Tanggal:25 April 2024

Apa Itu CPM? Pengertian, Penting dan Cara Menghitungnya

Cost Per Mille (CPM) merupakan hal yang penting saat kamu sedang melakukan kampanye online. CPM merupakan salah satu metrik yang akan membantu dalam mendapatkan keberhasilan iklan kamu.

Dengan CPM kamu akan dapat data dari performa iklan kamu; dengan memiliki data tersebut kamu bisa membandingkan performa iklan kamu di berbagai platform untuk menentukan channel mana yang paling efektif untuk mencapai tujuan marketing kamu.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui apa itu CPM, pentingnya CPM, dan bagaimana cara menghitung CPM. Pada artikel Vocasia kali ini kami akan membahas mengenai CPM, jadi mari simak sampai selesai!

Apa itu CPM

CPM adalah model pembayaran iklan online yang digunakan website untuk menentukan harga display iklan di tempat yang dibayar oleh pengiklan. Nama lain dari CPM adalah cost per thousand.

CPM adalah metode penghitungan biaya iklan yang banyak disukai oleh pemilik platform karena mereka dibayar hanya untuk menampilkan iklan. Walaupun begitu, tarif CPM sendiri tergolong rendah sehingga platform-platform ini membutuhkan traffic yang tinggi untuk dapat menghasilkan uang dari iklan CPM. Pada tahun 2021, rata-rata CPM iklan di Facebook dan Instagram mencapai $9, sedangkan rata-rata CPM di LinkedIn dan Twitter adalah sekitar $6,50.

Inilah yang dimaksud dengan strategi pemasaran online. Untuk mengetahui apa itu CPM, Anda bisa jabarkan sendiri karena CPM menjadi suatu hal yang cukup penting dalam strategi pemasaran masa kini.

Mengapa CPM Itu Penting?

CPM sangat penting untuk kampanye bisnis atau usaha kamu. Dengan menggunakan CPM, kamu akan meningkatkan brand awareness. Karena iklan yang ditampilkan secara mencolok di website yang memiliki traffic yang tinggi akan membantu promosi bisnis atau usaha kamu.

Ini menandakan bahwa lewat pemasaran online, Anda bisa meningkatkan brand awareness sampai ke seluruh penjuru dunia jika Anda mau. Semakin banyak orang kenal brand Anda, maka pemasukan (revenue) perusahaan semakin meningkat.

Dengan menggunakan CPM, bisnis atau usaha kamu akan dengan mudah membandingkan keefektifan beberapa sosial media yang berbeda. Contohnya jika media sosial perusahaan kamu memiliki angka CPM lebih rendah dibanding beriklan di search engine, perusahaan bisa berfokus untuk mengelola media sosial yang lebih baik karena lebih mudah untuk menjangkau 1.000 orang.

Cara Menghitung CPM

Untuk menghitung CPM metode yang diperlukan itu mudah dilakukan, kamu hanya tinggal membagi semua biaya iklan dengan jumlah tayangan lalu dikali seribu. Pengiklan harus membayar kepada platform tempat mereka memasang iklan ketika setiap iklan tersebut tayang sebanyak 1.000 kali.

Berikut rumus dari CPM 

[CPM] = Total biaya iklan x 1.000
Total impresi

Contoh menghitung CPM adalah ketika total biaya iklan yang dikeluarkan sebnyak Rp3.000.000 dan total jumlah tayangan yang didapatkan Rp1.500.000. Maka perhitungannya sebagai berikut:

[CPM] = Total biaya iklan x 1.000
Total impresi

CPM = 3.000.000 x 1.000
1.500.000

CPM = 2 x 1.000

CPM = Rp2.000

Jumlah CPM untuk iklan tersebut atau biaya iklan setiap tayang 1.000 kali adalah Rp2.000.

Cara Mengoptimasi

Bagaimana ya cara mengoptimasi CPM yang efektif? Berikut cara mengoptimasi CPM secara efektif :

1) Menentukan Target Audience 

Menentukan target audience dengan tepat adalah bagian strategi pemasaran yang sangat penting. Saat kamu mengetahui siapa target konsumen yang kamu cari kamu, maka biaya iklan akan mengalir secara optimal .

2. Buat Konten Iklan yang Menarik dan Sesuai Target Pasar

Anda wajib membuat suatu konten iklan yang menarik, berkualitas baik, dan sesuai target pasar yang Anda bidik. Ini dilakukan agar tujuan beriklan Anda dapat tercapai dengan tepat.

3. Mengatur Frekuensi Tayangan

Untuk mendapatkan hasil konversi yang maksimal, pastikan iklan tidak mampir lebih dari dua kali pada orang yang sama.

4. Tambahkan Testimoni

Konsumen semakin melek informasi. Tidak mengherankan bahwa keputusan beli bisa sangat ditentukan oleh rating atau ulasan dari sesama pembeli. Untuk itulah, demi meningkatkan kredibilitas bisnis Anda, sertakan testimoni pada profil bisnis Anda.

Sekian artikel mengenai CPM beserta fungsi dan cara menghitungnya. Sobat ingin tahu mengenai digital marketing? Ayo ikuti kursus “Memulai Bisnis dengan Menerapkan Strategi Pemasaran melalui Digital Marketing” dengan menekan tombol di bawah ini!!

Kursus digital marketing
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *