Tanggal:21 May 2024

6 Jenis Investasi Jangka Panjang

Kalian tertarik untuk terjun melakukan investasi sejak dini? Pilihan jenis investasi jangka panjang merupakan solusinya. Dengan investasi, seseorang akan mendapatkan keuntungan tanpa harus mengeluarkan tenaga ekstra.

Selain itu, investasi juga salah satu cara meningkatkan perekonomian negara. Semakin banyak investor dalam suatu negara, hal itu menandakan bahwa negara tersebut stabil dan aman keadaannya untuk dijadikan tempat berinvestasi.

Namun perlu diingat, dalam memulainya tidak boleh sembarangan. Apalagi hanya ikut-ikutan orang lain saja. Harus ada pertimbangan dan rencana yang matang. Terutama jika kalian masih pemula, hal yang wajib kalian pertimbangkan seperti dana, risiko, waktu, tujuan berinvestasi, dan lain sebagainya. Pertimbangan inilah yang perlu diperhatikan dengan baik. Tentunya supaya investasi dapat berlangsung sesuai dengan apa yang kita inginkan, yakni memperoleh profit di kemudian hari.

Baca Juga | Daftar Saham Blue Chip 2022 Yang Perlu Kamu Ketahui!

Saat ini kemajuan teknologi kian pesat perkembangannya. Untuk itu, melakukan investasi bukanlah hal yang sulit. Akan tetapi, yang cukup sulit adalah ketika menentukan investasi mana yang sekiranya yang cocok bagi kita. Apabila dilihat berdasarkan jangka waktunya, investasi dapat dibagi menjadi investasi jangka pendek, menengah, serta panjang.

Nah, jika kalian masih pemula, investasi yang paling cocok untuk dipilih yaitu jenis investasi jangka panjang. Kabarnya, investasi jenis ini lebih menguntungkan dibandingkan dengan yang lainnya, lho. Ingin tahu lebih jelasnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini karena akan Vocasia bahas secara detail!

Baca Juga | Kenali Window Dressing Dalam Investasi Saham!

Apa itu Investasi Jangka Panjang?

Ilustrasi Investasi Jangka Panjang (Freepik)

Investasi jangka panjang merupakan investasi yang baru dapat dicairkan setelah jangka waktu lebih dari 1 tahun bahkan 10 tahun. Investasi jenis ini dapat dikatakan juga sebagai penanaman sebagian kekayaan suatu perusahaan pada perusahaan lain dengan tujuan untuk memperoleh pendapatan tetap dalam setiap periode. Pendapatannya dapat berupa bunga, royalty, dividen, uang sewa, dan lainnya.

Meskipun memilih jenis investasi dalam jangka panjang membutuhkan penantian yang lama, profit yang akan didapatkan pun setimpal dengan penantiannya. Dalam hal ini Investasi jangka panjang bisa dikatakan sama seperti menanam kekayaan atau modal dari seseorang atau sebuah perusahaan guna mendapatkan penghasilan tetap.

Baca juga | Investasi: Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya

6 Jenis Investasi Jangka Panjang

Ilustrasi Perolehan Hasil Investasi (Freepik)

Ada beberapa jenis investasi jangka panjang yang bisa kalian pilih untuk menginvestasikan aset yang dimiliki, di antaranya sebagai berikut:

1. Reksadana

Reksadana merupakan surat berharga sebagai bukti suatu aset atau klaim aset. Keuntungan menggunakan reksadana ada beberapa pilihan, di antaranya adalah saham, obligasi, dan pasar mata uang yang dapat disesuaikan dengan dana dan juga risikonya. Investasi reksadana cocok bagi kalian yang terjun di dunia bisnis. Investasi ini dilakukan oleh manajer investasi sehingga sangat cocok pula untuk pemula. Sebagai investor, kalian tinggal memilih instrumen investasi yang paling cocok dengan risiko yang sanggup untuk ditanggung.

Baca Juga | Jenis Investasi Yang Cocok Untuk Pemula

2. Emas (Logam Mulia)

Emas adalah salah satu logam mulia yang indah dan digemari banyak orang. Ia menjadi salah satu investasi yang sangat menguntungkan, lho. Mengapa? Karena emas mempunyai nilai atau harga yang selalu naik setiap tahunnya. Selain memiliki nilai jual yang tinggi, emas ternyata juga sangat aman dalam berbagai keadaan serta stabil dan anti inflasi. Jika kalian berinvestasi emas selama 5 tahun, keuntungan yang didapatkan tentu akan berlipat ganda.

Selain itu, keberadaan emas juga sangat diterima oleh seluruh elemen masyarakat sebagai instrumen investasi yang menjanjikan. Tidak peduli bagaimana gejolak naik turun perekonomian suatu negara, nilai jual emas cenderung akan stabil. Oleh sebab itu, jenis investasi jangka panjang ini banyak dipilih investor pemula karena minim risiko.

Baca Juga | Mau Berinvestasi Emas Tapi Masih Pemula? Ikuti 5 Tips Ini

3. Properti

Tanah dan bangunan memang menjadi investasi yang paling menguntungkan karena memiliki harga yang terus naik setiap tahunnya dengan persentase hingga 20 persen. Jika memiliki investasi ini, tentunya kalian akan mendapatkan peluang yang besar dan tentu saja menjanjikan.

Sayangnya, banyak anak muda yang enggan melakukan investasi ini karena dinilai memiliki modal yang besar. Harga sebuah properti bisa mencapai ratusan hingga miliaran rupiah per unitnya. Apalagi jika terletak di kawasan perkotaan. Walaupun memiliki harga yang mahal, return yang akan diberikan tentunya sangat besar.

Baca Juga | 8 Cara Sederhana Mengatur Keuangan Pribadi Yang Baik

4. Asuransi

Jika kalian ingin memperkecil risiko kehilangan suatu benda atau kerusakan suatu benda, asuransi menjadi pilihan yang utama. Selain akan mendapatkan proteksi atau perlindungan, dengan asuransi kalian juga akan mendapatkan keuntungan lain. Asuransi yang sering kali dijadikan investasi yang menguntungkan oleh banyak orang adalah asuransi dwiguna dan asuransi unit link.

Baca Juga | Asuransi: Pengertian, Fungsi, Jenis, Dan Contohnya

5. Investasi Leher Keatas (Pengetahuan)

Sederhananya, investasi leher ke atas merupakan investasi berupa ilmu yang dapat terus-menerus seseorang gali dan praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentunya akan membuatmu menjadi seorang yang ahli di bidangnya. Bahkan, kalian bisa meraup banyak uang dari investasi ini. Selain itu, investasi ini juga bermanfaat bagi orang lain yang mendapat transferan ilmu darimu. Inilah investasi paling mahal dan berharga. Seperti nasihat yang mengatakan, “Uang ataupun harta benda tidak akan dibawa mati, kecuali ilmu yang bermanfaat.”

Baca Juga | Yuk Mengenal Waran Dalam Investasi! Ini Keuntungan Dan Risikonya

6. Obligasi

Obligasi merupakan surat berharga dari peminjam kepada pemberi pinjaman. Investasi ini cocok untuk para pebisnis maupun pengusaha. Mereka akan memperoleh dana untuk meningkatkan usahanya. Jangka waktu yang ditawarkan pada investasi jenis ini adalah 2 hingga 3 tahun. Nantinya akan mendapatkan surat utang yang berperan sebagai bukti transaksi antara investor dengan pihak penerbit obligasi. Keuntungannya adalah dapat membandingkan bunga tahunan yang didapatkan.

Karena dijamin oleh negara, jenis investasi jangka panjang ini sangat rendah risikonya. Bahkan, sampai sekarang belum ada kasus pembayaran komisi yang telat ataupun gagal. Sehingga, investasi obligasi cocok untuk investor pemula. Obligasi juga menguntungkan kedua belah pihak. Perusahaan yang mengeluarkan obligasi mempunyai kesempatan memperoleh modal dari piutang untuk meningkatkan bisnis. Sedangkan pihak piutang sebagai bentuk investasi yang akan mendatangkan profit di masa yang akan datang.

Nah, itulah deretan jenis investasi jangka panjang yang bisa kalian pahami. Dari penjelasan di atas, kalian tertarik untuk mencoba yang mana, nih? Pastikan memikirkan semuanya dengan matang, ya. Sehingga, kalian akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan.

Semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat. Ikuti terus media sosial kami agar tidak ketinggalan informasi lainnya dari Vocasia, ya!

Baca Juga | Apa Itu Market Cap? Berikut Jenis Dan Cara Menghitungnya

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *