Tanggal:25 May 2024

Sentralisasi: Pengertian, Tujuan, Kelebihan dan Contohnya

Mendengar kata sentralisasi, pastinya ada beberapa orang yang sudah mengetahuinya dan ada juga yang belum mengetahuinya. Sentralisasi merupakan istilah yang digunakan dalam pembahasan sistem pemerintahan.

Kursus belajar TOEFL online Vocasia

Sentralisasi juga sering dikenal sebagai pemusatan. Ada juga desentralisasi yang merupakan lawan dari sentralisasi. Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih dalam; artikel ini akan membahas pengertian dari sentralisasi, tujuan, kelebihan dan juga contohnya. Yuk simak artikel ini selengkapnya!

Apa Itu Sentralisasi?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sentralisasi adalah penyatuan segala sesuatu ke tempat yang dianggap sebagai pusat. Dengan demikian, sentralisasi berkaitan dengan wewenang pemerintah pusat. Sentralisasi merupakan sistem organisasi yang mengumpulkan semua kekuasaan ataupun otoritas pada satu titik atau satu pusat. Sentralisasi sendiri dapat diterapkan di segala bidang seperti bisnis dan organisasi lainnya, tak hanya politik saja.

Dalam bisnis, biasanya sentralisasi merujuk pada pengambilan keputusan dan pengendalian terpusat pada kantor pusat. Di bidang politik, sentralisasi lebih merujuk kepada kebijakan pemerintah yang memusatkan kekuasaan pada pemerintah pusat sehingga kekuasaan pemerintah daerah memiliki batas.

Apa Tujuan Sentralisasi?

Tujuan utama dari sentralisasi adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, meminimalisir biaya, dan mempersingkat waktu dalam pengambilan keputusan. Dalam bisnis, sentralisasi bertujuan untuk membantu perusahaan dalam mengambil keputusan yang konsisten dan juga berdasarkan informasi yang sama.

Dalam bidang politik, sentralisasi bertujuan untuk membantu pemerintah pusat dalam mengelola kebijakan nasional secara efektif dan terintegrasi. Dalam organisasi lainnya, sentralisasi bertujuan untuk membantu meningkatkan koordinasi dan kontrol atas operasi organisasi secara menyeluruh.

Kelebihan Sentralisasi

Ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh sistem sentralisasi. Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh sentralisasi antara lain sebagai berikut.

  1. Meningkatkan koordinasi: dalam konteks bisnis, sentralisasi memiliki kelebihan untuk membantu meningkatkan koordinasi antara departemen dan unit bisnis yang berbeda.
  2. Meningkatkan efisiensi: kelebihan selanjutnya yang dimiliki sentralisasi adalah membantu meningkatkan koordinasi antara departemen dan unit bisnis yang berbeda.
  3. Membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat: sentralisasi dapat membantu dan mempercepat pengambilan keputusan dengan mengurangi jumlah orang yang terlibat dalam proses tersebut.
  4. Meningkatkan kontrol: sentralisasi juga dapat membantu meningkatkan kontrol atas operasi bisnis. Dengan demikian, perusahaan dimungkinkan untuk lebih mudah menentukan risiko yang akan didapatkan juga meminimalisir adanya kerugian.

Contoh Sentralisasi

Setelah membahas pengertian, tujuan, dan juga kelebihan dari sentralisasi. Berikut adalah beberapa contoh sentralisasi. Di Indonesia, terdapat beberapa contoh sentralisasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat, antara lain:

  • Pemerintah pusat Indonesia memiliki kekuasaan dalam mengatur dan mengelola alokasi anggaran fiskal sehingga ada kecenderungan sentralisasi fiskal yang tinggi di Indonesia. Pemerintah pusat mengumpulkan pendapatan dari berbagai sumber, termasuk pajak, dan kemudian mendistribusikannya kembali ke daerah-daerah melalui transfer keuangan. Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan mengurangi ketimpangan antar daerah dalam hal pengelolaan keuangan.
  • Pendidikan di Indonesia juga mengalami sentralisasi yang cukup tinggi. Hal ini terlihat dari penerapan kurikulum nasional yang sama di seluruh Indonesia, serta adanya standar nasional untuk penilaian dan evaluasi siswa. Selain itu, kebijakan pembangunan sekolah dan pengaturan guru juga diatur oleh pemerintah pusat.
  • Sistem hukum di Indonesia juga sangat terpusat pada pemerintah pusat. Meskipun terdapat hakim di setiap wilayah, tetapi keputusan pengadilan tertinggi dimiliki oleh Mahkamah Agung yang berada di bawah kendali pemerintah pusat. Selain itu, hukum positif Indonesia juga bersumber dari pemerintah pusat dan diatur melalui undang-undang nasional.

Nah, itulah penjelasan mengenai sentralisasi. Untuk kalian yang ingin mengikuti kursus online yang diadakan oleh Vocasia, Kalian bisa mendapatkan banyak materi yang sangat bermanfaat. Yuk, buruan daftar dan dapatkan segala benefitnya, langsung KLIK TOMBOL DI BAWAH INI!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *