Tanggal:17 June 2024

Mengenal Jobdesk dan Skill Sales Executive

Sales executive adalah posisi yang lazim di dunia bisnis. Posisi pekerjaan ini juga memiliki nama yang berbeda-beda, seperti di beberapa perusahaan, sales executive disebut account executive, lalu di perusahaan asuransi, posisi sales executive disebut financial advisor.

Posisi ini merupakan salah satu yang berperan dalam pendapatan perusahaan. Mereka menjadi jembatan antara perusahaan dan pembeli. Mulai dari pengenalan, negosiasi harga, pemesanan, pengiriman, serta menjaga hubungan baik. Namun tidak hanya itu, tugas sales executive juga bertanggung jawab menyusun strategi penjualan secara keseluruhan.

Peran sales executive yang mencakup segala hal yang berhubungan dengan penjualan produk, menuntut mereka harus dapat menguasai sebuah keahlian atau keterampilan khusus, yang umumnya wajib dimiliki oleh seorang sales executive. Skill ini pun ditujukan untuk menunjang tugas-tugas sales executive. Lantas, apa sebenarnya definisi dari sales executive itu? Apa jobdesk-nya? Dan apa saja skill yang harus dikuasai? Berikut di bawah ini kami rangkumkan untuk kamu, simak yuk!

Baca juga: Perbedaan Marketing Dengan Sales

Apa Itu Sales Executive?

Sales Executive adalah tim penjualan yang membantu perusahaan atau organisasi dalam menjual produk atau layanan perusahaan kepada calon pelanggan atau target pasar. Keberadaan mereka menjadi ujung tombak perusahaan karena dapat menghasilkan pemasukan.

Menjadi seorang sales executive merupakan sesuatu yang penuh tantangan. Sebab pekerjaan ini akan menuntut kamu untuk bepergian bertemu klien, bahkan ke luar kota, demi mencapai target penjualan perusahaan. Hal ini yang membuat mobilitas seorang sales executive sangat tinggi.

Baca juga : Apa itu Target Market?

Jobdesk Seorang Sales Executive

Ketika hendak melamar pekerjaan sebagai sales executive, kamu harus membaca bagian kolom jobdesk-nya terlebih dahulu. Agar kamu dapat memiliki gambaran mengenai lingkup kerja apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabmu nanti.

Secara umum tugas sales executive adalah mencakup dua hal, yaitu Sales Executive Business to Business (B2B) dan Sales Executive Business to Consumer (B2C). Agar kamu dapat lebih memahaminya, berikut ini penjelasan lebih lengkapnya.

  • Business to Business (B2B): Ini merupakan tugas pertama, yang memastikan barang, produk, atau layanan yang ditawarkan dapat dibeli oleh perusahaan lainnya. Pendekatan yang digunakan sales executive B2B lebih kepada mengenalkan manfaat produk bagi perusahaan lain.
  • Business to Consumer (B2C): Salah satu pekerjaan dan tugas dari sales executive adalah lumrah berhubungan dengan pembeli atau consumer. Tugas sales executive pada industri B2C antara lain meeting dengan klien potensial, negosiasi perjanjian, hingga riset pasar.

Selain dua jenis tugas di atas, ada satu tugas yang menjadi dasar dari pekerjaan seorang sales executive, yaitu direct sales executive. Berikut ini beberapa jobdesk lain dari pekerjaaan sales executive, tetapi perlu diingat setiap perusahaan atau startup mungkin menerapkan jobdesk yang berbeda:

  • Memberi informasi tentang produk dan layanan
  • Memenuhi target penjualan bulanan dan tahunan
  • Menghasilkan prospek penjualan melalui telepon, email atau bertatap muka langsung
  • Memelihara basis data Customer Relationship Management (CRM)
  • Melakukan pertemuan tatap muka atau presentasi online untuk proses penjualan
  • Menjaga hubungan yang baik dengan klien saat ini dan yang baru
  • Mempersiapkan dokumen invoice, kontrak, hingga proposal
  • Menghadiri pameran dagang
  • Meninjau kinerja penjualan

Baca juga | 5 Cara Menjadi Sales Pemula yang Sukses

Skill yang Harus Dimiliki oleh Sales Executive

Apabila kamu tertarik untuk melamar atau mencari pekerjaan sebagai sales executive, pastikan kamu menguasai skill berikut.

1. Product Knowledge

Wawasan terhadap produk sangat mempengaruhi cara klien menangkap nilai suatu produk. Penting untuk menjelaskan tentang bagaimana produk bekerja, manfaat yang ditawarkan, dan promosi yang berlaku agar klien tertarik dengan produk.

Baca Juga | Yuk Coba! Cara Belajar Digital Marketing Sampai Mahir

2. Interpersonal skill

Skill ini berupa kemampuan komunikasi dengan orang lain baik secara individu maupun kelompok. Hal yang ditekankan dalam interpersonal skill yaitu kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik bagi calon pelanggan, agar dapat memahami kebutuhan mereka melalui produk atau layanan yang disediakan serta membangun komunikasi yang efektif.  Di samping keduanya, kamu pun harus pintar mengolah emosi saat berkomunikasi dengan mereka.

3. Time Management

Seorang sales executive akan banyak menghabiskan waktunya untuk meeting dan bertemu banyak orang. Belum lagi ia juga harus melakukan follow up dengan klien mengenai penawaran yang sudah diberikan. Melihat padatnya kegiatan tersebut maka kemampuan time management menjadi suatu keharusan. Dengan begitu semua progress dan timeline pekerjaan dapat berjalan lancar.

4. Storytelling

Ada beberapa calon konsumen yang anti dengan penawarkan langsung produk atau jasa, biasanya sales executive akan mudah ditolak karena cara pengenalannya yang tidak elegan. Salah satu metode cara pengenalan atau penawaran produk yang baik adalah dengan bercerita. Hal yang diceritakan tidak harus langsung mengarah pada rencana calon klien untuk membeli atau memakai jasamu, namun bisa dengan mencari tahu dulu mengenai kegiatan kesehariannya.

5. Analisis Data dan Informasi Penjualan

Untuk bisa merancang strategi diperlukan analisis yang mendalam terhadap penjualan yang bersangkutan. Data dan informasi yang biasanya dianalisis ialah menyangkut klien, posisi perusahaan, posisi kompetitor, trend bisnis, dan regulasi yang berlaku.  Kemampuan membaca serta menerjemahkan data dan informasi akan menghasilkan pola dan pemahaman terhadap kondisi pasar. Dari situlah strategi akan dirumuskan untuk kemudian akan diimplementasikan.

6. Empati

Empati adalah kemampuan untuk mengenali dan menempatkan diri seakan-akan merasakan perasaan yang sama. Sikap ini diperlukan untuk memahami kebutuhan dalam pendekatan terhadap klien. Tentu klien akan merasa terbantu dan memutuskan membeli produk. Jika merasa puas dengan produkmu, kemungkinan klien juga akan merekomendasikan produk perusahaan kepada rekan-rekannya.

Sebab penjualan menjadi titik penting dalam sebuah perusahaan, penting bagi sales executive untuk menjalankan tugasnya dengan maksimal dan sepenuh hati. Dari posisi ini, kemungkinan besar kamu akan naik jabatan sebagai sales manager. Seorang sales manager bertanggung jawab untuk melakukan supervisi terhadap sebuah tim sales.

Nah, Itu dia penjelasan mengenai jobdesk dan skill sales executive yang harus dipahami. Bagaimana, apakah kamu tertarik dan merasa cocok untuk bekerja di bidang ini? Apabila kamu khawatir dengan tuntutan target penjualan, kamu bisa mempelajari strateginya terlebih dahulu pada course “Membangun Kebiasaan Orang Sales Sukses untuk Sukses” di Vocasia. Di sini kamu akan dimentoring oleh Dewi Setiawati. Beliau adalah seorang praktisi dan professional pada jasa keuangan dengan pengalaman di bidang Sales Marketing dan Interpersonal Skills selama 24 tahun. Selamat mencoba!

Baca Juga | Mengenal Jenis-Jenis Channel Marketing

banner Kursus Online Bisnis Growth Hacking di Vocasia
kiat menjadi pengusaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *