Tanggal:21 February 2024

Apa Itu Doodle Art? Pengertian, Jenis, dan Teknik Pembuatan Doodle Art

Pasti untuk sebagian dari kamu tidak asing dengan doodle art? atau mungkin kamu sudah pernah membuatnya? Pada awalnya Doodle Art merupakan gambar yang dibuat secara tidak sengaja/sadar tanpa tujuan tertentu. Bentuknya bermacam-macam bisa berupa huruf, binatang atau hanya sekedar coretan abstrak.

Meskipun awalnya dibuat secara tidak sengaja, namun kini Doodle Art sudah menjadi salah satu bidang seni yang di perhitungkan. Karya seni ini mulai menjadi perhatian untuk dijadikan penghias visual pada kemasan.

Kamu dapat mengaplikasikan karya seni ini pada kemasan sehingga kemasan menjadi lebih menarik secara visual. Baik itu kemasan untuk minuman, makanan, atau produk lain. Doodle art dapat memberikan grafik daya tarik tersendiri. Oleh karena itu, pada kesempatan ini Vocasia akan membahas mengenai serba-serbi Doodle art. Simak, pembahasannya berikut ini.

Baca Juga | Inilah Prospek Kerja Lulusan DKV, Penghasilannya Menjanjikan!

Apa itu Doodle Art?

Jika diartikan secara harfiah doodle berarti “mencoret” dalam kamus diartikan “gambar yang tak berarti atau menggambar sambil melamun/ sambil memikirkan sesuatu”. Bisa dikatakan, doodle art adalah sebuah gambar atau coretan yang dilukis secara abstrak (walaupun terkadang memiliki pola tertentu), tidak terfokus, dan diciptakan secara spontan.

Sebuah karya Doodle biasanya melukiskan perasaan si pembuatnya, terlihat dari goresan yang dihasilkan terkadang keluar dengan sendirinya tanpa disadari. Doodle Art mampu menenangkan hati si pembuatnya. Semakin dibuat dengan sepenuh hati dan perasaan karya yang dihasilkan akan terlihat semakin unik, menarik dan bermakna. Membuat sebuah karya Doodle Art tidak hanya sekedar hobi corat-coret tapi mempunyai gaya dan ciri khas tersendiri serta makna yang dalam.

Baca Juga | Tutorial Flat Design Long Shadow Menggunakan Adobe Illustrator, Yuk Coba!

Jenis-jenis Doodle Art

1. Doodle Fantasy

Tema dari jenis ini adalah sifatnya yang fiksi. Biasanya hasil doodle art jenis ini dalam bentuk karakter-karakter tidak nyata yang ada di imajinasi sang kreator.

Baca Juga | Yuk Simak! Pengertian Dan Unsur Sinematografi

2. Doodle Floral

Sesuai dengan namanya, jenis ini dibentuk dengan menggabungkan elemen-elemen bunga sehingga menjadi sebuah bentuk tertentu.

3. Doodle Pattern

Pattern merupakan kata inggris yang bahasa indonesianya adalah pola. Pola yang digoreskan bisa hanya pola tunggal maupun kombinasi dari beberapa pola. Teknik penyusunannya membuat jenis ini terlihat indah, unik, dan memiliki daya tarik.

4. Doodle Animation

Jenis yang ini merupakan yang paling populer dari jenis yang lain karena doodle jenis ini menggambarkan karakter animasi. Penyuka jenis ini mayoritas adalah anak-anak. Orang dewasa juga banyak yang menyukainya terutama mereka yang merupakan fans dari animasi tertentu.

5. Doodle Graffiti

Doodle graffiti diaplikasikan dengan mengkombinasikan antara teknik typografi dan doodle. Biasanya hasil karya ini menuliskan suatu nama yang ditambah dengan beberapa elemen doodle seperti pattern misalnya disekitar nama yang telah dibuat tadi.

Baca Juga | Perbedaan Graphic Designer Dan Visual Designer

Jika anda ingin mengaplikasikan doodle art pada kemasan, anda perlu terlebih dahulu memilih jenis apa yang akan anda aplikasikan. Anda dapat menyesuaikannya dengan produk yang akan anda kemas. Misalnya, produk yang akan dikemas adalah makanan yang dijual untuk anak-anak, anda bisa memilih jenis doodle animation, karena anak-anak tidak lepas dari animasi misalnya doraemon, one piede, dan lain-lain.

Teknik Membuat Doodle Art

1. Unplanned Doodle

Teknik ini adalah teknik yang bersifat spontan ketika mengerjakannya. Maksudnya adalah tanpa direncanakan, langsung menggoreskannya di media yang akan digambar. Tak ada pembuatan sketsa dalam proses ini.

2. Semi-Unplanned Doodle

Sesuai namanya, teknik ini dilakukan dengan cara sebagian terencana dan sebagiannya lagi tidak. Membuatnya dengan cara spontan sambil memikirkan makna dari apa yang sedang dibuat.

3. Planned Doodle

Berlawanan dengan teknik yang pertama, unplanned doodle. Teknik terakhir, planned doodle dibuat dengan menggunakan rencana. Rencananya biasanya berbentuk sketsa dan makna atau nilai filosofi yang terkandung pada hasilnya nanti. Hasilnya akan terlihat lebih rapi, terkonsep, dan bermakna.

Teknik juga berhubungan dengan jenis doodle art. Jika anda telah memilih jenisnya dan juga telah menyesuaikan dengan produk yang akan anda kemas, selanjutnya adalah memilih teknik. Apakah anda hanya ingin menggoreskannya langsung di kemasan, atau ketika anda membuatnya, kemudian memikirkan maknanya, atau anda ingin mengkonsepnya dengan cara membuat sketsa dan memikirkan maknanya.

Baca Juga | Ingin Jadi Desainer Grafis? Inilah Deretan Tugas Desainer Grafis Yang Harus Kamu Tahu!

autocad
belajar photoshop
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *