Tanggal:24 July 2024
strategi pemasaran 4p

Apa itu Strategi Pemasaran 4P? Berikut Pengertian, Penerapan, dan Contohnya

Strategi pemasaran merupakan salah satu tahapan penting dalam dunia bisnis. Penerapan strategi yang tepat akan bepengaruh besar bagi kemajuan perusahaan. Selektifnya pemilihan dilakukan karena penerapannya untuk jangka waktu yang cukup panjang. Sehingga, perusahaan akan mengeluarkan dana yang cukup besar demi kelancaran prosesnya.

Terdapat beberapa jenis strategi pemasaran yang dapat dilakukan pebisnis. Salah satu strategi pemasaran paling dasar dikenal dengan istilah 4P. Apa itu strategi pemasaran 4P? Bagaimana penerapannya? Seperti apa contohnya? Artikel ini akan mengulik mengenai seluk-beluk strategi pemasaran 4P dan contohnya. Simak hingga akhir, ya!

Baca juga : 10 Strategi Pemasaran di Era Digital

Pengertian Strategi Pemasaran 4P

Strategi pemasaran 4P merupakan jenis strategi pemasaran bauran. Strategi ini termasuk dalam marketing mix karena merupakan gabungan dari 4 elemen. Elemen-elemen yang hadir dan termasuk di dalamnya adalah product, price, promotion, dan place. Keempat elemen tersebut merupakan hal dasar yang harus ada dalam berjalannya suatu bisnis. 

4P adalah petunjuk arah sekaligus pondasi dalam bisnis. Ia juga digunakan untuk menganalisis faktor terkait minat konsumen, cara agar produk dan jasa diterima, kompetitor, dan cara berinteraksi dengan pelanggan. Tak heran jika 4P sudah diterapkan dan berhasil sejak tahun 1950.

Lantas, bagaimana peran 4P di era digitalisasi dan modern ini? Tentu saja peran dan kontribusinya masih sangat besar. 4P dikombinasikan dan dimodifikasi dengan teknologi digital yang ada. Konsepnya berubah menjadi strategi digital marketing. Bahkan, terdapat beberapa elemen baru yang muncul seiring berjalannya waktu. Apa saja elemen tersebut? Mereka adalah people, process, dan physical edvidence. 

Elemen Strategi Pemasaran 4P

Dalam marketing mix 4P, terdapat elemen product, price, place, dan promotion. Berikut ini merupakan penjelasan beserta penerapannya yang harus kamu tahu.

  • Product (produk)

Produk merupakan tujuan utama berdirinya sebuah bisnis. Produk yang dimaksud bukan hanya berupa benda, namun juga layanan dan ide yang diberikan. Tanpanya, perusahaan belum bisa menentukan elemen-elemen lain seperti harga, tempat, dan rencana promosi.

Baca Juga: Product Development: Pengertian, Fungsi, Dan Tahapan

Dalam mempertimbangkan rancangan produk, terdapat beberapa faktor yang harus dianalisis. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:

  • Fitur 
  • Nama produk
  • Kualitas 
  • Variasi 
  • Kemasan
  • Keunikan yang membedakan dengan kompetitor
  • Price (harga)

Elemen 4P yang kedua adalah price. Setelah menentukan rancangan produk, barulah bisa menentukan harga yang tepat. Komponen harga akan berpengaruh dalam banyaknya produk yang berhasil terjual. Hal ini harus dipikirkan matang melalui riset yang tepat dan kredibel oleh perusahaan. Biasanya konsumen akan membandingkan hal tersebut dengan kompetitor bisnismu. Harga yang terlalu tinggi akan membuat pembeli kabur, sedangkan terlalu rendah akan merugikan perusahaan. Maka dari itu, penetapan harga produk harus dipertimbangkan berdasarkan hal berikut:

  • Perbandingan harga dengan kompetitor
  • Nilai produk
  • Metode penetapan harga
  • Diskon dan promo
  • Keuntungan 
  • Place (tempat)

Place adalah elemen 4P yang terkesan tidak terlalu penting, namun berdampak besar. Pemilihan lokasi pendistribusian produk harus strategis. Bagaimana tipe strategis yang dimaksud? Startegis di sini terletak pada tingkat seberapa sering dilalui dan kemudahan akses. Saat tempat atau tokomu berada di lokasi yang strategis, akan semakin memungkinkan menarik perhatian banyak orang. Faktor-faktor pemilihan tempat yang harus diperhatikan adalah seperti di bawah ini:

  • Jenis tempat
  • Saluran distribusi
  • Logistik
  • Proses pemesanan
  • Penanganan produk
  • Cakupan 
  • Kontrol inventaris
  • Promotion (promosi)

Elemen terakhir dari strategi pemasaran 4P adalah promosi. Promosi dilakukan dengan dua tujuan utama, yakni edukasi dan persuasi. Sebagai edukasi atau brand awareness, strategi ini digunakan untuk mengenalkan produk beserta kegunaannya kepada calon pelanggan. Setelah mereka mengenal, barulah teknik membujuk dengan menyisipkan diskon dan perbandingan harga diterapkan.

Strategi promosi adalah hal yang sangat penting dan berdampak pada keberhasilan penjualan. Oleh karena itu, dibutuhkan cara komunikasi yang tepat dan dapat menarik audience. Selain itu, perusahaan juga perlu memerhatikan hal-hal berikut:

  • Waktu promosi
  • Media promosi
  • Hubungan masyarakat
  • Publikasi
  • Penjualan langsung

Baca juga : Pengertian Marketing Mix 7P dan Contoh Penerapannya!

Contoh Penerapan Strategi Marketing 4P

  • Product

Contohnya, adalah Go-jek yang menawarkan jasa berupa layanan antar jemput, belanja, dan transaksi pembayaran. Produk tersebut dikemas dalam bentuk aplikasi dengan tampilan identik berwarna hijau yang menjadi ciri khasnya. 

  • Price 

Contohnya, seperti diskon 50% untuk perawatan yang ditawarkan natasha skin clinic center pada tiap hari selasa. Mereka memberi nama promo event tersebut “Selasa Cantik”. Contoh lain dilakukan oleh MCD yang membuat promo reedem voucher setiap pembelian melalui aplikasi MC Delivery.

  • Place

Penentuan tempat dapat ditentukan berdasarkan produk atau jasa yang ditawarkan. Misalnya, resto-resto ternama seperti Texas, KFC, dan Burger King yang terletak dalam situs perbelanjaan. Sementara itu, layanan antar jemput seperti Uber dan Go-jek yang dikemas dalam bentuk aplikasi.

  • Promotion 

Elemen promosi seringkali berkaitan dengan elemen harga. Dalam dalih menarik pembeli, penjual biasanya menawarkan diskon dan promo untuk pembelian tertentu. Promosi dapat dilakukan secara langsung dan melalui media sosial. Tak hanya itu, promosi juga dapat dilakukan melalui sebuah acara yang disiarkan melalui radio dan televisi. Misalnya, Shopee yang selalu mengadakan event setiap bulan dalam siaran Televisi guna menarik banyak pembeli.

Sekarang sudah paham mengenai strategi pemasaran 4P dan contohnya, bukan? Jangan sampai salah menerapkan strategi yang tepat untuk bisnismu, ya. Kamu juga bisa mengikuti pelatihan strategi marketing bisnis untuk menaikan penjualan di Vocasia. Tetap semangat dan sampai jumpa di artikel berikutnya!

Baca juga : Cara Melihat Insight Instagram Post Dan Story, Yuk Coba!

Baca Juga: Inilah 9 Faktor Menghalangi Kesuksesan Bisnismu

banner Kursus Online Bisnis Growth Hacking di Vocasia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *