Tanggal:23 July 2024

Tugas dan Tanggung Jawab Software Engineer

Apakah kamu ingin terjun ke dunia IT? Jika iya, software engineer adalah salah satu opsi karier yang bisa kamu dalami. Mengapa? Sebab ia merupakan posisi yang diprediksi akan sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan selama beberapa tahun mendatang. Apalagi dengan pertumbuhan teknologi yang pesat.

Menurut Ignatius Untung selaku Ketua Asosiasi E-Comerce Indonesia (idEA), diketahui bahwa gaji software engineer berkisar antara Rp 25 juta hingga Rp 30 juta. Nilai ini akan semakin naik seiring kemampuan dan jabatan yang dimiliki. Sungguh menggiurkan bukan?

Nah, bagi kamu yang tertarik untuk terjun ke pekerjaan ini, sebaiknya pahami dulu detail tugas dan tanggung jawab seorang software engineer. Tenang saja, kami sudah merangkumnya untuk kamu. Yuk, simak sampai akhir!

Tugas software engineer

tugas software engineer

source: pexels

Pada dasarnya, peran software engineer adalah mendalami seluruh sistem, program, dan software dalam perusahaan. Program-program yang harus mereka bantu kembangkan pun cukup beragam, mulai dari aplikasi, operating system, hingga game.

Selain hal-hal tersebut, sebenarnya apa saja tugas dari software engineer? Berikut daftarnya yang perlu kamu ketahui:

  • Bertugas melakukan riset, mendesain, mengembangkan, melakukan pengujian, serta memelihara suatu perangkat lunak.
  • Menyusun berbagai metodologi untuk mengoptimalkan proses pengembangan software agar dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.
  • Merekomendasikan dan mengimplementasikan metode yang paling cocok dalam sebuah proyek pengembangan software.
  • Melakukan tugas-tugas pemrograman, analisis sistem, dan sebagian tugas software quality assurance engineer.
  • Mengembangkan program yang sudah ada dan menganalisis serta mengenali area untuk modifikasi.
  • Menganalisis dana, waktu, serta kelayakan desain.
  • Berkomunikasi dengan klien terkait desain serta spesifikasi software yang dibutuhkan.
  • Melakukan pekerjaan secara lintas tim untuk memberikan bimbingan teknis dan mendukung seluruh proses pengembangan suatu produk.
  • Memberi dukungan teknis sebagai bagian dari proses pengembangan produk.
  • Memperbarui pengetahuan kemampuan teknis dan kemampuan dengan menghadiri in-house dan atau kursus eksternal, membaca manual, dan mengakses aplikasi baru.
  • Mengembangkan perangkat lunak melalui pemrograman berbasis objek.
  • Menghadirkan solusi untuk mengurangi berbagai kompleksitas pada setiap proyek dengan cara membagi sekumpulan masalah besar menjadi masalah-masalah yang lebih kecil. Dengan demikian, masalah tersebut dapat diselesaikan dengan solusi yang lebih baik dan efektif.

Baca juga: Data Engineer: Profesi Bidang IT dengan Prospek Kerja yang Menarik

Tanggung jawab software engineer

tanggung jawab software engineer

source: pexels

Posisi ini dapat diperoleh melalui pendidikan formal dengan jurusan tertentu, maupun jalur non formal seperti mengikuti sebuah pelatihan atau kursus intensif. Nah, mengikuti kursus bisa menjadi jalan pintas buat kamu yang tidak berasal dari jurusan terkait. Memang bisa? Tentu saja bisa. Caranya yaitu dengan mengikuti kursus online bersertifikat di Vocasia. Di sana ada banyak sekali kategori ilmu khususnya bidang IT. Sertifikasi keahlian yang kamu dapat bisa untuk melamar pekerjaan juga, lho. Tunggu apalagi? Segera pilih keahlian IT yang ingin kamu kuasai di sini dan join kelasnya!

Selain itu, pengalaman bekerja juga sangat menentukan tanggung jawab dan lingkup pekerjaan posisi software engineering, lho. Berikut ini penjelasan lengkap tanggung jawab dari software engineer pemula hingga menjadi software engineer profesional:

1. Software Engineer Pemula

Pemula dalam hal ini biasanya memiliki pengalaman kerja kurang dari 5 tahun. Pada posisi ini, biasanya bekerja secara berkelompok untuk mengerjakan proyek-proyek tertentu. Di tahapan ini, seorang pemula belum dibebankan tugas sebagai penentu keputusan.

Beberapa trik yang perlu dijalankan untuk menjadi posisi profesional adalah tetapkan tujuan dan bekerja secara konsisten. Selain itu, teruslah berlatih dengan memecahkan beragam permasalahan yang dihadapi. Selanjutnya, salah satu langkah lain yang bisa dilakukan adalah dengan membuat proyek sendiri.

2. Software Engineer Profesional

Software engineering profesional biasanya telah berkecimpung di dunia kerja selama lebih dari 5 tahun, serta telah menguasai seluk-beluk terkait pengembangan software perusahaan. Pada posisi ini, seorang  profesional dituntut dapat menjadi problem solver untuk mengatasi permasalahan perangkat lunak yang dihadapi.

Selain itu, beberapa hal yang dilakukan oleh software engineering profesional adalah melakukan strategi dan analisis pengembangan produk perangkat lunak, hingga memimpin sebuah proyek. Software engineer profesional juga biasanya telah memiliki beragam lisensi terkait bahasa pemrograman yang digunakan hingga sertifikat lain yang berkaitan.

Itulah pemaparan singkat mengenai tugas dan tanggung jawab software engineer. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Apa itu Game Developer? Jobdesc dan Skill yang Diperlukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *