Tanggal:20 June 2024

Kenali 7 Jenis Suplemen Penambah Berat Badan yang Efektif

Terdapat dua kelompok orang yang memiliki masalah dengan berat badan dan sering kita temui. Pertama, yaitu orang yang makan banyak tetapi tidak bisa gemuk atau menambah berat badan. Lalu yang satunya, yaitu orang yang makannya sedikit tetapi mudah untuk menaikkan berat badan. 

Bagi kelompok orang yang pertama, mungkin memerlukan bantuan berupa suplemen atau makanan penambah berat badan agar bisa membantunya dan sebagai pendamping makanan pokok. Lalu, apa sajakah suplemen penambah berat badan yang bisa dikonsumsi. Dalam artikel ini kita akan membahas tentang hal tersebut.

Baca juga: Apa Itu Suplemen Pre Workout: Pengertian, Kandungan, Manfaat, Dan Efek Samping 

Suplemen penambah berat badan 

Orang yang ingin menambah berat badan, memiliki beberapa alasan. Seperti menjaga keseimbangan nutrisi dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, atau ingin menambah massa otot. Tetapi, tidak semua orang bisa menaikkan berat badan hanya dengan makanan. Mereka perlu mengonsumsi suplemen tambahan atau vitamin untuk membantu menambah berat badan.

1. Zinc

Zinc Suplement (Sumber: Unsplash)

Suplemen tambahan penambah berat badan yang pertama, yaitu zinc atau seng. Manusia membutuhkan senyawa senzinc untuk membentuk protein dan DNA, juga berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Namun, asupan zinc ini tidak secara langsung digunakan sebagai suplemen penambah berat badan.

Orang yang memiliki masalah atau kesulitan menambah berat badan kemungkinan mengalami kekurangan zat zinc dalam tubuh. Namun, keefektifan mengonsumsi suplemen zinc ini masih perlu diteliti lebih lanjut tentang pengaruhnya terhadap kenaikan berat badan. Misalnya, pertimbangan suplemen ini bisa dikonsumsi oleh orang yang tidak mengalami kekurangan zinc atau tidak.

2. Protein

Protein (Sumber: Unsplash)

Zat dalam tubuh selanjutnya yang bisa digunakan untuk menambah berat badan adalah suplemen yang tinggi protein. Protein merupakan salah satu zat yang paling berpengaruh untuk menambah massa otot. Namun, mengonsumsi protein juga harus diimbangi dengan olahraga yang teratur dan menjaga pola makan. 

Kamu juga bisa mendapatkan asupan protein dari makanan sehari-hari, seperti daging merah maupun putih, tempe, dan protein nabati lainnya. Karena makanan yang mengandung tinggi protein, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dicerna. Sehingga tubuh dapat menyerap zat gizi tersebut menjadi bahan untuk menambah berat badan. Selain itu, mengonsumsi protein juga harus diimbangi dengan kebutuhan kalori harian. 

Baca juga: Manfaat-Manfaat Dan Jenis Protein Bubuk Yang Wajib Kamu Ketahui!

3. Creatin

Kreatin dari susu (sumber: Pexels)

Suplemen selanjutnya yaitu creatine monohydrate. Sebenarnya, creatine merupakan senyawa kimia yang secara alami diproduksi oleh tubuh. Tetapi, kamu juga bisa mendapatkan creatine dari makanan tambahan atau suplemen. Contoh bahan alami yang mengandung creatine, yaitu susu dan daging. 

Zat Ini berfungsi untuk meningkatkan cadangan creatin dan phosphocreatine dalam otot, juga menjaga kebutuhan energi tubuh selama olahraga. Jadi, semakin banyak energi yang ada selama latihan, maka semakin banyak pula repetisi yang bisa dilakukan. Hal ini akan berpengaruh pada laju pembentukan otot tubuh.  

4. Kafein

Kopi (Sumber: Pexels)

Hal umum yang diketahui orang-orang tentang kafein adalah kopi. Beberapa alasannya, yaitu kafein bisa menjadi stimulan energi dan dapat menunda kelelahan saat berolahraga. Dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung kafein, kamu bisa melakukan repetisi dan set semakin banyak, serta volume latihan yang lebih besar. 

Dengan keadaan inilah, kamu akan lebih maksimal untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan. Waktu yang baik untuk mengonsumsi kafein, yaitu 30-40 menit sebelum latihan atau olahraga.

Baca juga: Manfaat Minum Kopi Sebelum Olahraga, Bisa Tingkatkan Performa!

5. BCAA

Branched-Chain Amino Acids atau bisa disingkat dengan sebutan BCAA, adalah salah satu suplemen penambah berat badan. Beberapa fungsi BCAA, seperti:

  • Mengatur sistem metabolisme protein
  • Meningkatkan sintesis protein
  • Mencegah pemecahan protein
  • Mempercepat proses pemulihan otot yang rusak selama latihan
  • Memperkuat massa otot

Selain itu, BCAA juga bisa meningkatkan intensitas latihan, seperti mengonsumsi kafein, yaitu dapat menunda kelelahan. Suplemen ini juga bisa mengurangi produksi triptofan yang menghambat pembuluh darah sehingga produksi serotonin bisa diminimalisir. Sama halnya dengan kafein, mengonsumsi suplemen ini kamu dapat memiliki repetisi latihan yang lebih lama dan intens. 

6. Citrulline

Zat ini merupakan asam amino yang dihasilkan oleh tubuh dan juga ditemukan dalam makanan. Salah satu fungsi citrulline adalah meningkatkan aliran darah ke seluruh jaringan tubuh sehingga bisa berpengaruh pada peningkatan massa otot. Kamu bisa mengonsumsi zat ini ketika melakukan olahraga. Mengonsumsi suplemen ini perlu diiringi dengan pemenuhan kebutuhan kalori harian dan juga porsi makan yang cukup agar angka timbangan juga naik.

Baca juga: Lebih Baik Makan Sebelum Atau Sesudah Olahraga? Berikut Penjelasan Ilmiahnya!

7. Beta Alanine

Beta-alanine adalah enzim yang diperlukan saat proses sintesa carnosine. Saat kapasitas beta-alanine kurang, maka sintesa carnosine juga tidak bisa maksimal. Carnosine membantu menunda kelelahan sehingga repetisi semakin banyak dan latihan menjadi lebih intens. Untuk mengoptimalkan stamina saat olahraga, suplemen beta-alanine bisa dikombinasikan dengan creatine sekaligus untuk menambah massa otot.

Demikianlah beberapa ulasan mengenai suplemen yang bisa membantu untuk menaikkan berat badan. Perlu diingat bahwa mengonsumsi suplemen ini lebih baik diimbangi dengan makanan yang bergizi dan seimbang. Sehingga massa otot dan berat badan bisa naik dengan stabil dan tubuh tetap sehat.

Untuk kamu yang sedang mencari informasi mengenai kesehatan, olahraga, otomotif, hobi, atau gaya hidup kamu bisa menemukan hal tersebut di dalam blog Vocasia

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *