Tanggal:21 February 2024

Self Compassion, Ketahui Cara Mengasihani Diri Dan Segudang Manfaatnya

Bersikap baik pada diri sendiri atau self compassion adalah salah satu cara menerima diri seutuhnya. Sama seperti orang lain, dirimu juga ingin diperlakukan dengan baik, lho.

Maka penting untuk kamu menyadari perasaan yang dialami dan memperlakukan diri sendiri dengan kehangatan, perhatian, dan pengertian, sama seperti yang kamu lakukan kepada seseorang yang kamu sayangi.

Dengan melakukan self-compassion, kamu juga mengakui bahwa perjuangan dan tantangan adalah bagian dari kehidupan setiap orang.

Penasaran dengan segudang manfaat dari self compassion? Berikut kami telah rangkumkan pengertian dan elemen penting dari self compassion, lengkap dengan manfaatnya. Yuk, simak!

Baca juga: Mengenal Self Care: Pengertian, Jenis, Dan Cara Melakukannya

Apa Itu Self Compassion?

Apa Itu Self Compassion? Sumber: pexels.com

Neff mendefinisikan self compassion adalah sebagai sikap peduli dan baik terhadap diri sendiri dalam menghadapi kesulitan hidup maupun menghadapi kekurangan diri. Lalu memahami bahwa rasa sakit, kegagalan, dan kekurangan merupakan bagian dari kehidupan setiap manusia.

Sementara menurut Curry, self compassion adalah proses melihat situasi yang tidak menyenangkan dengan pikiran jernih dan tidak putus asa.

Tahukah kamu kalau otak orang dewasa rata-rata menciptakan sekitar 70.000 pikiran setiap hari? Maka tidak mungkin kamu akan memerhatikan setiap pikiran ini. Namun, otak tak berfokus pada hal-hal positif saja.

Otak dirancang untuk mengidentifikasi ancaman, sehingga membuatmu aman dari bahaya dan melindungimu. Akibatnya otak pun berfokus pada hal-hal negatif, seperti mencari kesalahan pada setiap peristiwa. Otak pun lebih banyak berpikir negatif ketimbang positif.

Baca juga: Self Management: Pengertian, Aspek, dan Cara Meningkatkannya

Elemen Penting Dari Self Compassion

Elemen Penting Dari Self Compassion. Sumber: pexels.com

Peneliti self compassion Kristin D. Neff, Ph.D mengatakan ada tiga elemen dalam mempraktikan self compassion, di antaranya.

1. Self-kindness

Self-kindness merupakan sikap untuk memberikan kebaikan pada diri dan memahami diri sendiri dengan tidak mengkritik atau menghakimi ketika mengalami penderitaan.

Dalam hal ini kamu dapat lebih memilih untuk tetap memperlakukan diri dengan baik dan menghargai diri daripada menilai diri dengan kasar atas kegagalan yang dialami.

2. Common Humanity

Common humanity berarti sikap untuk melihat peristiwa yang dialami secara luas dan menganggapnya sebagai bagian dari pengalaman manusia yang umumnya terjadi. Ada saat di  mana kamu merasa masalah yang terjadi merupakan masalah yang paling berat dan tidak ada orang lain yang mengalaminya.

Hal ini membuatmu merasa terasing dan terisolasi dari kenyataan. Dengan self-compassion, kamu  dapat memandang bahwa setiap masalah yang dialami merupakan bagian dari dinamika kehidupan.

3. Mindfulness

Mindfulness berarti menyadari pikiran dan perasaan yang menyakitkan dan menyeimbangkan hal tersebut dengan tidak merespon secara berlebihan.

Saat menghadapi kondisi yang tidak menyenangkan, hadapilah dengan tidak melebih-lebihkan apa yang dirasakan, dan tidak terfokus pada perasaan menyakitkan yang dialami. Kamu menerima dan berusaha untuk memahami apa yang dirasakan tanpa memberikan penolakan.

Baca juga: Self Development: Pengertian, Cara Melakukan Dan Pentingnya

Manfaat Melakukan Self Compassion

Manfaat Melakukan Self  Compassion. Sumber: pexels.com

1. Meningkatkan Perasaan Positif

Dalam Journal of Research in Personality, ditemukan bahwa self-compassion membawa efek peningkatan fungsi psikologis yang positif. Memperlakukan diri sendiri dengan penuh rasa cinta, menenangkan, dan perasaan aman sangat membantu ketika masalah dan stres datang.

2. Membantu Menenangkan Emosi Negatif

Dengan menggunakan teknik self-compassion, kamu dapat menenangkan emosi negatif. Teknik ini juga mengingatkanmu bahwa kamu tidak sendiri menjalani semua di dunia ini.

Dalam jurnal yang sama, orang yang menerapkan teknik self-compassion cenderung mengalami penurunan risiko depresi dan meningkatkan kepuasan hidup serta keterhubungan sosial.

3. Mampu Melihat Segala Kesulitan dengan Sudut Pandang Luas

Dengan berbaik hati terhadap diri sendiri, maka cara pandangmu mengenai suatu hal cenderung berubah menjadi lebih bijak. Kamu mampu melihat kesulitan dan ketidaksempurnan sebagai bagian dari hidup yang pastinya tidak akan pernah lepas dari kehidupan seseorang.

4. Terlatih untuk Menghindari Kebiasaan Menghakimi Diri Sendiri

Mengalami kegagalan atau sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja merupakan suatu hal yang wajar terjadi pada setiap orang. Hanya saja, respons terhadap hal tersebut terkadang ada yang tidak wajar; misalnya dengan menghakimi diri sendiri.

Namun, saat kamu mampu membiasakan self-compassion, maka kamu cenderung memilih untuk mengapresiasi diri. Dengan begitu, kamu mudah bangkit untuk membuka lebaran baru lagi.

5. Mampu Menjadi Sahabat Terbaik bagi Diri Sendiri

Mencurahkan rasa kasih sayang kepada diri sendiri, sama artinya dengan kamu menempatkan dirimu pada porsi yang tepat. Pasalnya kamu benar-benar merangkul dirimu melalui self-compassion tersebut.

Sehingga kamu mampu memahami dirimu dengan baik melalui berbagai sudut pandang; tanpa adanya penghakiman. Dengan begitu, kamu layak menjadi sahabat bagi diri sendiri.

6. Melatih Diri untuk Bersikap Mindfulness

Mindfulness dapat dipahami sebagai suatu kesadaran diri terhadap pikiran dan perasaan yang menyakitkan kemudian kamu mampu menyeimbangkannya dengan porsi yang tepat dan wajar. Sehingga kamu bisa meletakkan fokus di waktu dan tempat yang sudah semestinya.

Ada pun cara agar kamu dapat mencapai hal tersebut adalah dengan mengasihani diri sendiri; memberi ruang pada diri sendiri untuk berpikir secara sehat guna mendapatkan hidup yang damai.

7. Mampu Memahami Kelebihan dan Kekurangan Diri Sendiri

Bersikap baik kepada diri sendiri berarti mau menerima apa adanya dirimu secara utuh. Proses penerimaan itulah yang membuatmu mengerti bahwa segala sesuatu di dunia tidak ada yang sempurna; ada kekurangan dan kelebihan.

Sehingga kamu dapat memahami dengan baik setiap keistimewaan yang dimiliki oleh masing-masing individu.

Baca juga: Apa Itu Personal Branding? Bangun Citra Dirimu Yang Unik!

Nah, demikianlah pembahasan kami seputar self compassion. Untuk melakukan self-compassion ini, membutuhkan kesadaran diri bahwa semua manusia pada dasarnya memiliki kekurangan dan permasalahannya masing-masing.

Maka, sudah sepantasnya kita menerima apa yang ada dalam diri dan segala hal yang terjadi. Sebab, semua orang layak untuk mendapatkan belas kasih, terutama dari diri sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat!

kursus belajar membuat dimsum vocasia
Sukses Membangun Kesan - Personal Development

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *