Tanggal:17 June 2024

Apa itu JavaScript? Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya!

Bagi Anda yang belum pernah berkecimpung di dunia pemrograman, Anda pasti bertanya-tanya, apa itu JavaScriptJavaScript adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dalam kurun waktu dua puluh tahun ini.

Bahasa pemrograman ini banyak digunakan dalam pengembangan website, aplikasi, game, dan lainnya. Bahkan, produk dari perusahaan besar seperti Google, Facebook, dan LinkedIn juga telah menggunakan JavaScript.

Jika Anda menguasai JavaScript, Anda bisa membuat website lebih menarik dan membuat pengunjung betah. Bahkan, Anda juga dapat mengembangkan game online berbasis web yang populer di kalangan anak muda. Apakah Anda tertarik mempelajari JavaScript?

Namun, sebelum Anda mulai belajar JavaScript, ada baiknya Anda ketahui terlebih dulu pengertian JavaScript, fungsi, kelebihannya, dan sedikit panduan belajar JavaScript. Karena itu, pada artikel ini Vocasia akan membahas mengenai serba-serbi JavaScript. Simak pembahasannya berikut ini.

Baca Juga | Java vs JavaScript

Pengertian Javascript

JavaScript adalah bahasa pemrograman populer yang digunakan untuk membuat situs dengan konten website yang dinamis. Faktanya, ada lebih dari 67,7 persen developer yang menggunakan JavaScript.

Konten dinamis artinya konten dapat bergerak atau berubah di depan layar tanpa perlu mereload halaman. Misalnya saja, fitur slideshow foto, gambar animasi, pengisian poling, dan lainnya.

JavaScript sendiri sebenarnya biasanya dikolaborasikan dengan HTML dan CSS. Di mana HTML digunakan untuk membuat struktur website dan CSS untuk merancang style halaman website. Lalu, JavaScript berperan menambahkan elemen interaktif untuk meningkatkan engagement pengguna. Contohnya seperti, ketika Anda memberikan like dan komentar di Twitter. Anda bisa melihat munculnya jumlah like dan komentar yang terus bertambah secara real time, tanpa direload.

Pada awalnya JavaScript adalah bahasa pemrograman yang hanya bekerja dari sisi klien atau Front End. Artinya proses pengolahan kode hanya akan berjalan di browser. Namun, seiring perkembangannya, JavaScript tak hanya bisa digunakan di sisi client, tetapi juga di sisi server. Eksekusi bahasa pemrograman ini di sisi server dapat dilakukan dengan memanfaatkan platform framework JavaScript seperti Node.js, React.js, dan lainnya.

Dengan framework, banyak Back End developer mulai banyak melirik bahasa pemrograman ini. Sehingga lahirlah produk-produk canggih seperti aplikasi untuk mobile, website aplikasi, hingga game online.

Baca Juga | 7 Jenis Bahasa Pemrograman Paling Dibutuhkan

Fungsi JavaScript

1. Membuat Website Lebih Menarik 

JavaScript mampu membuat website terlihat lebih menarik dan interaktif, dengan konten-konten dinamisnya. Misalnya, konten yang bergerak dan memperbarui secara real-time tanpa perlu reload semua halaman website berkali-kali.

2. Menciptakan Aplikasi Mobile 

Fungsi JavaScript selanjutnya ialah untuk membuat aplikasi mobile. Kalau dulu aplikasi mobile hanya bisa dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java untuk Android. Sekarang, bahasa pemrograman ini sudah bisa digunakan dalam mobile API untuk membuat aplikasi mobile.

Pun pembuatan aplikasi mobile juga semakin mudah dengan adanya framework JavaScript khusus aplikasi mobile, seperti React Native. Dengan framework ini, Anda bisa membuat aplikasi mobile untuk dua sistem operasi sekaligus, yaitu Android dan iOS.

Baca Juga | 9 Framework Web Populer Untuk Pengembangan Aplikasi Web

3. Mengembangkan Game Berbasis Web Browser 

Tak hanya membuat halaman website, JavaScript juga dapat berfungsi untuk mengembangkan game online berbasis browser.   Untuk membuat game browser ini, bahasa pemrograman ini dikombinasikan dengan HTML5 yang mampu membuat game semakin menarik. Beberapa game populer JavaScript, misalnya Lord of Ultima dan Flappy Bird.

4. Menjalankan Web Server 

Terakhir, seiring perkembangannya, bahasa pemrograman ini tak hanya mampu bekerja di sisi browser saja, tetapi juga di sisi server dengan menggunakan Node.js. Node.js ini akan mengeksekusi kode JavaScript pada sisi server sehingga dapat menjalankan situs, aplikasi web, dan game berbasis browser. Node.js juga lebih mampu menangani banyak proses secara bersamaan, tanpa perlu menunggu satu proses selesai terlebih dulu. Sehingga proses bisa dilakukan lebih cepat.

Cara Kerja JavaScript

1. Cara Kerja JavaScript di Sisi Client

Sebelumnya, kode JavaScript dapat dibuat dalam satu halaman HTML Jadi, ketika halaman dibuka, kode akan berjalan secara otomatis.

Selain itu, kode bahasa pemrograman ini juga dapat dibuat pada file terpisah dengan ekstensi .js. Kemudian file tersebut disisipkan pada kode HTML

Nantinya kode akan ditulis dengan menggunakan tag <script> dan teks atribut JavaScript. Berikut contohnya:

<script type = “text/javascript”>

Masukkan kode JavaScript

</script> 

Di sisi client, proses cara kerja JavaScript sebenarnya tidak terlalu rumit. Ketika pengunjung membuka halaman website, script akan terunduh dan mulai dijalankan di browser. Jadi, prosesnya tidak dilakukan di web server.

Nah, karena bekerja dari sisi client atau browser, jika browser pengunjung tidak mendukung JavaScript, tampilan halaman website di perangkat pengunjung bisa berbeda. Pun, fungsi interaktifnya tak dapat dijalankan sebagaimana mestinya.

2. Cara Kerja JavaScript dari Sisi Server 

Nah, kalau dari sisi server, bahasa pemrograman ini lebih banyak diimplementasikan untuk kebutuhan database. Cara kerjanya pun hampir sama dengan bahasa pemrograman sisi server lainnya, seperti C# atau Java.

Namun, hal yang membedakan adalah JavaScript bekerja secara non-blocking. Artinya. Ketika program berjalan, program tersebut tak akan berhenti pada satu proses saja. Sistem akan mulai menyiapkan perintah berikutnya.

Jika proses selanjutnya ternyata diketahui tidak memiliki output, proses tersebut bisa langsung dijalankan bersamaan dengan proses yang masih berjalan. Jadi, proses pengolahan data bisa dilakukan jauh lebih efektif.

Sebagai contoh cara kerja ini adalah aktivitas streaming video atau embed YouTube di sebuah website. Selama video berjalan, Anda tetap bisa mengakses informasi lainnya dalam website tersebut.

Baca Juga | Perbedaan Situs Web dan Aplikasi Web

Kursus belajar pemograman untuk anak vocasia
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *