Tanggal:23 April 2024

Trade Marketing: Pengertian, Pentingnya dan Contohnya

Dalam dunia bisnis yang terus berkembang, istilah “trade marketing” menjadi semakin penting dan tak terhindarkan. Bagi banyak orang, mungkin istilah ini terdengar asing, tapi sebenarnya trade marketing memiliki peranan krusial dalam membentuk jalannya sukses sebuah produk di pasar. Trade marketing menggabungkan dua hal penting dalam operasional perusahaan, yaitu marketing dan sales. Dilansir dari gartner strategi ini berfokus pada pengecer dan distributor, dengan tujuan untuk meningkatkan  permintaan dengan mitra pasokan dan menampilkan produk di depan pelanggan.

Dalam artikel ini, minvo akan mengungkap kenapa trade marketing itu penting dan contohnya. Selain itu, minvo juga akan mencantumkan tips dalam membuat strategi trade marketing, di simak terus ya!

Pengertian Trade Marketing

Trade marketing adalah serangkaian strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menjual produknya kepada distributor dan pengecer yang terlibat dalam proses pengiriman produk ke pelanggan. Menurut Resply, trade marketing adalah strategi pemasaran Business to Business yang bertujuan untuk menempatkan produk ke rak-rak toko.

Tujuan pemasaran ini berbeda dengan pemasaran tradisional, karena trade marketing tidak berfokus kepada penjualan akhir, tapi berfokus pada metode penjualan akhir tersebut.

Baca Juga: Brand Personality: Pengertian, Fungsi Dan Cara Menentukannya

Pentingnya Trade Marketing

Trade marketing memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan suatu produk di pasar. Tujuan dari strategi ini adalah untuk menempatkan produk di rak-rak toko, sehingga dapat dengan cepat sampai ke tangan konsumen. Dalam konteks ini, perusahaan menggunakan berbagai kegiatan promosi dan mendemonstrasikan keunggulan produk untuk menarik perhatian pengecer dan distributor. Jika perusahaan berhasil memikat perhatian pengecer dan distributor, hasilnya adalah perusahaan menjadi pemasok utama bagi produk-produk tersebut dan membantu permintaan konsumen. Selain itu, perusahaan dapat memberikan diskon, sampel gratis, dan pengiriman gratis untuk pembelian pertama kepada pengecer dan distributor, sebagai insentif untuk mendorong lebih banyak pembelian.

Contoh Trade Marketing

Berikut beberapa contoh trade marketing yang cukup populer dilakukan oleh perusahaan:

  • Trade Show: aktivitas ini di sebut trade marketing, karena dalam aktivitas ini perusahaan akan memamerkan produknya untuk menarik perhatian distributor dan pengecer. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan brand awareness, baik pada level channel maupun konsumen.
  • Sales Promotion: Sales promotion juga disebut dengan trade marketing, karena dalam aktivitas ini perusahaan menggunakan berbagai bentuk promosi yang tujuannya untuk para distributor dan pengecer bergabung dalam saluran distribusi perusahaan. ada 3 tahapan dalam sales promotion, yaitu trade promotion, consumer promotion, dan Salesforce pro motion.
  • Digital Marketing: Dalam dunia yang semakin terhubung dengan digital, digital marketing menjadi bagian dari trade marketing. produsen menggunakan strategi online, seperti iklan media sosial, email marketing, dan situs web yang dioptimalkan untuk mencapai audiens yang lebih luas dan membangun brand awareness.

Tips Membuat Strategi Trade Marketing

Berikut tips merencanakan strategi trade marketing yang sukses:

1. Manajemen Kategori

Manajemen kategori adalah strategi yang mengacu pada pembentukan kategori suatu produk yang diluncurkan oleh perusahaan. Strategi ini digunakan untuk memperkuat nilai dari masing-masing produk. Sebagai contoh perusahaan skincare membuat kategori produk khusus masker wajah dan sabun muka. Meskipun produk ini berkaitan dengan wajah, tetapi memiliki manfaat yang berbeda dan diperlukan oleh pelanggan.

2. Kolaborasi dengan Pihak Distribusi

Dalam dunia trade marketing, kolaborasi dengan pihak distribusibusi sangat penting. Strategi ini sangat efektif, karena pelanggan dapat merasakan nilai produk setelah melihatnya terjual di berbagai toko.

3. Promosi Dagang

Biasanya promosi dagang diluncurkan oleh perusahaan besar, yang dimana strategi ini di tunjukkan oleh perusahaan untuk pihak distribusi dan pelanggan. Dalam strategi ini, pihak perusahaan memberikan penawaran yang menarik seperti diskon, paket bundel, atau bonus pembelian.

4. Pemanfaatan Platform Media Sosial

Yang terakhir, gunakan beberapa platform media sosial seperti Tiktok, Instagram, Facebook, atau X untuk membangun kesadaran merek, membagikan informasi promosi, atau berkomunikasi dengan audiens.

Baca Juga: Visualisasi Data: Jenis, Fungsi, Tools Hingga Contohnya

Tingkatkan skill marketing Anda bersama Vocasia

Jika Anda bingung ingin meningkatkan skill marketing dengan harga terjangkau, minvo akan memberikan rekomendasi kursus marketing di Vocasia dengan harga terjangkau untuk anda:

  • Growth Hacking – Natalie Ardianto: Di kursus ini Anda akan belajar memahami growth hacking dan bagaimana penerapannya. Selain itu, dikursus ini kamu akan belajar bagaimana perusahaan Tiket.com menerapkan growth hacking.
  • Digital Marketing: Kursus ini sangat membantu sekali dalam menggunakan strategi trade marketing, karena dikursus ini Anda akan belajar tentang digital marketing secara keseluruhan, mulai dari content marketing & copywriting hingga digital marketing activation.
  • Strategi Marketing Bisnis Untuk Menaikan Penjualan: Kursus ini sangat cocok untuk Anda yang baru ingin menggunakan trade marketing, karena dalam kursus ini Anda akan belajar pentingnya marketing dalam bisnis, cara menentukan strategi yang tepat, mengenal lebih dalam strategi marketing, dan mengenal jenis channel marketing.

 

banner Kursus Online Bisnis Growth Hacking di Vocasia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *