Tanggal:25 May 2024

8 Tips yang Tidak Boleh Dilewatkan Pemula dalam Membuat Novel

Novel banyak digemari orang-orang untuk dibaca pada waktu senggang ataupun telah menjadi suatu kebiasaan yang rutin dilakukan. Pembawaan cerita yang ringan hingga agak rumit bisa disesuaikan dengan kesukaan pembaca terhadap novel tertentu. Hal tersebut membuat novel bisa dibuat oleh semua orang dari berbagai kalangan.

Kursus online IELTS Vocasia

Novel menjadi salah satu karya sastra berbentuk prosa yang memiliki karakter tersendiri. Lalu apa saja karakter suatu novel yang berbeda dengan karya sastra lain?

Novel berisi rangkaian cerita tentang kehidupan seorang tokoh dan karakter yang dibuat dengan menonjolkan sifat dan watak dari setiap tokoh dalam novel tersebut. Novel di dalamnya juga dilengkapi dengan unsur intrinsik dan ekstrinsik. Umumnya, novel memiliki sekurang-kurangnya 100 halaman atau jumlah kata lebih dari 35.000 kata.

Rata-rata seseorang membutuhkan waktu setidaknya 120 menit untuk selesai membaca novel. Cerita yang menarik dalam sebuah novel bisa sangat panjang dengan banyak kalimat yang diulang-ulang.

Baca juga: Cara Mengatasi Orang Tua Toxic

Tips Membuat Novel bagi Pemula

Cara Membuat Novel bagi Pemula. Sumber: unsplash.com

Setelah mengetahui karakteristik novel yang berbeda dengan karya sastra lainnya, kamu dapat memulai untuk menulis novel. Agar memudahkan proses pembuatan novel sebaiknya para pemula mengikuti tips-tips menulis novel berikut. 

Baca juga: Pekerjaan yang Menghasilkan Jasa

1. Fokuskan pada Genre yang Kamu Inginkan 

Memang tidak semua novel termasuk ke dalam kategori sempurna, tetapi beberapa novel mungkin akan membantu apabila kalian membayangkan dan memikirkan genre yang kalian sukai. Coba untuk membaca buku-buku penting guna memberikan pemahaman bagaimana cara membuat novel dengan genre tersebut.

Genre menjadi satu hal penting yang perlu ditentukan sebelum memulai menulis novel. Ketahui terlebih dahulu genre novel apa yang akan kamu sajikan. Kamu juga dapat membaca berbagai genre novel agar mengetahui kemampuan menulis yang paling berpotensi untuk selanjutnya kamu ciptakan sebagai novel. 

Novel terdiri atas berbagai genre yang bisa menjadi acuan, misalnya percintaan, komedi, fiksi ilmiah, fantasi, kejahatan, fiksi historis, thriller, dan sebagainya. Genre yang banyak ini bisa kamu nikmati satu persatu dalam novel agar pengetahuan dan wawasan yang kamu bangun semakin luas!

2. Pikirkan Ide Utama Cerita

Setelah mengetahui genre cerita yang ingin dibawakan dalam novel yang akan kamu tulis, tulis dan seleksi ide-ide yang kamu pikirkan. Dari salah satu ide tersebut, rumuskan dalam satu kalimat berstruktur lengkap untuk memudahkan penyortiran. 

Dalam menentukan ide utama cerita, imajinasi yang kamu bangun tidak terbatas dan jangan malah terpaku pada satu ide. Belum tentu beberapa ide yang kamu pikirkan bisa diubah menjadi cerita sehingga hal tersebut menuntun kamu untuk terus memikirkan banyak ide yang jumlahnya tidak terbatas.

3. Susun Target Pembaca

Tidak ada salahnya untuk membuat perkiraan segmentasi pasar yang ingin kamu capai. Prediksi target pembaca juga bisa membuat kamu memilih genre yang saat ini sedang populer untuk dibicarakan. Selain itu, target pembaca juga bisa membuat kamu mengetahui pilihan bahasa seperti apa yang tepat digunakan. 

Target pembaca ini tidak perlu dipastikan dengan tepat, kamu setidaknya cukup mempertimbangkan hal ini agar dapat fokus saat menulis novel dan mengurangi kesalahan dalam penggunaan bahasa yang tepat. 

Baca juga: Ciri Ciri Orang Tua Toxic

4. Buat Tokoh yang Mudah Diingat

Ciptakan tokoh utama dengan kepribadian dan pemikiran yang mencolok. Tidak hanya tokoh utama, kamu juga perlu membentuk karakter atau tokoh pendukung lainnya yang bisa menghidupkan cerita dalam novel. Berikan gambaran pada tiap tokoh atau karakter dengan lengkap meski kalian tidak menggambarkannya secara terperinci. Karakter yang tepat bisa menarik pembaca kepada cerita yang disajikan. 

Ciptakan juga konflik antara satu tokoh dengan tokoh lainnya. Tak sedikit penulis novel mengandaikan tokoh mereka sebagai manusia yang nyata dan berupaya semaksimal mungkin untuk menulis peran apa yang tepat untuk tokoh tersebut

5. Plot dan Setting Cerita

Kerangka plot dibuat sebagaimana rincian kejadian utama di awal, tengah, dan akhir. Jangan membuat cerita yang mengalir begitu saja, karena plot dibuat sebagai proses kreatif yang mencoba untuk dibangun. Walaupun novel memiliki karakter atau tokoh yang bagus, Jika alur ceritanya lemah akan cenderung tidak menarik pembaca. 

Ukuran novel yang baik bukan dilihat hanya sebatas happy ending, tetapi alur yang berusaha dibuat dari pokok pikiran dan menciptakan masalah atau konflik. Novel tidak selalu menyelesaikan konflik atau pertikaian sepenuhnya, ada permasalah yang dibiarkan begitu saja. Apabila pembaca menyukainya jenis konflik tersebut, akan diselesaikan oleh mereka sendiri dengan spekulasi masing-masing.

Menentukan setting waktu dan tempat yang tepat juga penting untuk mendukung cerita novel yang kamu buat. Penggambaran setting akan menarik pembaca seolah mengalami apa yang tokoh rasakan dalam cerita tersebut. Untuk menentukannya kamu bisa membayangkan atau memikirkan seluruh universal dengan tidak terbatas. 

Setting yang telah diputuskan juga akan menentukan suasana dalam novel, gaya penulisan, dan memengaruhi konflik yang dihadapi tokoh atau karakternya. Beberapa pertanyaan yang bisa kamu gunakan untuk memikirkan setting yang tepat di antaranya: (1) Apakah bersandarkan pada lokasi yang populer bagi kalian dalam kehidupan nyata? (2) Latarnya terjadi di bumi atau di galaksi lain? (3) Latarnya masa kini atau masa mendatang? (4) Bagaimana keadaan masyarakat di lokasi tersebut? (5) Berlangsung dalam kurun berapa lama?

6. Segera Menulis

Mulai menulis novel terlebih dahulu jika poin-poin sebelumnya telah berhasil kamu tentukan. Tidak perlu memikirkan penyuntingan, yang terpenting kamu segera memulai untuk menulis terlebih dahulu. Dengan mengutamakan penyusunan kisah, kamu bisa bebas dan mengeksplorasi gaya bercerita sesuai dirimu dari waktu ke waktu.

Saat mulai menulis, kamu tidak perlu memulainya dari bagian pertama. Apapun yang kamu pikirkan, coba untuk tuliskan secara mengalir. Setelah kamu banyak melakukan kemajuan dalam membangun novel, sangat disarankan untuk fokus dan mulai pada tahapan dalam menentukan jadwal rutin menulis. Hal ini akan membantu kamu untuk cepat menyelesaikan novel dan segera membawa ke penerbitnya.

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Hustle Culture

7. Tulis Dialog Percakapan yang Bermakna

Tulis dialog percakapan yang berpotensi menjadi point of view yang penting dan punya tujuan, langsung pada masalah, langsung menjelaskan, tidak berputar-putar, tidak bertele-tele, dan tidak hambar. Selain dianjurkan untuk membuat dialog yang realistis, buatlah dialog yang memuat pengungkapan. Selain itu, buat dialog dengan memuat pengungkapan antara tokoh sehingga dapat menentukan kualitas dialog dalam novel yang berpengaruh terhadap persepsi pembaca.

Dialog yang bagus dan diingat oleh persepsi orang lain menjadi tantangan sendiri bagi penulis. Kamu dapat menimbang dialog yang bagus dengan mencoba menyimak pembicaraan orang lain, seperti mendengarkan dan mengamati obrolan yang dilakukan orang lain.

Pastikan agar gaya bahasa dalam dialog sesuai dengan karakteristik tokoh. Hindari memakai dialog untuk menuangkan informasi pada pembaca dan alangkah baiknya bila dialog digunakan untuk memanusiakan tokoh, menciptakan masalah, dan membangkitkan alur cerita.

8. Tentukan Klimaks dan Ending Cerita

Tips menulis novel yang penting juga dengan menentukan klimaks. Klimaks adalah puncak atau titik balik cerita sebagai bagian yang paling dramatis dari cerita. Klimaks umumnya dilakukan ketika tokoh yang bersangkutan telah memahami apa yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan suatu konflik. Ketegangan yang mengganggu seorang tokoh menjadikannya perlu memilih tindakan terbaik yang berujung pada konflik akhir atau klimaks dalam novel.

Baca juga: Cara Membuat Desain Stempel di Corel

Itu dia beberapa tips menulis novel bagi pemula. Untuk kamu yang baru memulai untuk menulis novel, segera selesaikan dengan menerapkan beberapa tips di atas. 

Untuk membaca artikel menarik lainnya dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan yang kamu miliki, cukup dengan klik tautan berikut. Jangan lupa ikuti kami di Instagram untuk mengetahui update dan informasi terbaru yang pastinya sangat berguna!

Vocasia adalah salah satu platform edukasi online bersertifikat yang menyediakan banyak pelatihan untuk menunjang keahlianmu dalam berbagai macam bidang. Selain itu, dengan bergabung bersama Vocasia tentunya kamu akan berkesempatan untuk belajar banyak bersama mentor-mentor yang berpengalaman dalam bidangnya!

Nikmati segala penawaran khusus di Vocasia berupa potongan harga untuk mengikuti berbagai kelas online agar kamu semakin mahir dalam berbagai kemampuan! Segera temukan kursus terbaru yang cocok untuk kamu hanya dengan klik tautan berikut.

Baca juga: Ciri-ciri Negara Agraris

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *