Tanggal:24 July 2024

Apa Itu Google Analytics dan Bagaimana Cara Menggunakannya

Ilustrasi Google Analytics (rawpixel.com)

Pengertian Google Analytics

Google analytics adalah layanan yang digunakan untuk menganalisis web untuk memberikan laporan mengenai penggunaan aplikasi dan interaksi pengguna. Google Analytics merupakan bagian dari Google Marketing Platform dan terdapat juga versi berbayarnya yaitu Google Analytics 360. Analytics menggabungkan berbagai fitur Firebase dan menyediakan laporan tak terbatas hingga 500 peristiwa berbeda yang dapat Anda tentukan menggunakan Firebase SDK.

Google Analytics bisa mengumpulkan data-data pengunjung website Anda secara lengkap tentang demografi visitor, mulai dari jumlah pengunjung website, asal lokasi pengunjung, lama kunjungan, kata kunci yang dicari, website/link yang mengarah ke website Anda, halaman website yang paling populer dan paling sering dikunjungi visitor, konten-konten artikel atau blog yang paling disukai pengunjung, cara meningkatkan kecepatan website, dan masih banyak lagi.

  • Baca Juga: Pengertian dan Manfaat Google Ads
  • Istilah teknis di Google Analytics.

    • Properties : Properti adalah sebutan untuk website, aplikasi, atau perangkat yang dilacak oleh Google Analytics.
    • Views : Kelompok data yang ingin dilihat. Fitur ini biasa digunakan untuk memisahkan traffic organik, traffic berbayar, traffic subdomain, dan sebagainya.
    • Session : Jumlah interaksi antara website dengan pengunjung.
    • Bounce Rate : Jumlah pengunjung yang meninggalkan website setelah melihat satu halaman saja.

    Cara Menggunakan Google Analytics

    Cara menggunakan Google Analytics (rawpixel.com)
    Cara menggunakan Google Analytics (rawpixel.com)

    1. Membuat akun google analitics

    Hal pertama yang harus Anda persiapkan tentunya adalah sebuah website aktif dengan platform dari WordPress. Website yang dimiliki bisa e-commerce, blog pribadi, company profile, government, personal, entertainment, news portal, dan lain sebagainya. Hal kedua yang perlu dipersiapkan adalah memiliki akun Google Analytic. Jika belum mempunyai akun Google analytics anda bisa mendaftar melaui website analytics dan ikuti panduan langka yang telah disediakan. Setelah sudah terdaftar nda akan mendapatkan tracking code Google Analytics berbentuk JavaScript yang harus dipasang kedalam HTML website Anda. Biasanya tracking code ini diawali dengan UA yang berarti Universal Analytics. Pada dasarnya, kode ini memang dapat digunakan secara universal untuk semua website.

    Baca Juga :

    2. Menentukan goal pada Google Analytics

    Anda harus menentukan goal pada Google Analytics. Opsi ini sangat penting, karena dapat mengirim informasi ke Google Analytics ketika Anda visitor website Anda berinteraksi dengan masuk ke form contact atau thank you page. Fitur ini ada pada dashboard Google Analytics. Dengan bantuan Google Analytics, Anda akan mendapatkan report demografi yang detail, menyeluruh, dan akurat mengenai history visitor website Anda.

    3. Memantau data pengunjung Website

    Fitur menu real time akan membantu anda untuk menentukan jam-jam di mana website anda lebih ramai dikunjungi. Dengan memiliki data tentang aktivitas pengunjung, anda dapat mengoptimalkan jadwal publikasi konten dan pengadaan promo terbatas pada waktu-waktu tersebut. Menu Real Time pada Google Analytics menunjukkan jumlah pengunjung dan halaman mana saja yang sedang dikunjungi pada saat itu.

    4. Menelusuri pengunjung Website

    Menelusuri data lebih lanjut tentang siapa saja yang mengunjungi website, dari mana asal mereka, dan apa saja ketertarikan mereka pada menu Audience. Ada 14 sub-menu pada bagian Audience yang mencakup informasi seperti lokasi pengunjung, ketertarikan, perangkat yang digunakan, dan banyak lagi. Di antara 14 sub-menu tersebut, ada beberapa item yang wajib kamu pahami untuk mengenal pengunjung dengan lebih baik.

    Baca Juga :

    5. Mengetahui demografi audiens

    Untuk lihat tampilan sederhana alias rangkuman data audiens, Anda bisa mengklik Audience > Overview. Anda juga bisa mengetahui info spesifik soal audiens. Klik Audience > Demographics untuk tahu jenis kelamin dan usia audiens.

    Anda juga bisa cari tahu topik apa yang disukai audiens melalui Audience > Interests. Lewat menu ini, Anda bisa tahu topik apa yang diminati pengunjung (Affinity Categories), produk apa yang diminati dan siap dibeli (In-Market Segments), dan keduanya (Other Categories).

    6. Mengetahui conversion probability

    Jika anda membuat Goals pada Google Analytics di website anda. Maka anda juga dapat melacak persentase keberhasilannya. Dengan mengklik menu ini dapat diakses di bawah menu Conversion. Anda dapat mengatur Goals pada menu Admin GoalsNew Goal. Google Analytics juga mengaitkan data lainnya untuk melacak konversi yang terjadi pada website, sehingga kamu dapat mendapatkan informasi yang lebih spesifik.

    Demikian pembahasan tentang definisi, fungsi, dan cara menggunakan Google Analytics yang dapat membantu kamu untuk meningkatkan performa dari bisnismu melalui data insight. Semoga bermanfaat ya!

    Baca Juga :

    Kursus digital marketing
    Share

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *