Tanggal:22 July 2024
ilustrasi percaya diri (pixabay.com)

5 Tips untuk Percaya Diri di Sekolah! Yuk, Bangun Rasa Pede!

Siapa, sih yang tak memiliki rasa percaya diri? Rasanya semua orang membutuhkannya sebagai alat perang dalam mengembangkan hidupnya, ya. Oleh karena itu, buat para pelajar, tentu wajib membangun rasa percaya diri di sekolah yang sudah punya rasa percaya diri di sekolah perlu untuk dipertahankan bahkan dikembangkan lagi jika dirasa perlu, nih. Sedangkan untuk kamu pelajar yang merasa kurang atau tak memiliki percaya diri saat di sekolah, mulai sekarang bisa belajar percaya akan kemampuan dirimu, ya.

Tapi, segala sesuatu yang ada itu tak boleh berlebihan, lho. Begitu pula dengan kepercayaan diri. Mengapa demikian? Hal itu karena ketika kamu over percaya diri justru jatuhnya menjadi seseorang yang sombong, nih. Jadi, simak langsung aja penjelasan lebih lanjutnya di bawah ini.

1. Berambisi yang realistis

ilustrasi percaya diri (pixabay.com/lukasbieri)

Pelajar yang memiliki rasa percaya diri dengan tingkatan yang pas pastinya paham akan aturan mainnya. Aturan main di sini maksudnya adalah paham akan batasan-batasan benar dan salah. Dimana seseorang yang punya rasa percaya diri sesuai takarannya paham betul sampai mana, khususnya dalam hal ini kemampuan akademisnya.

Dengan demikian, ia akan berjuang dengan rasa percaya diri semaksimal mungkin saat apa yang dikejar sesuai dengan kemampuan akademisnya. Sedangkan pada hal yang tidak realistis atau tak terjangkau oleh kemampuan akademisnya itu, maka ia tak akan berambisi untuk mendapatkannya, ya.

Baca juga : 6 Tips Memiliki Rasa Percaya Diri Berani Mengambil Keputusan

2. Tidak berlebihan atas suatu kemenangan

ilustrasi percaya diri (pixabay.com/StartupStockPhotos)

Kalau sudah membahas hal-hal yang berlebihan khususnya dalam hal rasa percaya diri, maka bisa bermakna orang sombong, lho. Memang, sih saat berhasil mendapatkan sesuatu yang kamu kejar dengan sekuat-kuatnya kemampuanmu, rasanya ingin over percaya diri dalam menunjukkan kehebatanmu itu.

Tapi perlu diingat bahwa kebiasaan tersebut bukanlah hal yang baik untuk dilakukan, cukup sewajarnya saja. Kalau kamu masih bersikeras ingin mengapresiasi diri dengan menunjukkan kemenangan yang kamu dapatkan di depan teman-teman sekolahmu, apakah kamu bisa melakukan hal serupa atas kekalahanmu? Coba deh belajar menempatkan diri supaya mampu membedakan mana yang bertujuan mengapresiasi diri dan mana yang malah berujung sombong.

Baca juga : 7 Tips Self Improvement Untuk Meningkatkan Kualitas Diri

3. Tidak takut akan kegagalan

ilustrasi percaya diri (pixbay.com/geralt)

Seorang pelajar yang memiliki jiwa percaya diri dengan tingkatan yang pas harusnya tidak takut akan kegagalan. Maksudnya di sini adalah tidak berlebihan dalam memandang kegagalan yang hanya akan merugikan diri sendiri dengan keterpurukan ataupun juga tak boleh untuk tidak mengakui bahwa saat ini tengah gagal.

Dari adanya kegagalan tersebut cukup dijadikan pengalaman untuk membangun kembali rasa percaya diri dengan membuat rencana yang serealistis mungkin. Jadi, sekali lagi ingat, ya seseorang yang memiliki kepercayaan diri itu sejatinya tidak berlebihan dalam menghadapi kemenangan maupun kegagalan.

Baca juga : Evaluasi Diri: Pengertian, Pentingnya, Dan Cara Melakukannya

4. Sadar bahwa butuh bantuan orang lain

ilustrasi percaya diri (pixabay.com/Free-Photos)

Kalau saat ini kamu berlebihan percaya diri, rasanya kamu tak membutuhkan bantuan sekecil apa pun dari orang lain ya? Hal tersebut karena kamu begitu berlebihan dalam melihat kemampuanmu yang sejatinya tak sehebat itu. Lebih lanjutnya bukan berarti kamu menganggap kemampuanmu itu kurang, melainkan lebih pada pemahaman bahwa sehebat-hebatnya kamu tetap saja setiap orang itu makhluk sosial.

Makhluk sosial itu tak bisa hidup sendirian, ia akan membutuhkan bantuan orang lain dan begitu juga berlaku sebaliknya. Oleh karena itu, jangan sampai rasa percaya dirimu yang berlebihan justru menjadikan kamu pribadi yang sombong dengan tak membutuhkan kehadiran teman-temanmu yang lainnya.

Baca juga : 5 Kegiatan Ini Bisa Membangun Self Awareness (Kesadaran Diri)

5. Fokus pada perkembangan diri sendiri

ilustrasi percaya diri (pixabay.com/StartupStockPhotos)

Sejatinya rasa percaya diri diperlukan untuk fokus berkembang pada tujuan atau keuntungan diri sendiri. Namun, kenyataannya masih banyak orang yang melakukan segala usaha itu utamanya bukan untuk dirinya sendiri melainkan atas dasar orang lain.

Ketika orang lain menjatuhkanmu, maka kamu akan begitu terpuruk dan hilang rasa percaya diri. Sedangkan ketika orang lain memuja kehebatanmu, maka kamu akan over percaya diri hingga tak mau belajar dari kelemahanmu. Dengan sikap yang demikian, kamu tak akan pernah fokus pada kepemilikan rasa percaya diri untuk mengembangkan hidupmu dari apa-apa yang kamu dapatkan di sekolah. Coba deh pikirkan mau sampai kapan seperti itu? Jangan sampai kamu terlambat sadar, ya.

Sejatinya rasa percaya diri itu bisa menjadi bermanfaat saat berada pada orang atua pelajar yang tepat, yang mana ia mampu membawa rasa itu pada targetnya. Namun, rasa percaya diri juga bisa merugikan saat berada di tangan seorang pelajar yang tidak tepat, baik karena faktor internal seperti putus asa atau faktor eksternal seperti terbakar komentar negatif teman-temanmu di sekolah. Jadi, kamu termasuk orang yang mana? Pikirkan baik-baik, ya.

Nah, untuk meningkatkan percaya diri rasanya perlu berbekal kualitas diri yang tinggi. Cocok banget dengan kursus-kursus yang ada di Vocasia, lho. Dimana kursus tersebut langsung bersama para ahlinya, nih. Untuk informasi lebih lanjutnya langsung cek link di bawah ini deh.

Educational Community Platform | Vocasia

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *