Tanggal:21 February 2024

Biografi Pendiri Amazon, Jeff Bezos Orang Terkaya di Dunia

Biografi pendiri Amazon Jeff Bezos.

Amazon merupakan e-commerce terbesar di dunia. Perusahaan perdagangan ini bertempatkan di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Sebelum menjual banyak hal seperti sekarang, dulunya Amazon merupakan perusahaan yang hanya menjual buku saja. Namun, seiring berkembangnya waktu hingga saat ini, Amazon telah menjual berbagai hal seperti DVD, CD, makanan, pakaian, furniture, perhiasan, mainan, dan banyak lainnya.

Dengan kepraktisan dan kemudahannya, maka tak lagi mengherankan jika akhirnya orang-orang berpindah menggunakan Amazon ini untuk memenuhi berbagai keperluannya. Hanya dengan mengakses website resmi Amazon.com dalam sekali klik, semua keperluan sudah tersedia untuk dibeli. Bahkan Amazon juga menyediakan aplikasinya yang bisa diunduh di Playstore ataupun di App Store.

Selain itu, Amazon juga tak hanya terbatas di Amerika Serikat saja, karena kenyataannya e-commerce terbesar ini bisa diakses di seluruh negara. Melihat bagaimana perkembangan dan kesuksesan Amazon ini, maka akan sangat menarik untuk membahas orang yang membelakangi dan mengotaki perusahaan ini sehingga bisa menjadi besar seperti sekarang. Nah, siapakah orang tersebut? Yuk, simak penjelasan hidup serta perjalanannya mendirikan Amazon berikut ini.

1. Masa Kecil

Masa kecil.
Masa kecil. Sumber: Pexels

Jeffrey Preston Bezos atau yang lebih dikenal sebagai Jeff Bezos dilahirkan pada tanggal 12 Januari 1964 di Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat. Jeff dilahirkan dari pasangan Jacklyn dan Ted Jorgensen. Meskipun akhirnya kedua orangtuanya tersebut akhirnya bercerai, dan sang Ibu menikah lagi dengan Miguel Bezos. Akibatnya Jacklyn mengubah nama keluarganya menjadi Bezos, begitupun dengan milik Jeff. Setelah itu, keluarga barunya tersebut pindah ke Houston, Texas dikarenakan sang ayah tiri dipindahtugaskan.

Pekerjaan yang kedua orangtuanya lakukan akhirnya menumbuhkan minat Jeff dalam dunia teknologi, khususnya pada bidang elektro. Minatnya tersebut semakin berkembang seiring berjalannya waktu dengan berbagai kejadian yang dialami oleh dirinya. Semasa kecil, Jeff bahkan pernah membuat alarm listrik sederhana. Selain itu, Jeff juga pernah membongkat tempat tidurnya menggunakan obeng seorang diri. Jeff juga mampu untuk memperbaiki kincir angin dan traktor yang digunakan oleh kakeknya. Minat dan kemampuannya tersebut terus berkembang dirinya bersekolah.

2. Pendidikan

Pendidikan.
Pendidikan. Sumber: Pexels

Jeff Bezos menghabiskan masa pendidikannya dari sekolah dasar hingga menengah di Huston. Ketika dirinya masih duduk di bangku SMA, Jeff Bezos mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program pelatihan sains yang diadakan oleh Universitas Florida.  Adanya kegiatan pelatihan tersebut akhirnya mengantarkan Jeff Bezos untuk mendapatkan Silver Knight Award yang diadakan pada 1982. Selepas dirinya lulus dari bangku SMA, Jeff berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan sarjananya ke Princeton University, tepatnya di jurusan ilmu fisika. Namun karena satu dan lain hal, Jeff mengubah keputusannya tersebut dengan dirinya akhirnya memasuki jurusan komputer dan elektro. Pada tahun 1986, Jeff akhirnya dinyatakan lulus dengan predikat summa cumlaude.

3. Karir

Karir.
Karir. Sumber: Pexels

Selepas dirinya lulus dari Princeton, Jeff diterima bekerja di perusahaan Wall Street untuk bagian ilmu komputer. Pekerjaan tersebut dirinya jalani sembari menempuh pendidikan pasca-sarjananya. Setelah berhasil menyelesaikan pendidikan magisternnya tersebut, Jeff memilih untuk berpindah kerja ke Fitel, sebuah perusahaan jaringan perdangan internasional.

Adanya pengalaman bekerja di perusahaan tersebut menjadikan Jeff bersemangat dalam membuat perusahaan sejenis miliknya sendiri.  Sembari mengumpulkan modal untuk membuat perusahaannya tersebut, Jeff kembali berpindah tempat kerja ke Banker Trust. Di sana, Jeff bertugas untuk membuat software pengelolaan dana pensiun. Keinginan untuk membuat perusahaan sendiri tersebut semakin bertambah besar ketika dirinya bekerja di perusahaan finansial bernama DE Shaw Company sebagai Senior Vice President.

4. Pengembangan Amazon

Pengembangan Amazon.
Pengembangan Amazon. Sumber: Pexels

Pada tahun 1995, Jeff akhirnya bisa mewujudkan keinginannya tersebut dengan mendirikan toko buku di garasi rumahnya. Sekitar setahun kemudian, Jeff membangun Amazon.com sebagai tempat penjualan buku secara online. Hal itu karena Jeff menilai bahwa tidak ada satu saja penerbit buku yang memiliki mail order. Itulah mengapa akhirnya Jeff mendirikan perusahaan yang menjual buku secara online. Keinginan tersebut didukung secara penuh oleh kedua orangtuanya yang kemudian juga memberikan investasi dana pensiunannya ke perusahaan yang akan didirikan oleh Jeff tersebut. Hanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan, Amazon sudah berhasil melayani konsumen di 45 negara di seluruh penjuru dunia. Bahkan tercatat, pendapatan yang didapatkan Amazon sekitar 20.000 dollar AS per minggunya.

Amazon semakin melebarkan sayapnya dengan menjual berbagai hal, di samping menjual buku. Sebagai langkah awalnya, Amazon menjalin kerjasama dengan Blue Origin. Amazon semakin berkembang dengan melakukan akusisi pada media Washington Post. Selain itu, Amazon juga memiliki ekspedisi Bezos Expeditions, mengembangkan sebuah retail, dan lain sebagainya. Semua perkembangan tersebut akhirnya mengantarkan Jeff ke pintu sukses dan menjadikan dirinya ditetapkan sebagai orang terkaya di dunia. Berdasarkan laporang yang diberikan oleh Forbes, kekayaan yang dimiliki oleh Jeff Bezos sekitar 201,4 miliar dollar Amerika atau jika dirupiahkan sejumlah Rp 2.908 triliun.

Jangan lupa juga untuk mengikuti media sosial Instagram Vocasia untuk mengetahui update dan informasi terbaru mengenai kursus-kursus menarik dan edukatif yang pastinya sangat berguna untuk kamu!

Nikmati segala kursus online di berbagai topik dengan penawaran khusus yang menarik hanya di Vocasia berupa potongan harga yang sangat pas untuk kantongmu! Buat dirimu semakin mahir dan memiliki kemampuan dengan mengikuti kursus online hanya di Vocasia! Segera temukan kursus terbaru yang cocok untuk kamu hanya dengan klik tautan berikut.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *