Tanggal:17 June 2024
jawaban interview motivasi kerja

8 Contoh Jawaban Motivasi Kerja untuk Interview Perusahaan

Pernahkah kamu melamar pekerjaan? Tentu kamu akan melewati sesi wawancara sebagai ajang penentu diterima atau tidaknya kamu. Sesi ini tidak hanya ditujukan kepada salah satu posisi. Seluruh posisi harus melewati tahap ini saat melamar kerja. Sesi wawancara ini kerap disebut sebagai tahap interview.

Dalam interview kamu akan mendapat banyak pertanyaan yang harus dijawab saat itu juga. Salah satu pertanyaan yang hampir tidak pernah terlewat adalah motivasi kamu melamar di posisi tersebut. 

Saat menjawabnya, kamu harus mempertimbangkannya secara matang dan serius. Meski terlihat sepele, ia memiliki dampak besar terhadap keberlanjutan proses seleksi. Oleh karena itu, siapkan jawaban terbaik dan menampakkan kesungguhan. 

Seperti apa jawaban motivasi kerja yang masuk dalam kategori baik? Jawabannya ada dalam pembahasan di bawah ini. Artikel ini akan memberikan tips jawaban interview motivasi kerja yang tepat. Simak hingga akhir, ya!

Baca juga: Yuk Mengenal Apa Itu Budaya Perusahaan!

Bentuk Pertanyaan Interview Motivasi Kerja

jawaban interview motivasi kerja

Ilustrasi Bentuk Pertanyaan Motivasi Kerja (Source: pixabay)

Pertanyaan terkait motivasi, biasanya diajukan dengan berbagai bentuk. Ada yang secara langsung, ada juga yang tersirat. Berikut adalah beberapa pertanyaan interview motivasi kerja yang sering diajukan oleh HRD.

  1. Apa yang membuat Anda semangat dalam bekerja?
  2. Anda menganggap hari kerja terasa paling indah, saat dalam keadaan apa?
  3. Apa inspirasi terkuat Anda?
  4. Apa motivasi anda bekerja dan melamar di posisi ini?
  5. Hal apa yang membuat Anda bekerja secara maksimal?

Mengapa Pertanyaan Motivasi Kerja Diajukan?

Apa sebenarnya maksud HRD menanyakan hal tersebut? Pertanyaan tersebut diajukan untuk mencari tahu kesesuaian antara motivasi dan posisi yang dilamar. Selain itu, HRD juga dapat menilai kestabilan dan tanggung jawab para pelamar saat bekerja berdasarkan jawaban dari pertanyaan tersebut. Berdasarkan jawaban tersebut juga, HRD bisa mengenali sifat yang dimiliki masing-masing pelamar.

Baca juga: Berikut Etika saat Bertemu Klien, Yuk Terapkan!

Tips Menjawabnya

tips menjawab wawancara kerja

Ilustrasi Tips Menjawab Pertanyaan Interview (Source: Pixabay)

Sebelum mengetahui cara dan contoh jawaban, kamu harus mengetahui dasar-dasar menjawabnya. Pastikan jawaban yang kamu utarakan mengandung hal-hal berikut ini.

1. Jujur

Tidak hanya pertanyaan terkait motivasi, seluruh jawaban dari setiap pertanyaan harus kamu jawab dengan jujur. Kejujuran yang kamu tunjukkan akan memberikan kesan jawaban yang natural dan tidak dibuat-buat. Sehingga, HRD akan percaya terhadap setiap jawaban yang kamu utarakan.

2. Motivasi Selaras dengan Rencana Jangka Panjang 

Tiap orang pasti memiliki motivasi kerja yang berbeda-beda. Hal tersebut berlaku sama dengan posisi yang dilamarnya. Motivasi yang kamu utarakan harus memiliki tujuan yang jelas dan selaras dengan posisi yang dilamar. Dengan demikian, HRD akan memberimu nilai plus karena dianggap visioner.

3. Jawab dengan Sepenuh Hati

Kamu juga boleh memberi sedikit bumbu haru dan perasaan yang menggebu saat menjawabnya. Namun, kamu tidak boleh berlebihan dan memberi kesan yang dibuat-buat. Biarkan tahap interview mengalir dan tidak kaku. 

Baca juga: 7 Etika Saat Memecat Karyawan, HRD Wajib Miliki!

Contoh Jawaban Interview Motivasi Kerja

Setelah mengetahui tips menjawabnya, berikut adalah contoh jawaban interview kerja yang tepat.

1. Menghubungkan dengan Pengalaman dan Keahlian

Keahlian dan beberapa pengalaman baik organisasi maupun magang dapat menjadi dasar jawaban motivasi kamu. Berikut adalah contoh jawaban interview motivasi kerja berkaitan dengan pengalaman:

“Saya pernah turut andil dalam beberapa organisasi dan kepanitiaan. Di sana, saya banyak mendapatkan ilmu mengenai kepemimpinan, kerja tim, manajemen waktu, dan manajemen risiko yang baik. Berdasarkan pengalaman tersebut, saya yakin bahwa bekal yang saya miliki pantas untuk diimplementasikan pada perusahaan ini”

2. Sesuai dengan Minat

Refleksikan motivasimu berdasarkan minat dan passion yang kamu miliki. Tunjukkan bahwa kamu sangat bersungguh-sungguh pada posisi yang kamu lamar. Kamu dapat menggunakan jawaban berikut:

“Motivasi saya melamar pada pekerjaan ini karena sesuai dengan minat dan latar belakang pendidikan saya. Seperti yang diketahui, Copy Writer adalah posisi yang bertugas memproduksi konten dan tulisan-tulisan untuk kemajuan perusahaan. Hal tersebut sesuai dengan jurusan saya, yakni Bahasa dan Sastra Indonesia. Oleh karena itu, saya merasa dapat bekerja maksimal ketika saya diterima dan ditempatkan dalam posisi ini.”

3. Mempunyai Visi dan Misi yang Sama dengan Perusahaan 

Berbeda dengan jawaban lain, kali ini kamu membutuhlan sedikit effort untuk mengutarakannya. Pasalnya, kamu harus mencari tahu visi dan misi perusahaan terlebih dahulu. Setelah itu, sesuaikan dengan visi dan misi yang kamu miliki. Implementasinya sebagai berikut: 

“Sama seperti visi perusahaan, saya juga ingin memajukan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Gresik. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan mudah ketika diusahakan secara bersama-sama. Saya ingin berkontribusi penuh membantu perusahaan dalam mecapai tujuan tersebut”.

4. Memahami Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan dapat dijadikan alasan untuk motivasi kerjamu. Contohnya seperti di bawah ini.

“Saya ingin sekali bekerja dan diterima di perusahaan ini karena vibes-nya terlihat begitu menyenangkan. Orang-orang yang ramah dan memiliki tujuan sama, membuat saya semangat dalam bekerja. Saya yakin rasa nyaman yang timbul akan membuat betah para pekerjanya. Kontribusi yang saya berikan juga sudah pasti maksimal.”

5. Meninggalkan Zona Nyaman

Selain jawaban-jawaban di atas, kamu juga dapat mengutarakan bentuk semangatmu dalam bentuk berikut:

“Saya menyadari bahwa posisi ini jauh berbeda dengan latar belakang pendidikan saya. Namun, hal tersebut tidak menjadi halangan karena saya adalah pribadi yang begitu menyukai tantangan. Suasana kerja baru, teman baru, dan tugas baru, memacu semangat saya untuk terus belajar dan menekuni bagian demi bagian.”

6. Jawaban yang Optimis

Tunjukkan sikap yang optimis. Hal ini menjadi nilai plus yang memperlebar peluangmu diterima oleh HRD.

“Saya adalah pribadi yang disiplin, pekerja keras, memiliki manajemen waktu yang baik, dan menyukai tantangan. Saya yakin kemampuan tersebut menjadi poin lebih yang dapat membantu mencapai tujuan perusahaan”.

7. Realistis dan Tepat Sasaran

Utarakan jawaban yang realistis dan tepat sasaran. Contohnya adalah sebagai berikut: 

“Tujuan saya melamar di perusahaan dan posisi ini adalah ingin menginplementasikan ilmu dan keahlian yang saya miliki. Relasi dan lingkungan kerja yang positif adaah bonus yang akan saya dapatkan.”

8. Menunjukkan Data

Data adalah bahan terkuat yang dapat dijadikan sebagai landasan jawaban. Pastikan data yang kamu gunakan kredibel dan akurat.

“Saya mendengar bahwa tahun lalu, perusahaan pernah mendapatkan gelar sebagai perusahaan dengan income terbanyak. Hal tersebut memacu semangat saya untuk membantu perusahaan merebutnya kembali”.

Itulah beberapa contoh jawaban interview motivasi yang baik. Kamu dapat menggunakannya saat melewati tahap wawancara. Gunakan jawaban yang terbaik. Jangan khawatir, tidak ada jawaban yang salah. Adanya jawaban yang kurang tepat dan harus dihindari. Selamat mencoba!

Baca juga : Saat Wawancara Ditanya, Mengapa Ingin Bekerja Disini? Ini Jawaban Tepatnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *