah terkenal terlebih dulu.

Dan, jika kamu ingin membuat sebuah video game yang keren, maka kamu harus pernah memainkan video game yang sudah sukses terlebih dulu. Tidak cukup hanya dengan sekedar main. Kamu harus memperhatikan dan berusaha untuk mengerti, kenapa para game developer membuat game tersebut seperti itu.

2. Gabung dengan komunitas

Global business network

Bergabung dengan komunitas developer game – @rawpixel.com

Di era media sosial ini, menemukan perkumpulan orang dengan minat yang sama bukan lagi merupakan hal yang sulit. Berbeda dengan puluhan tahun yang lalu dimana susah untuk bisa mendapat koneksi dari belahan dunia lain. Jadi gunakanlah kesempatan ini untuk memiliki banyak teman, koneksi maupun partner yang sama-sama memiliki minat di bidang pembuatan game.

Dengan menjadi anggota aktif dari sebuah komunitas video game, kamu akan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam soal apa yang diinginkan oleh calon konsumen masa depan. Kamu akan tahu apa yang mereka sukai dan benci. Kamu akan tahu apa yang mereka nikmati dan hindari.

Kamu juga akan bertemu dengan orang-orang yang memiliki cita-cita sama seperti kamu yaitu menjadi game developer.

Tidak menutup kemungkinan kamu akan mendapatkan partner yang akan bekerja sama untuk membuat suatu game. Proses pembuatan game sama seperti proses pembuatan film. Semua proses tersebut membutuhkan kerja sama tim.

3. Buat perencanaan

Membuat game merupakan hal yang sangat rumit. Maka dari itu perencanaan yang matang sangat mempengaruhi keberhasilan pembuatan game

Langkah pertama kamu harus menentukan tujuan akhir dari pembuatan game tersebut. Game seperti apa yang akan anda bikin? Petualangan ? Arcade ?

Kemudian kamu juga harus menentukan mesin pembuat game apa yang akan kamu gunakan. Apakah akan menggunakan Unity? Unreal Engine? CryEngine?

Setelah kamu menentukan engine yang akan digunakan, kamu juga harus mempelajari bahasa pemrograman yang sesuai dengan engine yang digunakan. Jika kamu memutuskan menggunakan Unreal Engine dan CryEngine, kamu wajib menguasai C++ dan jika menggunakan Unity, kamu harus menguasai C#.

Langkah selanjutnya yaitu membuat sasaran sederhana. Buatlah target yang ingin dicapai secara bertahap hingga game selesai diproduksi. Hal ini akan membuat kamu terus termotivasi dalam membuat game.

Hal terakhir yang harus kamu rencanakan adalah menentukan sistem gamifikasi.

Game mengandung peraturan, tujuan, dan hadiah jika kamu berhasil menyelesaikannya. Selama kamu mengikuti peraturan dan mencapai tujuan yang disediakan, maka reseptor dopamin di otak kamu akan aktif. Itulah peran esensial dari gamifikasi.

Berikan diri kamu sendiri tujuan, peraturan dan hadiah jika kamu berhasil mencapai tujuan dengan menaati peraturan.

4. Membentuk tim

meeting

Bentuklah tim untuk membuat game – @rawpixel.com

Seperti yang sudah sempat disebutkan bahwa pembuatan game merupakan pekerjaan yang  dilakukan oleh beberapa orang. Jika kamu memiliki rencana membuat game sendirian, maka kamu perlu mengusai banyak keahlian seperti coding, engine, ilustrasor, animator, VFX master, writing, marketing dan lain-lain.

Bisa dikatakan jika kamu ingin menguasai semua hal tersebut, kamu akan menghabiskan banyak waktu.

Kamu juga bisa memanfaatkan koneksi yang telah kamu dapatkan atau temukan ketika bergabung dengan komunitas game developer. Cobalah untuk membangun hubungan dengan rekan yang bisa membantu anda kedepannya, kemudian kamu bisa mendiskusikan ide game yang akan dibuat dengan partner kamu serta menyusun perencaan untuk proses pembuatan gamenya.

Sangat disarankan buat kamu serta tim untuk membuat game yang kecil terlebih dahulu. Mulailah perhatikan dveloper game indie yang lain sehingga tim kamu akan mendapatkan referensi yang luas sebagai modal dalam membuat game.

Berikan nilai keunikan kepada game yang telah kamu buat, belajar dari kesalahan dari game lain untuk meningkatkan kualitas game yang kamu buat agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Nah, ada informasi tambahan nih buat kamu yang bingung mencari tempat untuk mengembangkan potensi diri
Kamu bisa mulai dengan mengikuti pelatihan online bersama Vocasia.
Karena Vocasia merupakan salah satu platform edukasi online yang menyediakan banyak pelatihan keahlian di berbagai macam bidang dengan bantuan mentor-mentor berpengalaman
Yuk segara daftar, klik disini untuk mengunjungi website Vocasia!

Kursus belajar pemograman untuk anak vocasia
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *