Tanggal:22 June 2024

Lead Magnet: Pengertian, Macam dan Cara Membuatnya

Lead magnet adalah sebuah teknik yang cukup efektif membantu kamu mendapatkan informasi kontak pelanggan, seperti email. Nantinya, kontak pelanggan yang kamu dapatkan bisa kamu gunakan untuk keperluan marketing. Misalnya, untuk mengirimkan newsletter.

Lead magnet membantu penyebaran newsletter (freepik)

Newsletter bertujuan untuk memberikan info terkini seputar perusahaan beserta produk atau layanan yang kamu tawarkan. Dengan memiliki kontak pelanggan berupa email, kamu juga bisa mengirimkan promosi dan penawaran terbaru melalui email marketing.

Lead magnet membantu kamu untuk mendapatkan kontak pelanggan karena tidak semua pelanggan akan memberikan email mereka dengan cuma-cuma. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini, ya!

Apa Itu Lead Magnet

Ilustrasi lead magnet (freepik)

Lead magnet adalah istilah untuk layanan gratis yang diberikan untuk tujuan mengumpulkan email konsumen. Layanan yang diberikan dapat berupa free trial produk, buletin elektronik, hingga konsultasi gratis. Menurut Investopedia, layanan ini diberikan dengan tujuan untuk membuat prospek penjualan.

Tim marketing biasanya menggunakan ini untuk memasarkan penawaran yang tidak terkait dengan prospek penjualan utama. Terkadang, sifat dari pertukaran ini dibuat secara eksplisit. Akibatnya, beberapa jenis lead magnet dikritik karena terlihat seolah-olah menipu konsumen.

Lead magnet dikatakan efektif apabila kamu memiliki value yang tinggi dan bermanfaat untuk customer, customer merasa puas dengan kehadiran produk atau layanan yang kamu miliki, dan keberhasilanmu dalam mempersuasi customer dengan mendemonstrasikan keunggulan produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Baca juga: Begini Cara Membangun Customer Loyalty!

Macam-Macam Lead Magnet

Setelah membaca tentang pengertian lead magnet, apakah kamu tertarik untuk membuatnya? Jika iya, berikut macam-macam lead magnet yang bisa kamu tawarkan ke pelanggan sesuai dengan kriteria dan kebutuhan mereka.

1. E-Book

E-book merupakan salah satu lead magnet yang cocok bagi kamu yang memiliki serangkaian postingan blog tentang topik tertentu. Jenis ini akan mempermudah pelanggan untuk menemukan semua konten topik tertentu di satu artikel pada satu waktu karena kamu mengemasnya ke dalam bundle konten yang dapat mereka simpan dan rujuk kembali. Dengan e-book, kamu tidak hanya akan menghasilkan banyak prospek berkualitas (quality leads), tetapi juga akan membangun hubungan yang solid dengan pelanggan kamu.

2. Guide/report

Guide/report sebenarnya merupakan tipe lead magnet yang paling umum. Tipe ini paling sering digunakan dan sering kali menghasilkan konversi paling baik. Tipe layanan ini sering digunakan untuk memberikan panduan lengkap mengenai produk kepada konsumen. Ini juga akan memudahkan konsumen untuk memahami gambaran besar mengenai produk yang ditawarkan.

3. Cheat sheet/handout

Cheat sheet atau handout dapat berfungsi sebagai lead magnet yang baik. Sebab, cheat sheet memberikan informasi yang sangat taktis dan ringkas. Dengan begitu, audiens dapat menghemat banyak waktu membacanya. Cheat sheet biasanya hanya satu atau dua halaman saja. Sebagian besar isinya disajikan dalam bentuk checklist, blueprint atau mindmap.

4. Toolkit/resource list

Toolkit dapat menjadi lead magnet yang bagus untuk buyer persona yang tepat. Ini akan memberikan konsumen materi referensi yang bisa digunakan berulang kali tanpa harus melacak semua alat atau sumber daya itu sendiri.

5. Free trial

Free trial sering diberikan kepada konsumen ketika peluncuran produk baru. Layanan ini memberikan akses kepada konsumen untuk mencoba produk tersebut dalam jangka waktu terbatas. Layanan tipe ini dapat menarik banyak konsumen, tidak hanya konsumen yang telah loyal namun juga konsumen baru.

Baca juga: Mengenal Lead Generation: Definisi, Jenis, Proses Dan Pentingnya

Cara Membuat Lead Magnet

Ilustrasi lead magnet (freepik)

Setelah kamu memahami pengertiannya, kami akan memberikan beberapa ide yang bisa Anda lakukan untuk dapat membuat lead magnet yang baik dan juga efektif. Ada 4 macam metode yang dapat kamu lakukan adalah sebagai berikut:

1. Pilih persona konsumenmu

Sebagian besar perusahaan memiliki banyak buyer persona. Akan tetapi, setiap layanan yang kamu tawarkan seharusnya hanya menargetkan salah satunya saja. Layanan yang akan ditawarkan harus sangat spesifik untuk target konsumen yang kamu inginkan. Jika tidak relevan dengan keinginan dan kebutuhan buyer persona-mu, mereka tidak akan tertarik.

Jadi, pilihlah salah satu buyer persona yang menurutmu dapat kamu penuhi kebutuhan dan keinginannya terlebih dahulu.

2. Identifikasi value proposition-mu

Setelah memutuskan siapa target lead magnet, kamu harus memberi mereka alasan kuat untuk mengambil layanan tersebut. Alasan mengapa pelanggan memilih kita dibandingkan yang lain ini kerap disebut sebagai value proposition atau nilai manfaat. Hal ini akan menentukan seberapa besar prospek yang akan kamu dapatkan dari layanan yang ditawarkan.

Value proposition adalah sesuatu yang sudah dibutuhkan oleh buyer persona. Alih-alih mencoba memberikan sesuatu yang menurut kamu mereka inginkan, cari tahu dan berikan apa yang sudah mereka butuhkan. Temukan masalah umum yang dihadapi buyer persona-mu dan berikan solusi cepat untuk masalah itu.

3. Berikan nama untuk lead magnet-mu

Setelah kamu tahu layanan apa yang akan ditawarkan dan siapa targetnya, kamu bisa memberi nama untuknya. Nama ini pada dasarnya adalah judul agar value proposition-mu menarik bagi buyer persona. Memberi nama untuk layanan ini mirip dengan membuat judul untuk email marketing atau artikel. Nama lead magnet yang kamu berikan haruslah mampu membuat perbedaan drastis dalam tingkat konversinya.

4. Pilih tipe lead magnet yang akan kamu tawarkan

Ada banyak tipe lead magnet yang bisa kamu gunakan untuk menarik konsumen. Namun, kamu dapat memilih mana yang dapat secara efektif memberikan proposisi nilai di mata konsumen. Buatlah layanan yang sederhana. Fokus pada bentuk layanan yang menurutmu paling mampu memenuhi kebutuhan konsumenmu.

Itu dia macam-macam lead magnet apa saja yang bisa kamu tawarkan kepada konsumen beserta cara membuatnya. Setelah membaca artikel ini, kamu tentu harus makin pede dong untuk nerapin strategi lead magnet. Selamat mencoba, Sobat Vocasia!

Baca juga: Mengenal Market Leader, Posisi Nomor Satu Yang Menguntungkan!

Kursus digital marketing
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *